... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Komisi VIII: Sudah Ada RUU KUHP, Tak Perlu Lagi RUU P-KS

Foto: Ketua Komisi VIII DPR RI Ali Taher

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Komisi VIII DPR RI, Ali Taher Parasong menegaskan bahwa Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS) tidak diperlukan. Sebab, semua bentuk kekerasan sudah diatur dalam RUU KUHP yang saat ini sedang digodok.

“Jika UU ini (P-KS) diperlakukan sudah pasti bertentangan dengan hukum, karena posisi UU P-KS lex specialis (khusus). Maka tidak boleh bertentangan dengan lex generalis (umum). Segala bentuk kekerasan seksual sudah ada di KUHP yang sekarang sedang digodok,” katanya di Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Jakarta Pusat pada Rabu (18/09/2019).

“Apa yang menjadi muatan materi ini, sudah ada di yang lain. Misalnya UU perkawinan, human trafficking, kekerasan,” sambungnya.

Ia menegaskan bahwa RUU P-KS tidak perlu segera disahkan. Menurutnya, ada tiga unsur yang harus kuat jika sebuah undang-undang dibentuk.

“Yaitu sosiologis, filosofis dan yuridis,” ucapnya.

Ali menekankan bahwa RUU P-KS sangat sulit diundangkan jika dilihat dari segi waktu. Meski demikian, ia berharap semua fraksi menolak RUU P-KS.

“Sikap fraksi sedang kita himpun, yang dengan tegas menolak dua partai yaitu PKS dan PAN. Saya dengar terakhir PPP. Kita berharap pembahasan ini tidak dilanjutkan di sidang berikutnya,” tuturnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

China

China: AS Gunakan Apple untuk Mata-mata

Perusahaan itu membantu Washington memata-matai pengguna biasa dan para pemimpin negara "selama 10 tahun”.

Rabu, 18/09/2019 10:38 0

Eropa

Laporan PBB: 600 Ribu Muslim di Arakan Masih Terancam Genosida Massal

"Kebijakan penganiayaan terhadap muslim di Myanmar berlanjut," kata pejabat PBB itu dalam laporannya kepada Dewan Hak Asasi Manusia yang beranggotakan 47 orang.

Rabu, 18/09/2019 09:04 0

Turki

Saudi Jual Gedung Konsulat Tempat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Menurut media tersebut, gedung itu dijual dengan harga sepertiga dari nilai sebenarnya bangunan itu.

Rabu, 18/09/2019 08:29 0

Rusia

Usai Serangan di Fasilitas Minyak, Putin Tawarkan Senjata ke Saudi

"Mereka perlu membuat keputusan cerdas, seperti yang dilakukan Iran dengan membeli S300 kami, seperti yang dilakukan Erdogan dengan memutuskan untuk membeli sistem pertahanan udara S400 paling canggih," tambahnya.

Selasa, 17/09/2019 19:10 0

Arab Saudi

Citra Satelit Menunjukkan Akurasi Serangan ke Fasilitas Minyak Saudi

Satu foto menunjukkan tanda serangan serupa pada empat tangki bulat di kilang, menunjukkan target yang tepat.

Selasa, 17/09/2019 18:40 0

Arab Saudi

Indonesia: Janji Kampanye Netanyahu Langgar Hukum Internasional

Netanyahu berjanji untuk menganeksasi lembah Jordan di Tepi Barat, Palestina jika ia terpilih.

Selasa, 17/09/2019 17:29 0

Afghanistan

Lagi, NATO Umumkan Tentara AS Tewas di Afghanistan

“Seorang prajurit tewas saat menjalankan tugasnya hari ini di Afghanistan," kata pernyataan misi NATO seperti dilansir AFP pada Senin.

Selasa, 17/09/2019 09:20 0

Turki

KTT Turki, Rusia dan Iran Sepakat Jaga Kedaulatan Suriah

KTT itu menghasilkan pernyataan bersama bahwa ketiga negara sepakat menjaga kedaulatan Suriah dan persatuan wilayahnya serta berpegang pada prinsip-prinsip PBB.

Selasa, 17/09/2019 08:44 0

Amerika

Pasca Serangan di Ladang Minyak Aramco, AS Tawari Saudi Bantuan Keamanan

Serangan terhadap ladang minyak di Hijra Khurais dan fasilitas pemrosesan minyak mentah di Abqaiq terjadi pada Sabtu (14/09/2019).

Senin, 16/09/2019 13:29 0

Arab Saudi

OKI: Tak Ada Perdamaian Kecuali Penjajahan Israel Berakhir

Para menteri luar negeri negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) menyatakan, Ahad (15/09/2019), menolak deklarasi kedaulatan Israel atas Tepi Barat yang diduduki.

Senin, 16/09/2019 09:18 0

Close