... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

RUU P-KS Dinilai Mengabaikan Adat

Foto: Diskusi RUU P-KS. (Jundii/kiblat)

KIBLAT.NET, Jakarta- Ketua Umum HRS Center, Dr. Abdul Chair Ramadhan mengatakan bahwa salah satu alasan ditolaknya Rancangan Undang-undang P-KS (Penghapusan Kekerasan Seksual) adalah karena bertentangan dengan nilai Islam dan norma yang berlaku di masyarakat.

“Undang-undang ini mengabaikan norma masyarakat dan hukum Islam yang berlaku,” ujar Abdul Chair dalam Diskusi Publik RUU P-KS di Hotel Gren Alia Cikini, Jakarta Selatan, Kamis (12/09/2019).

Chair menyebutkan salah satu pasal sebagai contoh, yaitu pasal di mana seorang wanita yang menikah, membuat wali nasab nikahnya dihukum karena calon suaminya tidak sesuai dengan keinginan si wanita.

“Padahal orang tuanya lah yang tau tentang wanita itu. Bukankah dalam Islam orang tua harus mencarikan pasangan untuk anaknya,” ujar Abdul Chair.

Selain itu, dalam adat yang berlaku di masyarakat, jika ada seorang laki-laki dan perempuan diketahui melakukan hubungan badan tanpa ikatan pernikahan, maka hukuman yang berlaku biasanya diarak di masyarakat.

Dalam adat lain, ujar Chair, pasangan di luar nikah itu akan dinikahkan untuk kemudian tidak boleh langsung tinggal satu rumah. Melainkan menunggu terlebih dahulu anak lahir dari hubungan diluar nikah itu, baru pasangannya kembali dinikahkan.

“Pernikahan kedua ini yang sah di masyarakat,” jelasnya.

Namun, adat itu tidak diakomodir oleh RUU P-KS. Karena ada pasal yang seolah membolehkan pasangan melakukan hubungan badan di luar nikah asalkan tidak ada paksaan di dalamnya.

BACA JUGA  Presiden Jokowi Dilantik, PKS Ingatkan Janji Kampanye Periode Pertama

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Rusydan Abdul Hadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Lebanon

Pengungsi Palestina di Lebanon “Lirik” Australia dan Negeri Eropa

Aktivis di kamp-kamp pengungsi Palestina di Lebanon telah melakukan aksi protes yang ketiga pada hari Rabu (11/09/2019). Mereka menuntut dipindahkan ke negara ketiga.

Kamis, 12/09/2019 13:01 0

Eropa

Penyelidik PBB: Koalisi AS, Rusia, Suriah dan Milisi Kurdi Lakukan Kejahatan Perang

Komisi Penyelidikan PBB mengatakan bahwa koalisi internasional pimpinan AS, Rusia, rezim Suriah dan milisi Kurdi melakukan pelanggaran yang bisa masuk dalam kejahatan perang.

Kamis, 12/09/2019 11:08 0

Palestina

Tingkat Kecanduan Narkoba Warga Israel di Dekat Gaza Meningkat

Surat kabar Israel Maariv melaporkan kemarin bahwa tingkat konsumsi obat penenang di antara orang Israel di daerah sekitar Jalur Gaza meningkat

Kamis, 12/09/2019 11:06 0

Amerika

Ribuan Penyintas dan Petugas Penyelamatan Serangan 9/11 Terserang Kanker

"Kita harus mengakui bahwa ada korban selain mereka yang meninggal pada 11 September," kata Joanna Reisman,

Kamis, 12/09/2019 09:26 0

Afghanistan

Pertempuran di Afghanistan Kembali Berkobar

pertempuran meletus di setidaknya 10 provinsi.

Kamis, 12/09/2019 08:14 0

Wilayah Lain

Heroik, Kakek Ini Gagalkan Serangan Teroris di Masjid dengan Tangan Kosong

Seorang teroris kulit putih berusia 20 tahun masuk ke dalam Masjid di kota Baerum, dekat ibu kota Oslo, dengan 2 senapan dan 1 pistol di tangan.

Rabu, 11/09/2019 15:43 0

Arab Saudi

Lagi, Ulama Saudi Ditangkap Setelah Kritik Otoritas Hiburan Umum

"Penangkapan itu mengingatkan semua orang bahwa tim yang sama yang menargetkan ayah saya sebelumnya, dan menargetkan minoritas, dan menargetkan aktivis .. dan mendalangi pembunuhan Khashoggi, masih menjalankan semua file keamanan!" tulis Abdullah.

Rabu, 11/09/2019 14:23 0

India

India Dituntut Akhiri Kekerasan di Jammu dan Kashmir

KIBLAT.NET, Jakarta – Lebih dari lima puluh negara di PBB serta Organisasi Kerjasama Islam (OKI)...

Rabu, 11/09/2019 13:57 0

Palestina

Puluhan Jurnalis Terluka Karena Agresi Israel di Jalur Gaza

Pada periode 2018, dua jurnalis lain yang bekerja untuk organisasi media lainnya di Gaza terbunuh.

Rabu, 11/09/2019 10:52 0

Irak

Insiden Desak-desakan di Perayaan Asyura di Karbala, 31 Tewas dan 71 Terluka

Korban tewas diperkirakan akan bertambah mengingat 10 korban luka dalam kondisi kritis.

Rabu, 11/09/2019 08:59 0

Close