Pakar Pidana: Imam Nahrawi Harus Segera Ditahan

KIBLAT.NET, Jakarta – Pakar Hukum Pidana Universitas Al-Azhar, Suparji Ahmad menegaskan bahwa Menpora Imam Nahrawi segera ditahan KPK. Sebab, dikhawatirkan Nahrawi mempersulit pemeriksaan.

“Penahanan perlu dilakukan terhadap Imam Nahrawi jika dikhawatirkan yang bersangkutan melarikan diri, menghilangkan barang bukti, mengulangi perbuatannya atau mempersulit pemeriksaan,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Rabu (18/09/2019).

Menurutnya, tidak perlu ada jeda untuk penangkapan sejak Imam Nahrawi ditetapkan tersangka. Sebab, dugaan pidana yang dilakukan Menpora ancamannya di atas lima tahun.

“Bisa langsung dilakukan penahanan. Syarat obyektif untuk penahanan telah terpenuhi karena ancamannya diatas 5 tahun,” tegasnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan suap terkait dana hibah KONI dari Kemenpora. Tersangka yang ditetapkan KPK tak lain adalah Menpora, Imam Nahrai. Ia dijerat dalam pengembangan kasus tersebut.

“Dalam penyidikan tersebut ditetapkan 2 orang tersangka, yaitu IMR (Imam Nahrawi) dan MIU (Miftahul Ulum),” ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat