... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pertempuran di Afghanistan Kembali Berkobar

Foto: Serangan udara nato di afghanistan

KIBLAT.NET, Kabul – Pertempuran kembali meningkat di beberapa wilayah di Afghanistan utara beberapa hari terakhir. Eskalasi ini terjadi setelah runtuhnya negosiasi antara Amerika Serikat dan Taliban yang bertujuan untuk menyetujui penarikan ribuan tentara AS.

Sumber-sumber pejabat pemerintah mengatakan, seperti dilansir Reuters pada Rabu (11/09/2019), pertempuran meletus di setidaknya 10 provinsi. Paling sengit terjadi di provinsi utara Takhar, Baghlan, Kunduz dan Badakhshan, di mana pasukan keamanan berada di bawah tekanan dari Taliban.

Kementerian Pertahanan mengklaim dalam sebuah pernyataan bahwa pasukan keamanan pada Rabu pasukannya berhasil merebut kembali daerah Kran dan Mangan di Badakhshan. Taliban merebut daerah itu pada Juli lalu dan memperoleh penghasilan besar dari cadangan lapis lazuli yang luas.

Ini adalah wilayah ketiga yang berhasil direbut kembali oleh pasukan keamanan sebagai bagian dari kampanye mereka di provinsi itu dalam beberapa hari terakhir setelah Yamgan dan Warduj, yang direbut Taliban dalam empat tahun terakhir.

Namun di provinsi tetangga, Takhar, pejabat setempat mengatakan pasukan pemerintah mundur pekan ini dari Yanji Qala dan Darqad sementara pertempuran berlanjut di dua daerah lainnya.

Pertempuran baru-baru ini menyoroti ekspektasi eskalasi kekerasan menyusul pembatalan pembicaraan Presiden AS Donald Trump dengan Taliban yang bertujuan untuk menarik pasukan AS keluar dan membuka jalan untuk mengakhiri perang 18 tahun.

Trump membatalkan negosiasi dengan alasan Taliban tidak menyetujui gencatan senjata dan atas penyerangan lanjutan yang menewaskan seorang tentara AS di Kabul pekan lalu. Taliban mengatakan keputusan itu akan menyebabkan lebih banyak kematian orang-orang AS.

BACA JUGA  Jubir Taliban Bantah Pernyataan Trump Saat Kunjungi ke Afghanistan

Sebagai tanggapan, seorang jenderal senior AS mengatakan militer AS kemungkinan akan mempercepat operasinya di Afghanistan untuk melawan meningkatnya serangan Taliban.

Para pejabat keamanan mengatakan skala pertempuran di utara negara itu mencerminkan meningkatnya permusuhan setelah upaya perdamaian runtuh, serta berusaha untuk mendapatkan keuntungan sebelum musim dingin, yang membatasi pertempuran di daerah pegunungan.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Indonesia Kecam Netanyahu Atas Janji Kampanye Caplok Lembah Yordania

Pemerintah Indonesia pun langsung angkat suara, mengecam pernyataan kontroversial tersebut.

Kamis, 12/09/2019 07:28 0

Indonesia

MUI: Bangsa Indonesia Berduka Atas Meninggalnya BJ Habibie

Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas menegaskan bahwa bangsa Indonesia merasa kehilangan atas wafatnya BJ. Habibie.

Rabu, 11/09/2019 21:01 0

Indonesia

BJ Habibie Wafat, Ulama dan Tokoh Sampaikan Duka Cita

Meninggalnya BJ Habibie mendapat perhatian dari banyak kalangan.

Rabu, 11/09/2019 20:16 0

Indonesia

Presiden RI Ke- 3 BJ Habibie Meninggal Dunia

Presiden RI ke-3, BJ Habibie meninggal dunia.

Rabu, 11/09/2019 19:59 0

Indonesia

Ada Safari Dakwah, KH Sobri Lubis Belum Bisa Datangi Panggilan Polisi

Sobri Lubis tidak bisa memenuhi panggilan polisi untuk menjadi saksi kasus makar

Rabu, 11/09/2019 17:00 0

Indonesia

RDP Dengan DPRD Soal Hikma Sanggala, IAIN Kendari Dinilai Tak Bahas Substansi Masalah

Namun, ia heran mengapa pihak kampus pada saat itu tidak berbicara substansi permasalahan.

Rabu, 11/09/2019 16:43 0

Indonesia

Akhirnya, Fahri Hamzah Dirikan Partai Politik

Tak tanggung-tanggung, partai tersebut ditargetkan ikut Pilkada 2020 nanti.

Rabu, 11/09/2019 14:29 0

Indonesia

Hukum Perang Islam Ternyata Tak Menyelisihi Hukum Perang Internasional

Dr. Ahmed Al-Dawody mengungkap adanya kesesuaian antara International Humanitarian Law (Hukum Perang Internasional) atau IHL dengan hukum perang dalam Islam.

Rabu, 11/09/2019 12:59 0

Indonesia

Untuk Menangkap Veronica, Polri Akan Minta Bantuan Interpol

Salah satu ancaman untuk Veronica adalah UU ITE pasal 160.

Rabu, 11/09/2019 12:25 0

Indonesia

KH Sobri Lubis Dipanggil Polisi Soal Dugaan Kasus Makar

Sobri dipanggil sebagai saksi pada Rabu (11/09/2019) ke Polda Metro Jaya.

Selasa, 10/09/2019 17:54 1

Close