... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Sekelompok Muslim Serukan Penarikan Investasi Sektor Minyak dan Gas

Foto: Kilang minyak

KIBLAT.NET, Birmingham – Sejumlah kelompok Islam terkemuka di Inggris telah menyerukan kepada semua individu Muslim untuk menarik investasi dari sektor minyak dan gas.

Yayasan Islam untuk Ilmu Lingkungan dan Ekologi, Dewan Penasihat Nasional untuk Masjid dan Imam, serta Bahu Trust menambahkan bahwa sudah saatnya “masyarakat bergerak menuju investasi ramah iklim”.

Ketiga organisasi itu juga mengatakan komunitas Muslim harus berkomitmen untuk bertindak atas perubahan iklim.

Surat itu juga meminta pemerintah dan politisi untuk “mengatasi kebiasaan” dan mengubah “pola pikir yang terkait dengan akar penyebab” perubahan iklim.

Mereka menyarankan agar dana investasi dialihkan ke solusi energi terbarukan, transportasi rendah karbon dan sumber makanan berkelanjutan.

Para pemimpin dari tiga kelompok Islam menambahkan bahwa investasi dalam energi bersih adalah “vital” untuk masa depan yang berkelanjutan.

“Kebutuhan untuk menyelaraskan kembali keuangan minyak dan gas sesuai dengan nilai-nilai etika Islam,” kata pernyataan itu.

Sumber: Energyvoice.com
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pasca Teror Masjid, Selandia Baru Kembangkan RUU Persenjataan

Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern mengenalkan RUU Persenjataan baru ke Parlemen.

Jum'at, 13/09/2019 14:13 0

Indonesia

AILA: Nikah Mut’ah Rugikan Perempuan

Ketua Aliansi Cinta Keluarga (AILA), Rita Soebagyo menilai prosesi nikah mut'ah sangat merugikan perempuan.

Jum'at, 13/09/2019 14:05 0

Opini

Slogan NKRI Harga Mati (Masih) Menjadi Alat Gebuk

Slogan NKRI harga mati memang masih populer hingga saat ini, bahkan sangat melambung di media sosial.

Kamis, 12/09/2019 18:01 1

Indonesia

Pakar Psikologi Forensik: RUU P-KS Banyak Masalah, Jangan Buru-buru Disahkan

Pakar Psikologi Forensik, Reza Indragiri Amriel menilai bahwa masih banyak pasal yang bermasalah dalam RUU P-KS.

Kamis, 12/09/2019 15:36 0

Indonesia

35 Tahun Tragedi Tanjung Priok, Keadilan Tak Kunjung Datang

Tepat pada hari ini, Peristiwa Tanjung Priok sudah memasuki 3,5 dekade.

Kamis, 12/09/2019 15:22 0

Artikel

Ali Syari’ati: Pemikir Syiah yang Dibenci Syiah

Secara garis besar, gagasan Syari’ati mencoba membongkar kemapanan doktrin-doktrin Syi’ah yang telah berakar dan melembaga di Iran. Otoritas ulama-ulama Syi’ah digoyang oleh gagasan-gagasan Syari’ati yang revolusioner dan lebih menekankan pada aspek perlawanan pada penindasan dan menitikberatkan pada keadilan sosial.

Kamis, 12/09/2019 15:10 0

Indonesia

Haedar Nasir: BJ Habibie Sosok Moralis yang Memadukan Imtaq dan Iptek

Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan duka yang mendalam atas wafatnya Mantan Presiden RI Ke-3, BJ Habibie.

Kamis, 12/09/2019 13:55 0

Indonesia

RUU P-KS Dinilai Mengabaikan Adat

Salah satu alasan ditolaknya Rancangan Undang-undang P-KS (Penghapusan Kekerasan Seksual) adalah karena bertentangan dengan nilai Islam dan norma yang berlaku di masyarakat.

Kamis, 12/09/2019 13:39 0

Indonesia

Indonesia Kecam Netanyahu Atas Janji Kampanye Caplok Lembah Yordania

Pemerintah Indonesia pun langsung angkat suara, mengecam pernyataan kontroversial tersebut.

Kamis, 12/09/2019 07:28 0

Indonesia

MUI: Bangsa Indonesia Berduka Atas Meninggalnya BJ Habibie

Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas menegaskan bahwa bangsa Indonesia merasa kehilangan atas wafatnya BJ. Habibie.

Rabu, 11/09/2019 21:01 0

Close