... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

BEM SI Tuntut Pemerintah Beri Sanksi Tegas ke Pembakar Hutan

Foto: aksi BEM SI sikapi Karhutla

KIBLAT.NET, Jakarta – Mahasiswa turun ke jalan menuntut pemerintah serius tangani Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Selasa (17/09/2019), sedikitnya terdapat 9 aksi mahasiswa peduli Karhutla di daerah yang berbeda.

“Kami adakan Aksi Gerakan 17 September Karhutla aliansi BEM SI, gerakan ini kita inisiasi di 13 titik di Indonesia serentak ,solidaritas kita terhadap rakyat yang terpapar,” ujar Zuhrian Putra, koordinator aksi G17S di depan Gedung Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Senayan, Jakarta Pusat.

Zuhrian mengungkapkan, isu kebakaran hutan ini selalu ada tiap tahunnya, dan akan terus ada. Ia menilai sebenarnya hutan tidak pernah terbakar, tapi dibakar.

“Jadi kita ingin penegakan hukum yang sangat serius dari pemerintah. Karena kita tahu bahwa hutan itu dibakar oleh korporat-korporat yang ada di Indonesia,” ujarnya.

“Kita ingin menyampaikan yang terjadi di Riau, Kalimantan dan daerah lainnya harus segera ditangani. Kita ingin campur tangan pemerintah di sini, bagaimana penegakan hukum, pencegahan, dan bagaimana pengembalian fungsi lahan selanjutnya. Itu harus ditegakkan tidak memandang bulu,” ujarnya.

Selain orasi, aksi di depan Gedung KLHK ini juga mendemonstrasikan dampak Karhutla dengan cara mengasapi peserta, polisi, dan juga pengguna jalan raya menggunakan alat fogging.

Reporter: Muhammad Jundi
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Dakwah Tauhid, Upaya Menundukkan Manusia kepada Aturan Allah

laailaha illallah adalah konten dakwah para Nabi. Karena mendakwahkan inilah para Nabi mendapat penolakan, pengusiran bahkan pembunuhan dari kaumnya. Dan tidaklah para Nabi diutus oleh Allah SWT melainkan membawa misi menjaga dan mendakwahkan tauhid.

Kamis, 19/09/2019 15:13 0

Afghanistan

Taliban: Kami Hanya Punya Dua Cara Lawan Penjajah; Jihad dan Dialog

“Jika Trump ingin menghentikan negosiasi, maka kami akan menempuh cara pertama. Dan mereka akan segera menyesal,” lanjut Mujahid mengancam.

Kamis, 19/09/2019 10:48 0

Amerika

DK PBB Akan Voting Dua Proposal terkait Idlib

Proposal pertama diajukan oleh Kuwait, Jerman dan Belgia. Proposal kedua diajukan oleh Rusia dan didukung China

Kamis, 19/09/2019 09:03 0

Afghanistan

Taliban: Pintu Negosiasi dengan AS Masih Terbuka

Hal itu dikatakan setelah Taliban meluncurkan dua serangan mematikan

Kamis, 19/09/2019 07:31 0

Philipina

Waktunya Tiba, Pejuang Bangsamoro Serahkan Senjata ke Pemerintah Filipina

"Biarkan saya tegaskan bahwa kita tidak menyerah," kata Murad, seraya menambahkan bahwa proses penonaktifan hanya menunjukkan "komitmen tulus dan penuh kami untuk memenuhi bagian dari perjanjian damai."

Rabu, 18/09/2019 17:20 1

Amerika

Sejak 2014, Tercatat 10 Ribu Lebih Kasus Anti-Muslim di AS

Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) telah mencatat 10.015 kasus anti-Muslim sejak 2014. Demikian tertuang dalam laporan yang dirilis pada Senin (16/09/2019)

Rabu, 18/09/2019 16:45 0

Editorial

Editorial: Asap Semakin Pekat, Kebijakan Malah Jalan di Tempat

Kebakaran hutan pada musim panas 2019 ini telah memicu bencana asap yang sungguh membahayakan bagi warga.

Rabu, 18/09/2019 14:58 0

China

China: AS Gunakan Apple untuk Mata-mata

Perusahaan itu membantu Washington memata-matai pengguna biasa dan para pemimpin negara "selama 10 tahun”.

Rabu, 18/09/2019 10:38 0

Eropa

Laporan PBB: 600 Ribu Muslim di Arakan Masih Terancam Genosida Massal

"Kebijakan penganiayaan terhadap muslim di Myanmar berlanjut," kata pejabat PBB itu dalam laporannya kepada Dewan Hak Asasi Manusia yang beranggotakan 47 orang.

Rabu, 18/09/2019 09:04 0

Turki

Saudi Jual Gedung Konsulat Tempat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Menurut media tersebut, gedung itu dijual dengan harga sepertiga dari nilai sebenarnya bangunan itu.

Rabu, 18/09/2019 08:29 0

Close