... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ditangkap Saat Ricuh 21-22 Mei, Tiga Petugas Medis Divonis Empat Bulan Penjara

Foto: Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta barat memutus bersalah 8 orang terdakwa kerusuhan pada 21-22 Mei 2019

KIBLAT.NET, Jakarta – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta barat memutus bersalah delapan orang terdakwa kerusuhan pada 21-22 Mei 2019. Dari delapan terdakwa, tiga orang di antaranya adalah relawan medis.

“Mengadili secara sah dan meyakinkan, terdakwa melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 218 juncto pasal 55 Ayat satu kesatu KUHP, dengan pidana penjara masing-masing selama empat bulan dan 13 hari,” ujar Ketua Majelis Hakim, Eko Susanto, Selasa (24/09/2019).

Kedelapan terdakwa tersebut adalah Mohammad Bin Ghozie Bassalmah, Anggi Yongci Pilko, Usep Wihanta, Zulkarnain, Abdul Muis, Rezky Ramadana , Falevi Usi, Yogi Sundana, Muhammad Fatahillah, dan Asyhadu Amrin.

Dari terdakwa di atas, tiga orang diantaranya adalah relawan medis. Asyhadu Amrin selaku supir Ambulance dari Gerakan Rijalul Islam (GARIS) Bekasi, Zulkarnain dan seorang temannya dari relawan medis Rumah Inspirasi pemenangan 02.

Dalam pertimbangannya, majelis hakim menilai ketiganya dan terdakwa lain bersalah melakukan tindak pidana berupa tetap berada di lokasi kerusuhan setelah diperintah tiga kali oleh atau atas nama penguasa yang berwenang.

Selain itu, fakta bahwa Amrin dan Zulkarnain adalah petugas medis tidak diindahkan oleh Majelis, dengan alasan di dalam ambulance yang dibawa Amrin tidak memenuhi unsur mobil ambulance medis sebagaimana disebutkan dalam undang-undang.

“Majelis mempertimbangkan, ambulance dengan segala perlengkapan yang menjadikannya kendaraan yang memiliki imunisasi terhadap hukum. Namun, dalam persidangan ini majelis tidak menemukan peralatan yang dimaksud, tapi ada barang-barang lain, namun tidak termasuk kelengkapan yang dimaksud,” ujar Ketua Majelis Hakim, Eko.

BACA JUGA  Menag Fachrul Razi Positif Covid-19

Selain tidak mengindahkan fakta relawan medis, dalam dakwaan, tuntutan dan juga putusan, disebut ada barang bukti di antaranya berupa 6 bambu runcing, 5 bilah kayu, 2 anak panah beracun, 29 buah petasan bekas pakai, 1 buah linggis, 8 anak panah, 10 bom molotov, 1 ijang, 45 batu berbagai ukuran.

Atas berbagai barang bukti yang disebut dalam berkas kedelapan terdakwa ini, Dedi Suhardadi menyatakan dalam fakta persidangan sebelum-sebelumnya, tidak terdapat barang-barang bukti yang dimaksud.

“Para saksi polisi ketika bersaksi saya tanya, dan mereka tidak bisa menyebutkan ada barang-barang bukti itu di ambulance terdakwa” ujar Dedi.

Salah satu jaksa mengatakan, pencantuman barang bukti ke berkas para terdakwa di dapat dari sepanjang jalan Ks Tubun hingga Petamburan. Sehingga seluruh barang bukti itu dimasukkan ke dalam berkas para tersangka yang ditangkap di malam kejadian kericuhan.

“Ini barang bukti dari persidangan sebelumnya, kloter kedua,” ujar Enggi Elber, salah satu anggota tim jaksa.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Tiga Marinir AS Tewas Bunuh Diri di Atas Kapal Induk

"Saya menyesalkan bahwa tiga prajurit kehilangan nyawa minggu lalu, dalam insiden terpisah," kata Bailey, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Rabu, 25/09/2019 09:35 0

Arab Saudi

Balas Serangan di Fasilitas Minyak, Saudi Akan Tempuh Semua Opsi

"Kami ingin menggalang dukungan internasional dan kami ingin membahas semua opsi, diplomatik, ekonomi dan militer, dan kemudian kami membuat keputusan," kata Jubeir dalam konferensi di sela-sela Majelis Umum PBB.

Rabu, 25/09/2019 08:30 1

Suriah

Turki-AS Gelar Patroli Gabungan Kedua di Wilayah Kontrol Kurdi Suriah

Departemen Pertahanan Turki menambahkan bahwa drone juga dikerahkan dalam patrol gabungan itu.

Rabu, 25/09/2019 07:28 0

Amerika

Unjuk Rasa di Luar Acara MBS Tuntut Keadilan untuk Khashoggi

engunjuk rasa berdemo di luar acara yang diselenggarakan oleh badan amal milik Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman (MBS) di New York.

Selasa, 24/09/2019 18:59 0

Mesir

Memanas, Militer Mesir Imbau Rakyat Gulingkan Al-Sisi

Front Perwira Mesir, yang mengaku setia kepada mantan kepala staf Angkatan Bersenjata Mesir Letnan Jenderal Sami Anan, mengatakan akan melindungi para demonstran.

Selasa, 24/09/2019 16:52 0

India

Tiga Orang Dikeroyok di India Karena Menyembelih Sapi, Satu Meninggal

Karena sapi seekor, nyawa pun melayang.

Selasa, 24/09/2019 12:52 0

Amerika

PBB Umumkan Pembentukan Komisi Konstitusi Suriah

Komisi tersebut, jelasnya, terdiri dari 150 anggota, dengan rincian 50 anggota dari rezim di Damaskus, 50 dari kubu oposisi, dan 50 lainnya Utusan Khusus PBB.

Selasa, 24/09/2019 10:06 0

Afghanistan

Tentara Afghanistan Gerebek Rumah di Dekat Pesta Pernikahan, Puluhan Tamu Tewas

"Kami sedang menuju ke rumah pengantin wanita untuk menghadiri upacara resepsi, beberapa dari kami berada di luar dan beberapa ada di dalam, ketika pertempuran tiba-tiba terjadi ... kami sudah menyampaikan kepada pasukan keamanan bahwa kami bukan Taliban," kata Salim kepada Reuters.

Selasa, 24/09/2019 09:09 0

News

Meme Ajakan Demo Tolak RKUHP dan RUU KPK dari FPI Jakarta Hoaks

Di media sosial beredar meme yang berisi ajakan dari FPI DKI Jakarta untuk demonstrasi di Gedung DPR menolak RKUHP dan RUU KPK.

Senin, 23/09/2019 23:54 0

Mesir

Rakyat Mesir Turun ke Jalan, Tuntut Al-Sisi Mundur

Tekanan politik yang dikombinasikan dengan kemunduran ekonomi telah mendorong rakyat Mesir mengorganisir demonstrasi massa melawan Presiden Abdul-Fattah al-Sisi, yang memimpin kudeta berdarah pada tahun 2013.

Senin, 23/09/2019 19:54 0

Close
CLOSE
CLOSE