... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Aksi Anti-Islamofobia di Jerman Diserang Oknum Bersenjata Tajam

Foto: Demonstrasi menolak islamophobia.

KIBLAT.NET, Cologne – Sebuah aksi kampanye anti-Islamofobia yang digelar di Jerman pada Sabtu lalu (28/09/2019) mendapat serangan kekerasan. Diketahui, acara itu diselenggarakan oleh asosiasi muslim-Turki IGMG untuk meningkatkan kesadaran atas Islamofobia.

Pada acara Dukungan Keanekaragaman di kota selatan Ulm tersebut, seorang pria tiba-tiba berteriak “Aku akan membunuhmu” dalam bahasa Inggris dan mencoba menyerang salah satu wanita peserta aksi.

Serangan itu pun berhasil digagalkan dan nampaknya tak ada yang terluka. Ketua IGMG, Bekir Altas pun mengutuk serangan tersebut.

“Di sebuah stan yang didirikan di acara itu, lelaki itu pertama-tama menyerang gadis-gadis kami di sana, dan kemudian menyerang staf kami dengan pisau,” katanya.

Altas menambahkan bahwa penyerang kini telah ditahan oleh kepolisian.

Jerman adalah negara berpenduduk lebih dari 81 juta orang dan memiliki populasi Muslim terbesar kedua di Eropa Barat setelah Prancis. Di antara hampir 4,7 juta Muslim di negara itu, 3 juta berasal dari Turki.

Reporter: Qoid
Sumber: Anadolu


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Eropa

Tuntut Daging Halal di Sekolah, Keluarga Muslim di Italia Dituduh Ekstremis

Menjawab tuntutan itu, pihak sekolah bahwa pihaknya belum bisa memenuhi tuntutan para wali siswa

Senin, 30/09/2019 13:49 0

Malaysia

Mahathir Mohamad: Akar Penyebab Terorisme adalah Israel

Pembentukan negara Israel dengan merebut tanah Palestina dan mengusir 90 persen populasinya adalah akar penyebab terorisme.

Senin, 30/09/2019 12:22 0

Yaman

Pidato di PBB, Menlu Yaman Singgung Kejahatan UEA dan Iran

“Ini merupakan penyimpangan dari tujuan Aliansi Arab untuk mendukung legitimasi di Yaman,” kata Hadrami.

Senin, 30/09/2019 09:44 0

Turki

F-16 Turki Tembak Jatuh Drone Asing di Perbatasan dengan Suriah

“Dua jet tempur F-16 Turki menembak jatuh pesawat tanpa awak yang melanggar wilayah udara kami sebanyak enam kali,” kata pernyataan Dephan Turki di Twitter, seperti dilansir AFP.

Senin, 30/09/2019 08:32 0

Afghanistan

Pilpres Afghanistan 2019: Hanya 20% Pemilih Terdaftar yang Mencoblos

Dari 9,67 juta pemilih terdaftar, hanya satu dari lima orang yang memberikan suara. Hal itu diungkapkan pejabat komisi pemilihan dengan syarat anonim karena beralasan ia tidak berwenang menyampaikan jumlah pemilih.

Senin, 30/09/2019 07:23 0

Download

Agama dan Kitab Suci

Bagaimana kondisi objektif agama-agama yang berlaku di Indonesia beserta kitab sucinya?

Ahad, 29/09/2019 06:19 0

Munaqosyah

Telaah Sanad Hadits “Tetap Taat Meski Punggungmu Dipukul” (Bagian 2)

Jikalau sebelumnya kita membahas riwayat dan redaksi yang diriwayatkan dari Hudzaifah bin al-Yaman, maka pada pembahasan kali ini kita akan membahas redaksi dan riwayat serupa yang berasal dari Ubadah bin ash-Shamit.

Sabtu, 28/09/2019 17:48 1

Amerika

Jumlah Tentara AS Bunuh Diri Saat Tugas Meningkat

Pentagon menunjukkan, total tentara aktif bunuh diri pada 2018 sebanyak 541. Cara bunuh diri dengan menembak diri sendiri paling banyak terjadi.

Sabtu, 28/09/2019 09:04 0

Afrika

AS Gencarkan Serangan Udara di Libya Selatan

Amerika Serikat mengatakan tidak akan membiarkan gerilyawan mengeksploitasi konflik antara faksi-faksi yang bermarkas di timur dan barat negara itu di sekitar ibukota Tripoli untuk melindungi diri mereka sendiri.

Sabtu, 28/09/2019 08:12 0

Suriah

Warga Idlib Turun ke Jalan Tolak Komisi Konstitusi Suriah Bentukan PBB

Di sisi lain, oposisi politik Suriah yang tergabung dalam Komite Tinggi Suriah untuk Negosiasi menganggapnya sebagai pintu gerbang ke solusi di Suriah sesuai dengan resolusi internasional.

Sabtu, 28/09/2019 07:24 0

Close