... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Usai Serangan di Fasilitas Minyak, Putin Tawarkan Senjata ke Saudi

Foto: Presiden Rusia, Vladimir Putin.

KIBLAT.NET, Moskow – Para pemimpin dunia mengutuk serangan terhadap instalasi minyak Saudi akhir pekan lalu. Insiden itu menjadi pukulan terhadap ekonomi global dan ancaman bagi stabilitas regional.

Sementara Presiden Rusia Vladimir Putin melihat insiden itu sebagai peluang untuk melakukan penjualan senjata.

Putin berbicara pada konferensi pers bersama di Ankara dengan Presiden Recep Tayyip Erdogan dari Turki dan Presiden Hassan Rouhani dari Iran pada hari Senin setelah pertemuan tentang konflik Suriah.

Para pejabat Amerika menyalahkan Iran atas serangan terhadap Arab Saudi, Turki adalah saingan regional utama bagi Saudi. Putin telah berusaha memperluas pengaruh Rusia di ketiga negara, termasuk melalui penjualan senjata.

“Segala jenis kekerasan tidak dapat diterima, kecuali satu jenis kekerasan, ketika Anda melindungi orang-orang Anda,” kata Putin memulai. “Kami siap membantu Arab Saudi melindungi rakyat mereka.”

“Mereka perlu membuat keputusan cerdas, seperti yang dilakukan Iran dengan membeli S300 kami, seperti yang dilakukan Erdogan dengan memutuskan untuk membeli sistem pertahanan udara S400 paling canggih,” tambahnya.

“Sistem semacam ini mampu mempertahankan segala jenis infrastruktur di Arab Saudi dari segala jenis serangan.”

Mendengarnya, Rouhani, yang duduk di sebelah Putin, tertawa terbahak-bahak. Siaran di jaringan televisi Rusia RT menangkap momen itu. Sementara menteri luar negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, tertawa kecil di hadapan hadirin.

Sumber: The New York Times
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Nasyiatul Aisyiah Ungkapkan Keprihatinan Atas Kondisi KPK

Aisyiah mengingatkan agar pemerintah dan DPR-RI untuk menguatkan KPK dalam revisi undang-undang yang akan datang, bukan malah melemahkannya.

Selasa, 17/09/2019 17:02 0

Indonesia

Terkait Kebakaran Hutan, Pemerintah Dinilai Bermain-main Statistik

WALHI (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia) mengkritisi pernyataan pemerintah yang menyebut kebakaran hutan yang kini terjadi tidak lebih besar dari yang terjadi pada tahun 2015.

Selasa, 17/09/2019 16:52 0

Indonesia

KH Luthfi Bashori: Saya Garda Depan Boikot Film The Santri

Tokoh Nahdlatul Ulama Jawa Timur, KH. Luthfi Basori menegaskan bahwa dirinya siap di barisan depan dalam menolak adanya film The Santri.

Selasa, 17/09/2019 16:05 1

Indonesia

Aliansi BEM-SI Kritisi Sikap Pemerintah Terkait Kebakaran Hutan Riau

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan dianggap mencari muka agar menjabat lagi di periode mendatang.

Selasa, 17/09/2019 15:46 0

Indonesia

KH Luthfi Bashori Tegaskan Film The Santri Coreng Nama Pesantren

KH Luthfi Bashori Tegaskan Film The Santri Coreng Pesantren

Selasa, 17/09/2019 15:43 0

Indonesia

Ada Seruan Boikot Film The Santri, Yusuf Mansur: Pasti Jadi Kebaikan

Film The Santri yang dibintangi Wirda Mansur mendapat kecaman dari masyarakat. B

Selasa, 17/09/2019 15:25 0

Indonesia

Kebakaran Bisa Saja Dicegah Bila Pemerintah Tak Ajukan PK Dalam Gugatan CLS

Mahkamah Agung memenangkan warga dalam gugatan Citizen Law Suit (CLS) atas kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kalimantan Tengah pada 2015 lalu.

Selasa, 17/09/2019 15:03 0

Indonesia

Mengapa Materi Perang dalam Kurikulum Sejarah Itu Penting?

Penghapusan materi perang dikhawatirkan malah mengaburkan peristiwa sejarah.

Selasa, 17/09/2019 14:19 0

Indonesia

Akibat Kebakaran Hutan, Ribuan Warga Kalteng Terjangkit ISPA

Akibat Kebakaran Hutan, Ribuan Warga Kalteng Terjangkit ISPA

Selasa, 17/09/2019 13:58 0

Indonesia

Korporasi dan Pemerintah Dinilai Punya Andil Dalam Kebakaran Hutan

Koalisi Masyarakat Sipil memaparkan adanya kemungkinan untuk membawa peristiwa kebakaran hutan di Indonesia ke ranah Internasional.

Selasa, 17/09/2019 13:47 0

Close