... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Penyelidik PBB: Koalisi AS, Rusia, Suriah dan Milisi Kurdi Lakukan Kejahatan Perang

Foto: Konferensi pers Komisi Penyelidik PBB di kantor pusat di Jenewa [foto: Reuters]

KIBLAT.NET, Jenewa – Komisi Penyelidikan PBB mengatakan bahwa koalisi internasional pimpinan AS, Rusia, rezim Suriah dan milisi Kurdi melakukan pelanggaran yang bisa masuk dalam kejahatan perang. Hal ini disampaikan dalam laporan mengenai Suriah, seperti dilansir Al-Jazeera pada Rabu (11/09/2019).

Laporan itu mengatakan bahwa koalisi internasional yang dipimpin oleh Amerika Serikat melakukan serangan udara di Suriah, yang menyebabkan banyak korban di kalangan warga sipil, dan dapat dianggap sebagai kejahatan perang.

Laporan, yang didasarkan pada sekitar 300 wawancara, gambar satelit, analisis video dan gambar sejak awal tahun ini, menambahkan bahwa pesawat rezim Suriah dan sekutunya Rusia juga melancarkan kampanye berdarah yang tampaknya menargetkan fasilitas medis, sekolah, pasar dan pertanian, yang juga bisa dianggap kejahatan perang.

Komisi internasional itu menunjukkan bahwa utusan khusus PBB untuk Suriah memberikan prioritas tinggi untuk masalah orang hilang, tahanan dan korban penculikan di Suriah.

Hani Megally, anggota Komisi Investigasi Independen Internasional, mengatakan ada kemajuan peradilan internasional di luar Suriah. Ia menambahkan bahwa surat perintah penangkapan telah dikeluarkan terhadap para pemimpin keamanan di Suriah.

“Dalam laporan ini, kami membahas kejahatan perang oleh semua pihak, dan pada beberapa kesempatan kami telah menemukan apa yang telah dilakukan SDF dan koalisi internasional tentang kejahatan perang dapat dianggap sebagai kejahatan perang,” jelasnya.

Sementara itu di lapangan, koresponden Al Jazeera melaporkan seangan udara pertama di Idlib sejak gencatan senjata yang diumumkan oleh rezim dan Rusia pada akhir bulan lalu. Sejumlah sipil dilaporkan tewas dalam serangan pada dini hari itu.

BACA JUGA  Pemerintah Jerman Sebut Islamofobia Sebagai Bahaya Nyata

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Indonesia Kecam Netanyahu Atas Janji Kampanye Caplok Lembah Yordania

Pemerintah Indonesia pun langsung angkat suara, mengecam pernyataan kontroversial tersebut.

Kamis, 12/09/2019 07:28 0

Indonesia

MUI: Bangsa Indonesia Berduka Atas Meninggalnya BJ Habibie

Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas menegaskan bahwa bangsa Indonesia merasa kehilangan atas wafatnya BJ. Habibie.

Rabu, 11/09/2019 21:01 0

Indonesia

BJ Habibie Wafat, Ulama dan Tokoh Sampaikan Duka Cita

Meninggalnya BJ Habibie mendapat perhatian dari banyak kalangan.

Rabu, 11/09/2019 20:16 0

Indonesia

Presiden RI Ke- 3 BJ Habibie Meninggal Dunia

Presiden RI ke-3, BJ Habibie meninggal dunia.

Rabu, 11/09/2019 19:59 0

Indonesia

Ada Safari Dakwah, KH Sobri Lubis Belum Bisa Datangi Panggilan Polisi

Sobri Lubis tidak bisa memenuhi panggilan polisi untuk menjadi saksi kasus makar

Rabu, 11/09/2019 17:00 0

Indonesia

RDP Dengan DPRD Soal Hikma Sanggala, IAIN Kendari Dinilai Tak Bahas Substansi Masalah

Namun, ia heran mengapa pihak kampus pada saat itu tidak berbicara substansi permasalahan.

Rabu, 11/09/2019 16:43 0

Indonesia

Akhirnya, Fahri Hamzah Dirikan Partai Politik

Tak tanggung-tanggung, partai tersebut ditargetkan ikut Pilkada 2020 nanti.

Rabu, 11/09/2019 14:29 0

Indonesia

Hukum Perang Islam Ternyata Tak Menyelisihi Hukum Perang Internasional

Dr. Ahmed Al-Dawody mengungkap adanya kesesuaian antara International Humanitarian Law (Hukum Perang Internasional) atau IHL dengan hukum perang dalam Islam.

Rabu, 11/09/2019 12:59 0

Indonesia

Untuk Menangkap Veronica, Polri Akan Minta Bantuan Interpol

Salah satu ancaman untuk Veronica adalah UU ITE pasal 160.

Rabu, 11/09/2019 12:25 0

Indonesia

KH Sobri Lubis Dipanggil Polisi Soal Dugaan Kasus Makar

Sobri dipanggil sebagai saksi pada Rabu (11/09/2019) ke Polda Metro Jaya.

Selasa, 10/09/2019 17:54 1

Close