... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

BNPB Kerahkan Personel dan Hujan Buatan untuk Memadamkan Karhutla

Foto: Satgas Karhutla Riau memadamkan kebakaran lahan yang mulai mendekati rumah warga di tengah pekatnya asap di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, Senin (23/09/2019). Kebakaran lahan yang meluas dan mulai mengancam permukiman penduduk di kawasan tersebut menjadi priotas petugas untuk terus melakukan upaya pemadaman. (antarafoto)

KIBLAT.NET, Jakarta – Mitigasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur instansi pusat, daerah, hingga kalangan usaha serta media.

“Sebesar 99% kasus karhutla ulah manusia. Kenapa segitiga api muncul itu karena ada oksigen, kerusakan lingkungan mengakibatkan lahan gambut yang kering, terbakar seperti di Kalimantan yang sifatnya rawan. Ulah manusia adalah satu bahan bakar, panasnya dari titik api yang disulut secara sengaja oleh manusia,” ujar Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Wisnu Widjaja dalam diskusi media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 dengan tema “Tanggap Bencana Karhutla”, di Kementerian Kominfo, Jakarta, Kamis (23/09/2019).

Oleh karena itu, menurut Wisnu Widjaja, saat ini BNPB melaksanakan operasi pemadaman besar-besaran di beberapa titik paling rawan di Riau, Sumsel, Jambi, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah untuk mencegah karhutla yang lebih luas. Apalagi akibat karhutla dalam beberapa bulan terakhir ada sebanyak 919 ribu orang menderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang tersebar di Sumatera dan Kalimantan.

“Yang kita lakukan ada operasi darat, kita kirimkan 29.029 kita kerahkan personel baik instansi pusat dan daerah. Pada prinsipnya pencegahan karhutla ini harus dari pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan juga media. Kami mengajak semuanya,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melibatkan paling banyak personel. Sebanyak 10.015 personel dikerahkan untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan di wilayah itu dengan dukungan tujuh helikopter untuk pengeboman air dan dua helikopter untuk patroli.

BACA JUGA  Lebih dari 400 Bencana Terjadi Hingga Minggu Ketiga Februari 2020

Di Sumatera Selatan, tempat penanggulangan karhutla melibatkan 8.679 personel serta tujuh helikopter pengeboman air dan dua helikopter patroli. Sedangkan, di Riau, upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan yang melibatkan 5.809 personel serta enam helikopter pengeboman air dan satu helikopter patroli

Dari catatan mutakhir BNPB, Senin (23/09/2019) sudah seluas 328.734 hektare lahan yang terbakar di Sumatera dan Kalimantan, masih ada 3.124 titik api, operasi pemadaman dengan mengerahkan 48 helikopter untuk menurunkan 287 juta liter water bomb dan menggelar patroli di wilayah rawan karhutla.

Di samping melakukan operasi darat, BNPB bersama-sama dengan BPPT dan BMKG melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) dengan menaburkan 176 ribu ton garam NacL dari udara. Upaya tersebut agar menghadirkan hujan untuk memadamkan titik-titik api dan membasahi lahan gambut yang rentan terbakar. Hasilnya dalam seminggu terakhir, sejumlah kawasan di Aceh, Riau, Kalbar, dan Kalteng diguyur hujan.

BNPB melakukan pemantauan dan pelaporan setiap hari terkait kondisi termutakhir karhutla. Dan juga memantau titik panas, jarak pandang, kualitas udara, dan keberadaan asap setiap hari. Lalu membuat pelaporan dan briefing setiap hari kepada instansi terkait serta personel di lapangan.

BNPB juga terus mendorong penegakan hukum bagi kalangan yang memicu karhutla dengan melibatkan Ditjen Penegakan Hukum KLHK, Polri, Kejaksaan, dan KPK.

Hadir sebagai narasumber dalam FMB 9 kali ini antara lain Rasio Ridho Sani, Dirjen Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK); Yudi Anantasena, Deputi Bidang Teknologi Pengembangan Sumber Daya Alam Badan Pengembangan dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Apani Saharudin, Asisten Pemerintahan, Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Provinsi Jambi.

BACA JUGA  Ini Sederet Program Kontra Radikalisme Ala Kemenag

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Rusydan Abdul Hadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Unjuk Rasa di Luar Acara MBS Tuntut Keadilan untuk Khashoggi

engunjuk rasa berdemo di luar acara yang diselenggarakan oleh badan amal milik Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman (MBS) di New York.

Selasa, 24/09/2019 18:59 0

Mesir

Memanas, Militer Mesir Imbau Rakyat Gulingkan Al-Sisi

Front Perwira Mesir, yang mengaku setia kepada mantan kepala staf Angkatan Bersenjata Mesir Letnan Jenderal Sami Anan, mengatakan akan melindungi para demonstran.

Selasa, 24/09/2019 16:52 0

India

Tiga Orang Dikeroyok di India Karena Menyembelih Sapi, Satu Meninggal

Karena sapi seekor, nyawa pun melayang.

Selasa, 24/09/2019 12:52 0

Amerika

PBB Umumkan Pembentukan Komisi Konstitusi Suriah

Komisi tersebut, jelasnya, terdiri dari 150 anggota, dengan rincian 50 anggota dari rezim di Damaskus, 50 dari kubu oposisi, dan 50 lainnya Utusan Khusus PBB.

Selasa, 24/09/2019 10:06 0

Afghanistan

Tentara Afghanistan Gerebek Rumah di Dekat Pesta Pernikahan, Puluhan Tamu Tewas

"Kami sedang menuju ke rumah pengantin wanita untuk menghadiri upacara resepsi, beberapa dari kami berada di luar dan beberapa ada di dalam, ketika pertempuran tiba-tiba terjadi ... kami sudah menyampaikan kepada pasukan keamanan bahwa kami bukan Taliban," kata Salim kepada Reuters.

Selasa, 24/09/2019 09:09 0

News

Meme Ajakan Demo Tolak RKUHP dan RUU KPK dari FPI Jakarta Hoaks

Di media sosial beredar meme yang berisi ajakan dari FPI DKI Jakarta untuk demonstrasi di Gedung DPR menolak RKUHP dan RUU KPK.

Senin, 23/09/2019 23:54 0

Mesir

Rakyat Mesir Turun ke Jalan, Tuntut Al-Sisi Mundur

Tekanan politik yang dikombinasikan dengan kemunduran ekonomi telah mendorong rakyat Mesir mengorganisir demonstrasi massa melawan Presiden Abdul-Fattah al-Sisi, yang memimpin kudeta berdarah pada tahun 2013.

Senin, 23/09/2019 19:54 0

Wilayah Lain

Gadis Delapan Tahun Tewas Ditembak Peluru Nyasar Polisi, Ratusan Warga Turun Ke Jalan

Demonstrasi meletus di Rio de Janeiro setelah seorang gadis berusia delapan tahun ditembak mati oleh polisi.

Senin, 23/09/2019 18:05 0

Amerika

Facebook Secara Otomatis Produksi Laman Al-Qaidah dan ISIS

Secara langsung halaman tersebut merujuk ISIS dan puluhan lainnya mewakili al-Qaidah dan kelompok lain.

Senin, 23/09/2019 16:21 0

Philipina

Survei: Mayoritas Warga Filipina Dukung Perang Anti-Narkoba Duterte

Warga Filipina mengaku puas dengan perang melawan narkoba yang digagas Presiden Rodrigo Duterte. Demikian hasil sebuah survei oleh Social Weather Stations.

Senin, 23/09/2019 14:54 0

Close