... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

OKI: Tak Ada Perdamaian Kecuali Penjajahan Israel Berakhir

KIBLAT.NET, Jeddah – Para menteri luar negeri negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) menyatakan, Ahad (15/09/2019), menolak deklarasi kedaulatan Israel atas Tepi Barat yang diduduki. Pernyataan ini datang dalam keputusan yang dikeluarkan oleh organisasi setelah pertemuan tingkat menteri luar biasa di Jeddah, untuk membahas pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Keputusan itu sepakat menilai pengumuman Israel yang mencaplok penuh Tepi Barat sebagai tindakan permusuhan baru yang membahayakan hak-hak historis dan hukum rakyat Palestina serta melanggar konvensi internasional.

“Perdamaian sebagai opsi strategis hanya akan dicapai dengan mengakhiri pendudukan Israel dan penarikan penuh dari tanah Palestina yang diduduki sejak 1967, termasuk kota Yerusalem,” kata pernyataan para menlu negara anggota OKI.

Pernyataan itu menganggap pemerintah Israel “bertanggung jawab penuh atas konsekuensi kebijakan kolonialnya.” Kami akan mengambil semua langkah politik dan konstitusionalyang mungkin dalam menghadapi kebijakan kolonial dan ekspansionis ini.

Di antara tindakan itu, bergerak di Dewan Keamanan, Majelis Umum PBB, pengadilan internasional, dan organisasi dan badan internasional terkait lainnya.

OKI juga meminta komunitas internasional untuk “memikul tanggung jawabnya, termasuk penolakan dan kecaman terhadap deklarasi ilegal Israel.”

Para menteri menyatakan dukungan untuk upaya Palestina dan langkah-langkah yang bertujuan meminta pertanggungjawaban Israel atas kejahatannya terhadap rakyat Palestina.

Mereka mengulangi dukungan mereka terhadap upaya Palestina untuk memperluas pengakuan internasional atas Negara Palestina di perbatasan 1967, dan menyerukan kepada negara-negara yang belum mengakuinya untuk melakukannya sesegera mungkin.

BACA JUGA  Arab Saudi dan Rusia Tandatangani 20 Kesepakatan Baru

Pertemuan itu diadakan atas permintaan Arab Saudi di markas KTT Islam Biasa ke-14.

Pada Selasa, Netanyahu bersumpah “memaksakan kedaulatan Israel di Lembah Yordan dan Laut Mati utara” di Tepi Barat jika ia memenangkan pemilihan 17 September.

Pernyataan Netanyahu disambut kecaman oleh dunia Arab dan internasional, yang menegaskan bahwa mengambil langkah ini merusak proses perdamaian.

Sumber: Anadolu Agency
Redaktur: Suhli El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

BNPB: Kualitas Udara Riau Masih Tidak Sehat

BNPB: Kualitas Udara Riau Masih Tidak Sehat

Ahad, 15/09/2019 17:32 0

Indonesia

PKS: Menghapus Ketentuan Label Halal Produk Impor, Permendag 29 Tahun 2019 Harus Dibatalkan

Fraksi PKS protes keras atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 29 Tahun 2019

Ahad, 15/09/2019 17:19 0

Indonesia

Sembilan Tahanan Ricuh 21-22 Mei Bebas, BHF: Mereka Bukan Kriminal

Sembilan tahanan kasus kericuhan di depan gedung Bawaslu pada 21-22 Mei bebas.

Ahad, 15/09/2019 17:09 0

Indonesia

BMKG Klaim Lakukan Antisipasi Sebelum Kebakaran Hutan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengaku telah melakukan antisipasi sebelum terjadi kebakaran hutan

Ahad, 15/09/2019 17:04 0

Artikel

BJ Habibie dan Kontribusi ICMI di Masa Orde Baru

“Kalau saya ditanya, Habibie siapa, insinyur, muslim, ataukah Indonesia, saya jawab bahwa Habibie adalah Muslim."

Ahad, 15/09/2019 14:08 0

Indonesia

PKS: Kebakaran Hutan Setiap Tahun Terjadi, Seharusnya Pemerintah Bisa Antisipasi

Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini menegaskan bahwa kebakaran hutan di Provinsi Riau berdampak serius bagi masyarakat setempat.

Sabtu, 14/09/2019 14:38 0

Indonesia

Di Medan Perang, Lembaga Kemanusiaan Tak Bisa Dituding Membantu Teroris

NGO yang sedang bertugas juga tidak bisa dituduh membantu musuh ataupun teroris di medan perang.

Sabtu, 14/09/2019 12:57 0

Indonesia

Fahira Idris: Masyarakat Letih, Kebakaran Hutan Sudah Seperti Sinetron

Fahira Idris mengatakan bahwa rakyat di beberapa wilayah di Kalimantan dan Sumatera harus kembali sengsara akibat kabut asap

Sabtu, 14/09/2019 11:47 0

Indonesia

Spanduk Tolak RUU P-KS Nampang di Hotel Fairmount Jakarta, Begini Bunyinya

Aliansi Cerahkan Negeri (ACN) memasang spanduk yang berisi penolakan terhadap RUU P-KS dan beberapa poin RKUHP di Hotel Fairmount

Jum'at, 13/09/2019 21:56 0

Indonesia

Kelebihan Hukum Islam Menurut Komite Palang Merah Internasional

hukum islam mempunya kelebihan dari hukum-hukum lain. Salah satunya adalah soal keterikatan hamba dengan tuhannya.

Jum'at, 13/09/2019 16:14 1

Close