... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Lagi, NATO Umumkan Tentara AS Tewas di Afghanistan

Foto: Tentara AS di Afghanistan [sumber: AFP]

KIBLAT.NET, Kabul – Misi NATO di Afghanistan mengumumkan pada Senin (16/09/2019) kematian prajuritnya berkewarganegaraan AS. Pertempuran di Afghanistan semakin memanas setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan negosiasi damai dengan Taliban di detik-detik akhir.

“Seorang prajurit tewas saat menjalankan tugasnya hari ini di Afghanistan,” kata pernyataan misi NATO seperti dilansir AFP pada Senin.

Seperti biasa, NATO tidak memberi penjelasan rinci mengenai berita kematian pasukannya. Tidak diketahui lokasi atau misi apa yang dijalankan prajurit tersebut sehingga ia tewas.

Sampai saat ini, menurut data resmi sebanyak 17 tentara AS di Afghanistan sejak awal tahun.

Pekan lalu, Presiden Donald Trump tiba-tiba memutuskan untuk menghentikan pembicaraan dengan Taliban yang bertujuan membuka jalan bagi penarikan AS dari Afghanistan 18 tahun setelah terlibat dalam konflik bersenjata di sana.

Trump mengatakan pembicaraan telah menjadi “mati.”

Pengumuman itu muncul setelah Trump membatalkan rencana rahasia untuk menerima para pemimpin Taliban dan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani di kompleks kepresidenan Camp David di luar Washington untuk pembicaraan.

Trump membatalkan negosiasi itu dengan alasan tewasnya tentara AS dalam serangan besar di Kabul. Di sisi lain, belum ada kesepakatan gencatan senjata sehingga membuat Taliban terus beroperasi.

Sampai pembicaraan dibatalkan, ada harapan kesepakatan yang akan melihat penarikan pasukan AS di Afghanistan dari sekitar 13.000 menjadi sekitar 8.000 tahun depan.

BACA JUGA  Kabul Barter Dua Warga Asing dengan Tiga Pemimpin Senior Taliban

Sebagai imbalannya, Taliban harus memberikan jaminan keamanan untuk menjaga kelompok-kelompok ekstremis keluar dari negara itu.

NATO mengumumkan pekan lalu bahwa tidak ada perubahan dalam misinya, yang akan tetap “tidak berubah” untuk pelatihan dan memberi nasihat kepada pasukan lokal.

“NATO akan tetap di Afghanistan selama diperlukan untuk memastikan bahwa negara itu tidak akan lagi menjadi tempat yang aman bagi teroris internasional,” kata seorang pejabat koalisi kepada AFP.

Di sisi lain, Taliban memperingatkan akan banyak tentara AS yang tewas setelah Trump membatalkan pembicaraan. Para pejuang dalam posisi sangat siap menghadap militer asing.

Sumber: AFP
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Kebakaran Hutan Juga Tanggung Jawab Pemerintah Pusat

Pemerintah pusat dan daerah harusnya sama-sama melakukan upaya yang cepat dan tindakan yang cukup untuk memastikan keselamatan warga negara.

Senin, 16/09/2019 16:32 0

Indonesia

Komdak MUI Kritisi Rencana Penghapusan Materi Perang di Kurikulum Madrasah

Penghapusan materi perang di pelajaran SKI akan dimulai tahun 2020 nanti.

Senin, 16/09/2019 16:16 0

Indonesia

WALHI Menduga Pemerintah Lindungi Aktor Kebakaran Hutan Kalimantan

Beberapa waktu lalu, Wiranto menyebut peladang sebagai penyebab kebakaran hutan dan kabut asap yang terjadi di sebagian wilayah Sumatera dan Kalimantan.

Senin, 16/09/2019 16:05 0

Indonesia

KAMMI Desak Jokowi Segera Selesaikan Polemik KPK

Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) telah berdiri tujuh belas tahun. Selama itu pula telah banyak mengungkap kasus korupsi yang tentunya dibenci para “penggiat” korupsi.

Senin, 16/09/2019 15:48 0

Indonesia

BNPB: Kualitas Udara Riau Masih Tidak Sehat

BNPB: Kualitas Udara Riau Masih Tidak Sehat

Ahad, 15/09/2019 17:32 0

Indonesia

PKS: Menghapus Ketentuan Label Halal Produk Impor, Permendag 29 Tahun 2019 Harus Dibatalkan

Fraksi PKS protes keras atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 29 Tahun 2019

Ahad, 15/09/2019 17:19 0

Indonesia

Sembilan Tahanan Ricuh 21-22 Mei Bebas, BHF: Mereka Bukan Kriminal

Sembilan tahanan kasus kericuhan di depan gedung Bawaslu pada 21-22 Mei bebas.

Ahad, 15/09/2019 17:09 0

Indonesia

BMKG Klaim Lakukan Antisipasi Sebelum Kebakaran Hutan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengaku telah melakukan antisipasi sebelum terjadi kebakaran hutan

Ahad, 15/09/2019 17:04 0

Artikel

BJ Habibie dan Kontribusi ICMI di Masa Orde Baru

“Kalau saya ditanya, Habibie siapa, insinyur, muslim, ataukah Indonesia, saya jawab bahwa Habibie adalah Muslim."

Ahad, 15/09/2019 14:08 0

Indonesia

PKS: Kebakaran Hutan Setiap Tahun Terjadi, Seharusnya Pemerintah Bisa Antisipasi

Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini menegaskan bahwa kebakaran hutan di Provinsi Riau berdampak serius bagi masyarakat setempat.

Sabtu, 14/09/2019 14:38 0

Close