... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kerusuhan di Wamena, Fraksi PKS Sesalkan Pemerintah Tak Mampu Deteksi Dini

Foto: Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini menyesalkan terjadinya kerusuhan yang memakan korban jiwa begitu besar di Wamena, Papua. Jazuli menyatakan prihatin, sedih, dan duka cita yang mendalam untuk seluruh korban.

“Sungguh pilu menyaksikan pembantaian warga di sana. Kondisinya sangat mencekam dan menakutkan. Duka kami untuk saudara-saudara di Wamena dan berharap Presiden RI menggerakkan aparat dan jajaran pemerintahannya untuk hadir memberikan perlindungan dan jaminan keamanan kepada warga saat ini,” ungkap Jazuli kepada Kiblat.net melalui siaran persnya.

Anggota Komisi I DPR ini menyesalkan aparat pemerintah dan keamanan gagal mencegah dan mengantisipasi kerusuhan hingga jatuh korban jiwa begitu besar. Padahal dengan rangkaian peristiwa sebelumnya seharusnya pemerintah mampu mendeteksi potensi ancaman keamanan dan keselamatan warga di sana.

“Kami menyesalkan kegagalan deteksi dini dan antisipasi kerusuhan yang berdampak korban jiwa yang besar. Papua sejak peristiwa kerusuhan sebelumnya semestinya menjadi prioritas pengamanan dengan urgensi yang sangat tinggi,” tegasnya.

Untuk itu, Fraksi PKS menuntut negara, pemerintah dan aparat hadir dengan totalitas penuh dalam melindungi nyawa warga negara di sana. Prioritas mengevakuasi warga ke tempat yang aman, membuka akses penerbangan yang sempat tertutup di Bandara Wamena dan mengerahkan armada pesawat hercules untuk memindahkan warga.

Kerusuhan di Wamena Jayawijaya Papua pada Senin, 23 September 2019, telah menimbulkan korban jiwa yang sangat besar. Informasi yang dihimpun dari aparat dan lembaga kemanusiaan (DMI dan ACT) sampai dengan 28 September menyebutkan 33 orang meninggal dunia, 77 luka-luka, 10.000 orang mengungsi dan 2.589 eksodus ke luar Wamena.

BACA JUGA  Kemenag: Calon ASN Terpapar Radikalisme Pasti Tak Lulus Seleksi

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Eropa

Tuntut Daging Halal di Sekolah, Keluarga Muslim di Italia Dituduh Ekstremis

Menjawab tuntutan itu, pihak sekolah bahwa pihaknya belum bisa memenuhi tuntutan para wali siswa

Senin, 30/09/2019 13:49 0

Malaysia

Mahathir Mohamad: Akar Penyebab Terorisme adalah Israel

Pembentukan negara Israel dengan merebut tanah Palestina dan mengusir 90 persen populasinya adalah akar penyebab terorisme.

Senin, 30/09/2019 12:22 0

Yaman

Pidato di PBB, Menlu Yaman Singgung Kejahatan UEA dan Iran

“Ini merupakan penyimpangan dari tujuan Aliansi Arab untuk mendukung legitimasi di Yaman,” kata Hadrami.

Senin, 30/09/2019 09:44 0

Turki

F-16 Turki Tembak Jatuh Drone Asing di Perbatasan dengan Suriah

“Dua jet tempur F-16 Turki menembak jatuh pesawat tanpa awak yang melanggar wilayah udara kami sebanyak enam kali,” kata pernyataan Dephan Turki di Twitter, seperti dilansir AFP.

Senin, 30/09/2019 08:32 0

Afghanistan

Pilpres Afghanistan 2019: Hanya 20% Pemilih Terdaftar yang Mencoblos

Dari 9,67 juta pemilih terdaftar, hanya satu dari lima orang yang memberikan suara. Hal itu diungkapkan pejabat komisi pemilihan dengan syarat anonim karena beralasan ia tidak berwenang menyampaikan jumlah pemilih.

Senin, 30/09/2019 07:23 0

Download

Agama dan Kitab Suci

Bagaimana kondisi objektif agama-agama yang berlaku di Indonesia beserta kitab sucinya?

Ahad, 29/09/2019 06:19 0

Amerika

Jumlah Tentara AS Bunuh Diri Saat Tugas Meningkat

Pentagon menunjukkan, total tentara aktif bunuh diri pada 2018 sebanyak 541. Cara bunuh diri dengan menembak diri sendiri paling banyak terjadi.

Sabtu, 28/09/2019 09:04 0

Afrika

AS Gencarkan Serangan Udara di Libya Selatan

Amerika Serikat mengatakan tidak akan membiarkan gerilyawan mengeksploitasi konflik antara faksi-faksi yang bermarkas di timur dan barat negara itu di sekitar ibukota Tripoli untuk melindungi diri mereka sendiri.

Sabtu, 28/09/2019 08:12 0

Suriah

Warga Idlib Turun ke Jalan Tolak Komisi Konstitusi Suriah Bentukan PBB

Di sisi lain, oposisi politik Suriah yang tergabung dalam Komite Tinggi Suriah untuk Negosiasi menganggapnya sebagai pintu gerbang ke solusi di Suriah sesuai dengan resolusi internasional.

Sabtu, 28/09/2019 07:24 0

Arab Saudi

Pertama Kalinya, Arab Saudi Keluarkan Visa Turis

Wisatawan dari 49 negara, termasuk wanita non mahram, akan dapat memperoleh visa 90 hari.

Jum'at, 27/09/2019 14:57 0

Close