... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Korporasi dan Pemerintah Dinilai Punya Andil Dalam Kebakaran Hutan

Foto: koalisi masyarakat sipil

KIBLAT.NET, Jakarta – Koalisi Masyarakat Sipil memaparkan adanya kemungkinan untuk membawa peristiwa kebakaran hutan di Indonesia ke ranah Internasional. Perwakilan Koalisi Masyarakat Sipil dari KontraS, Yati Andriyani mengungkapkan bahwa sangat mungkin untuk membawa kebakaran hutan ke PBB karena dampak lingkungan dari bencana ini yang parah dan meluas serta telah berlangsung lama.

Ia menekankan pentingya komunitas internasional untuk ikut andil dalam permasalahan ini karena menyangkut Hak Asasi Manusia.

“Dan dalam peristiwa kebakaran hutan ini, banyak hak masyarakat yang dilanggar,” kata Yati saat ditemui kiblat.net di kawasan Mampang, Jakarta pada Senin (16/09/2019).

Yati juga mengingatkan bahwa pemerintah Indonesia sudah meratifikasi Konvenan Hak-Hak Sipil dan Politik dan Konvenan Ekonomi, sosial, Budaya. Sehingga pemerintah mempunyai kewajiban untuk melindungi hak warganya.

“Dalam kedua konvenan itu pemerintah punya kewajiban untuk memastikan pemenuhan hak-hak hidup, hak atas kesehatan, pemenuhan hak-hak masyarakat adat dan lain lain,”tuturnya.

Tak hanya pemerintah, menurut Yati Korporasi yang terkait dengan kebakaran hutan juga bisa dibawa ke ranah Internasional. Ia menyinggung pemerintah yang sedang gencar mengkampanyekan infrastruktur, bisnis, dan investasi sebesar-besarnya. Yati menjelaskan, ketika investasi, bisnis, infrasruktur dan sebagainya tidak memenuhi standar hak asasi manusia, maka itu sangat mungkin untuk dilaporkan ke mekanisme PBB.

“Disitu [PBB] ada Komite Bisnis dan Hak Asasi Manusia, dimana kita bisa melaporkan bagaimana praktik-praktik bisnis di Indonesia yang tidak memenuhi standar HAM atau justru melanggar HAM,’ujar Yati.

BACA JUGA  Emak-Emak Indonesia di Turki Prihatin atas Kondisi Tanah Air

Ia menilai, baik korporasi maupun pemerintah sama-sama mempunyai andil dalam menyebabkan kebakaran hutan. Negara bisa jadi pelaku langsung yang menyebabkan kebakaran, atau sebagai pelaku tidak langsung karena membiarkan atau tidak mengambil tindakan-tindakan efektif untuk mencegah, memulihkan atau bertanggung jawab atas peristiwa yang terjadi.

“Iya kita akan melakukan itu [membawa ke ranah internasional]. Sambil jalan kita akan lakukan. Kita akan lakukan karena semua mekanisme hukum di negara kita tumpul dan politik impunitas terlalu tebal di negara ini,” pungkasnya.

Reporter: Qoid
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afghanistan

Lagi, NATO Umumkan Tentara AS Tewas di Afghanistan

“Seorang prajurit tewas saat menjalankan tugasnya hari ini di Afghanistan," kata pernyataan misi NATO seperti dilansir AFP pada Senin.

Selasa, 17/09/2019 09:20 0

Turki

KTT Turki, Rusia dan Iran Sepakat Jaga Kedaulatan Suriah

KTT itu menghasilkan pernyataan bersama bahwa ketiga negara sepakat menjaga kedaulatan Suriah dan persatuan wilayahnya serta berpegang pada prinsip-prinsip PBB.

Selasa, 17/09/2019 08:44 0

Amerika

Pasca Serangan di Ladang Minyak Aramco, AS Tawari Saudi Bantuan Keamanan

Serangan terhadap ladang minyak di Hijra Khurais dan fasilitas pemrosesan minyak mentah di Abqaiq terjadi pada Sabtu (14/09/2019).

Senin, 16/09/2019 13:29 0

Arab Saudi

OKI: Tak Ada Perdamaian Kecuali Penjajahan Israel Berakhir

Para menteri luar negeri negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) menyatakan, Ahad (15/09/2019), menolak deklarasi kedaulatan Israel atas Tepi Barat yang diduduki.

Senin, 16/09/2019 09:18 0

Turki

Konferensi Internasional IM 2019 Ditutup, Ini Rokemendasi yang Dilahirkan

Konferensi itu menegaskan bahwa IM adalah bagian dari jamaah muslimin, bukan jamaah (khilafah) muslimin.

Senin, 16/09/2019 07:39 0

Afghanistan

Taliban Kembali Izinkan ICRC Beroperasi di Wilayahnya

Taliban memutus kerjasama dengan ICRC dan WHO pada 11 April 2019. Kedua lembaga itu dituduh tidak memperbaiki kinerjanya yang buruk, di samping munculnya aktivitas mencurigakan dari para petugas dua lembaga internasional itu.

Senin, 16/09/2019 06:14 0

Artikel

BJ Habibie dan Kontribusi ICMI di Masa Orde Baru

“Kalau saya ditanya, Habibie siapa, insinyur, muslim, ataukah Indonesia, saya jawab bahwa Habibie adalah Muslim."

Ahad, 15/09/2019 14:08 0

Turki

Erdogan Jadwalkan Ketemu Trump Bahas Pembelian Rudal Patriot

Pembicaraan ini dalam rangka mengatasi ketegangan setelah Ankara melakukan pembelian sistem pertahanan udara Rusia.

Sabtu, 14/09/2019 14:46 0

Arab Saudi

Fasilitas Minyak Terbesar di Saudi Diserang Drone

Serangan drone menargetkan fasilitas minyak Saudi Aramco dan ladang minyak utama di Arab Saudi timur pada Sabtu (14/09/2019).

Sabtu, 14/09/2019 14:20 0

India

Jadi Muallaf, Wanita India Mengaku Akan Dibunuh Orang Tuanya

Seorang wanita berusia 24 tahun mengaku bahwa orangtuanya mengancam akan membunuhnya karena ia pindah ke agama Islam.

Sabtu, 14/09/2019 13:25 0

Close