... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ketiga Belas Kalinya, Rusia Veto Proposal terkait Suriah di DK PBB

Foto: Sidang DK PBB/Ilustrasi

KIBLAT.NET, New York – Rusia kembali memveto pemungutan suara di Dewan Keamanan (DK) PBB terhadap proposal gencatan senjata di Idlib, Suriah. Ini merupakan veto ke-13 yang digunakan Moscow untuk menggagalkan resolusi konflik Suriah.

China juga menggunakan hak veto untuk mendukung sikap Rusia tersebut dalam pemungutan suara pada Kamis (19/09/2019) itu. Ini merupakan kali ketujuh China memveto resolusi terhadap konflik Suriah di DK PBB.

Sementara itu, Ghana menolak memberi suara. Sementara anggota DK PBB lainnya yang berjumlah 12 setuju dengan resolusi tersebut.

Proposal itu diajukan oleh Kuwait, Jerman dan Belgia. Isi resolusi itu mendesak diberlakukannya gencatan senjata menyeluruh di Idlib yang dimulai pada Sabtu mendatang. Namun Rusia menolak proposal itu karena Moscow ingin gencatan itu tidak berlaku bagi kelompok-kelompok oposisi yang dianggap “teroris”.

Rusia dan China kemudian mengajukan proposal tandingan. Resolusi itu menyerukan gencatan senjata di barat laut Suriah yang mengecualikan serangan terhadap kelompok-kelompok militan di daftar hitam PBB. Namun proposal dua negara sekutu itu gagal lolos.

Perlu diketahui, rancangan resolusi memerlukan persetujuan sembilan anggota dan tidak ada keberatan dari salah satu lima anggota tetap Dewan Keamanan, yaitu Amerika Serikat, China, Rusia, Inggris dan Prancis.

Hanya Rusia dan Cina yang mendukung rancangan resolusi mereka. Sembilan anggota lainnya memberikan suara menentang rancangan tersebut, sementara Afrika Selatan, Indonesia, Guinea Ekuatorial, Afrika Selatan dan Pantai Gading abstain.

BACA JUGA  PBB Kritik Pelarangan Burqa di Belanda

Negara-negara Barat menuduh Rusia dan Suriah menargetkan sipil dalam kampanye militernya menargetkan wilayah oposisi Suriah. Sementra itu, Damaskus dan Moskow menolak tuduhan itu dengan mengatakan mereka menargetkan gerilyawan, termasuk Jabhat Al-Nusra, yang memiliki hubungan dengan Al-Qaidah dan menguasai sebagian besar wilayah barat laut Suriah.

Duta Besar Rusia untuk PBB Vasily Nebenzia mengatakan kepada Dewan Keamanan sebelum pemungutan suara bahwa ia percaya bahwa “tujuan nyata” dari rancangan resolusi yang disajikan oleh Jerman, Kuwait dan Belgia adalah “untuk menyelamatkan teroris internasional yang bersembunyi di Idlib dari kekalahan terakhir mereka”.

Duta Besar AS Kelly Kraft mengatakan kepada DK PBB, “Apa yang kita saksikan bukanlah konfrontasi dengan terorisme tetapi dalih untuk melanjutkan kampanye militer yang kejam terhadap mereka yang menolak untuk menerima wewenang rezim Assad.”

“Mereka yang menolak kedatangan bantuan kemanusiaan di Suriah dan mereka yang membom Idlib untuk sementara waktu akan dimintai pertanggungjawaban,” kata Duta Besar Prancis Nicolas de Riviere kepada wartawan. Mereka yang melakukannya harus membayar untuk rekonstruksi.

PBB mengatakan permusuhan di barat laut Suriah sejak April telah menewaskan lebih dari 550 warga sipil dan mengungsikan sekitar 400.000.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Analisis

Hamzah Bin Ladin, Ikon Jihadis Milenial dan Masa Depan Al-Qaidah

“Hamzah adalah tokoh penting karena nasab keluarga dan usianya,” kata Hoffman. Sebagai anak muda, Hamzah menjadi ikon yang menarik bagi sesamanya, generasi milenial yang lahir setelah era 1990-an dan awal 2000-an.

Kamis, 19/09/2019 21:44 0

Indonesia

Komnas HAM: Pasal Penghinaan Presiden Tak Layak Diatur di RKUHP

Komnas HAM menilai pasal penghinaan terhadap Presiden sebaiknya dihilangkan dari Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Kamis, 19/09/2019 18:51 0

Indonesia

BEM SI Tuntut Pemerintah Beri Sanksi Tegas ke Pembakar Hutan

Mahasiswa turun ke jalan menuntut pemerintah serius tangani Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Kamis, 19/09/2019 15:38 0

Indonesia

Puluhan Santri Meninggal Akibat Pesantren Terbakar

Puluhan anak meninggal dalam kebakaran yang terjadi di sebuah pesantren Islam

Kamis, 19/09/2019 15:25 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Dakwah Tauhid, Upaya Menundukkan Manusia kepada Aturan Allah

laailaha illallah adalah konten dakwah para Nabi. Karena mendakwahkan inilah para Nabi mendapat penolakan, pengusiran bahkan pembunuhan dari kaumnya. Dan tidaklah para Nabi diutus oleh Allah SWT melainkan membawa misi menjaga dan mendakwahkan tauhid.

Kamis, 19/09/2019 15:13 0

Indonesia

MUI Minta Korban Asap Karhutla Gelar Sholat Istisqa

Wakil Dewan Pertimbangan MUI, Prof. Didin Hafiddudin mengatakan bahwa pihaknya prihatin dengan kebakaran hutan yang terjadi di beberapa daerah

Kamis, 19/09/2019 15:07 0

Indonesia

Komisi VIII DPR dan MUI Tegaskan Produk Impor Harus Berlabel Halal

produk halal untuk meningkatkan kualitas kehidupan umat Islam.

Kamis, 19/09/2019 14:38 0

Indonesia

Ada Kebakaran Hutan, WALHI Heran Presiden Jokowi Tetap Genjot Investasi

WALHI juga mengkritisi presiden Joko Widodo yang masih sempat menegaskan dorongan perbaikan ekosistem investasi di tengah bencana yang melanda.

Kamis, 19/09/2019 14:25 0

Indonesia

Kesaksian Mahasiswi Asal Riau: Dalam 12 Jam, 2 Kali Masuk Rumah Sakit Karena Asap

Aulia menceritakan pengalamannya ketika merasakan Pekanbaru terdampak kebakaran hutan.

Kamis, 19/09/2019 14:00 0

Indonesia

Kolom Komentar Instagram Imam Nahrawi Tiba-tiba Dihapus, Ada Apa?

Kolom komentar di akun instagram Menpora Imam Nahrawi tiba-tiba dimatikan.

Kamis, 19/09/2019 13:26 0

Close