... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

AILA: Demonstrasi Mahasiswa Ditunggangi Kelompok Pendukung Seks Bebas

Foto: Ketua Aliansi Cinta Keluarga (AILA) Indonesia, Rita Subagyo

KIBLAT.NET, Jakarta – Perkembangan proses legislasi di DPR akhir-akhir ini banyak mendapat tentangan dari masyarakat. Aksi mahasiswa pun digelar di berbagai daerah dengan agenda penolakan terhadap RKUHP, UU KPK, dan mendukung pengesahan RUU P-KS (Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual).

Menanggapi hal itu, AILA (Aliansi Cinta Keluarga Indonesia) pun menyatakan sikap tegas menolak desakan pengesahan RUU P-KS. Ketua AILA, Rita Subagio mengatakan bahwa tuntutan disahkannya RUU P-KS bukanlah tuntutan mayoritas mahasiswa, melainkan penyusup.

“Tuntutan pengesahan RUU P-KS telah disusupkan oleh kelompok berpaham kebebasan seksual yang ingin mendompleng aksi mahasiswa terkait isu korupsi serta agenda reformasi lainnya,”kata Rita melalui siaran pers yang diterima kiblat.net pada Rabu (25/09/2019).

Ia menilai, kampanye kebebasan seksual yang diusung oleh para pendukung RUU P-KS dan para penolak pasal zina dan LGBT dalam RKUHP, telah mengotori gerakan mahasiswa dan masyarakat yang selama ini tulus berjuang demi mewujudkan bangsa Indonesia yang bermoral dan beradab.

Rita menegaskan bahwa permintaan revisi secara substantif terhadap RUU P-KS tidak hanya datang dari segelintir organisasi. Namun juga menjadi pendapat banyak pakar hukum, akademisi, tokoh masyarakat dan pihak-pihak lainnya yang otoritatif.

“Revisi secara substantif terhadap RUU P-KS juga menjadi semangat sebagian besar anggota Panja RUU P-KS, ketika mengatakan bahwa RUU PKS lebih tepat diubah menjadi RUU Kejahatan Seksual dan diperbaiki substansinya agar tidak mengakomodasi perilaku seksual menyimpang seperti zina dan LGBT,” tegasnya.

contoh spanduk mendukung seks bebas

AILA juga mengajak mahasiswa untuk terus bergerak menolak dan mengkritisi RUU P-KS serta RUU bermasalah lainnya. Namun dengan tetap mengedepankan nilai-nilai moral dan agama tanpa kehilangan daya kritis dalam menyikapi proses legislasi yang sedang berjalan.

BACA JUGA  Peneliti LPMQ Sebut Perlu Ada Sertifikasi Guru Al-Quran

“Pastikan tidak terjadi lagi pengesahan berbagai RUU yang tidak melalui proses pengkajian secara mendalam, cacat secara formil maupun materil, dan tidak melibatkan seluruh elemen masyarakat,”ujar Rita.

Diakhir ia berharap agar Dewan Perwakilan Rakyat dan Pemerintah dapat menerima aspirasi dan masukan dari berbagai pihak terkait produk perundangan yang ada.

“Masukan dari berbagai elemen di tengah masyarakat sangat diperlukan untuk memastikan RUU tersebut selaras dengan nilai-nilai Pancasila yang berketuhanan dan berkemanusiaan yang adil dan beradab. Serta tidak mengusik rasa keadilan di masyarakat,”pungkasnya.

Reporter: Qoid
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Tiga Marinir AS Tewas Bunuh Diri di Atas Kapal Induk

"Saya menyesalkan bahwa tiga prajurit kehilangan nyawa minggu lalu, dalam insiden terpisah," kata Bailey, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Rabu, 25/09/2019 09:35 0

Arab Saudi

Balas Serangan di Fasilitas Minyak, Saudi Akan Tempuh Semua Opsi

"Kami ingin menggalang dukungan internasional dan kami ingin membahas semua opsi, diplomatik, ekonomi dan militer, dan kemudian kami membuat keputusan," kata Jubeir dalam konferensi di sela-sela Majelis Umum PBB.

Rabu, 25/09/2019 08:30 1

Suriah

Turki-AS Gelar Patroli Gabungan Kedua di Wilayah Kontrol Kurdi Suriah

Departemen Pertahanan Turki menambahkan bahwa drone juga dikerahkan dalam patrol gabungan itu.

Rabu, 25/09/2019 07:28 0

Amerika

Unjuk Rasa di Luar Acara MBS Tuntut Keadilan untuk Khashoggi

engunjuk rasa berdemo di luar acara yang diselenggarakan oleh badan amal milik Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman (MBS) di New York.

Selasa, 24/09/2019 18:59 0

Mesir

Memanas, Militer Mesir Imbau Rakyat Gulingkan Al-Sisi

Front Perwira Mesir, yang mengaku setia kepada mantan kepala staf Angkatan Bersenjata Mesir Letnan Jenderal Sami Anan, mengatakan akan melindungi para demonstran.

Selasa, 24/09/2019 16:52 0

India

Tiga Orang Dikeroyok di India Karena Menyembelih Sapi, Satu Meninggal

Karena sapi seekor, nyawa pun melayang.

Selasa, 24/09/2019 12:52 0

Amerika

PBB Umumkan Pembentukan Komisi Konstitusi Suriah

Komisi tersebut, jelasnya, terdiri dari 150 anggota, dengan rincian 50 anggota dari rezim di Damaskus, 50 dari kubu oposisi, dan 50 lainnya Utusan Khusus PBB.

Selasa, 24/09/2019 10:06 0

Afghanistan

Tentara Afghanistan Gerebek Rumah di Dekat Pesta Pernikahan, Puluhan Tamu Tewas

"Kami sedang menuju ke rumah pengantin wanita untuk menghadiri upacara resepsi, beberapa dari kami berada di luar dan beberapa ada di dalam, ketika pertempuran tiba-tiba terjadi ... kami sudah menyampaikan kepada pasukan keamanan bahwa kami bukan Taliban," kata Salim kepada Reuters.

Selasa, 24/09/2019 09:09 0

News

Meme Ajakan Demo Tolak RKUHP dan RUU KPK dari FPI Jakarta Hoaks

Di media sosial beredar meme yang berisi ajakan dari FPI DKI Jakarta untuk demonstrasi di Gedung DPR menolak RKUHP dan RUU KPK.

Senin, 23/09/2019 23:54 0

Mesir

Rakyat Mesir Turun ke Jalan, Tuntut Al-Sisi Mundur

Tekanan politik yang dikombinasikan dengan kemunduran ekonomi telah mendorong rakyat Mesir mengorganisir demonstrasi massa melawan Presiden Abdul-Fattah al-Sisi, yang memimpin kudeta berdarah pada tahun 2013.

Senin, 23/09/2019 19:54 0

Close