... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

35 Tahun Tragedi Tanjung Priok, Keadilan Tak Kunjung Datang

Foto: Tragedi Tanjung Priok 1984. (Suara Islam)

KIBLAT.NET, Jakarta – Tepat pada hari ini, Peristiwa Tanjung Priok sudah memasuki 3,5 dekade. Peristiwa Tanjung Priok adalah salah satu dari tiga kasus pelanggaran HAM berat masa lalu yang berhasil dibawa ke proses pengadilan HAM Adhoc.

“Amnesty International Indonesia, IKOHI, dan KontraS memandang bahwa kasus Tanjung Priok masih harus terus diingat dan diperjuangkan karena korban masih belum mendapatkan hak atas kebenaran dan hak atas pemulihan (reparasi) yang adil,” kata ketua Amnesty International Indonesia, Usman Hamid dalam siaran pers yang diterima Kiblat.net pada Kamis (12/09/2019).

Ia menegaskan bahwa Peristiwa Tanjung Priok 1984 merupakan peristiwa pelanggaran HAM berat masa lalu yang di dalamnya ada pembunuhan secara kilat, penangkapan dan penahanan sewenang-wenang, penyiksaan dan penghilangan orang secara paksa. Keempat kejahatan ini merupakan kejahatan sebagaimana kejahatan yang tertuang dalam Undang-Undang tentang Pengadilan HAM.

“Berdasarkan laporan Komnas HAM, peristiwa ini menimbulkan korban sebanyak 79 orang yang terdiri dari korban luka sebanyak 55 orang dan meninggal 23 orang,” ujarnya.

Selama lima tahun terakhir, kata dia, Presiden Joko Widodo tidak pernah memberikan pernyataan apabila kasus Tanjung Priok telah berakhir atau belum. Satu-satunya hal yang kita butuhkan adalah kebenaran dan keadilan dari negara terhadap pelanggaran HAM.

“Maka, Presiden Joko Widodo harus segera menginisiasi sebuah mekanisme pemulihan kepada korban dan keluarga korban. Meskipun mekanisme pengadilan untuk kasus Tanjung Priok sudah ada, namun pemerintah masih mengabaikan pemulihan hak-hak korban yang dirugikan atas terjadinya peristiwa Tanjung Priok,” paparnya.

BACA JUGA  Densus 88 Tangkap Oknum Polwan Terkait Jaringan ISIS

Ia juga berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera melakukan memorialisasi sebagai bagian dari pengungkapan kebenaran terhadap kasus Tanjung Priok. Hal ini, lanjutnya, berkaca pada inisiatif pemerintah terhadap peristiwa kerusuhan Mei 1998 yang telah membangun prasasti memorialisasi terkait kasus tersebut.

“Korban sampai saat ini masih menantikan keadilan yang tak kunjung datang. Dalam hal ini di antaranya adalah hak reparasi sebagaimana yang dimaksudkan dalam Undang-Undang No. 31 Tahun 2014 tentang Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban,” tegasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

Ali Syari’ati: Pemikir Syiah yang Dibenci Syiah

Secara garis besar, gagasan Syari’ati mencoba membongkar kemapanan doktrin-doktrin Syi’ah yang telah berakar dan melembaga di Iran. Otoritas ulama-ulama Syi’ah digoyang oleh gagasan-gagasan Syari’ati yang revolusioner dan lebih menekankan pada aspek perlawanan pada penindasan dan menitikberatkan pada keadilan sosial.

Kamis, 12/09/2019 15:10 0

India

Kashmir yang Terdampar

Sekitar 8 juta warga Kashmir masih terisolasi dari dunia luar hingga saat ini.

Kamis, 12/09/2019 15:01 0

Lebanon

Pengungsi Palestina di Lebanon “Lirik” Australia dan Negeri Eropa

Aktivis di kamp-kamp pengungsi Palestina di Lebanon telah melakukan aksi protes yang ketiga pada hari Rabu (11/09/2019). Mereka menuntut dipindahkan ke negara ketiga.

Kamis, 12/09/2019 13:01 0

Eropa

Penyelidik PBB: Koalisi AS, Rusia, Suriah dan Milisi Kurdi Lakukan Kejahatan Perang

Komisi Penyelidikan PBB mengatakan bahwa koalisi internasional pimpinan AS, Rusia, rezim Suriah dan milisi Kurdi melakukan pelanggaran yang bisa masuk dalam kejahatan perang.

Kamis, 12/09/2019 11:08 0

Palestina

Tingkat Kecanduan Narkoba Warga Israel di Dekat Gaza Meningkat

Surat kabar Israel Maariv melaporkan kemarin bahwa tingkat konsumsi obat penenang di antara orang Israel di daerah sekitar Jalur Gaza meningkat

Kamis, 12/09/2019 11:06 0

Amerika

Ribuan Penyintas dan Petugas Penyelamatan Serangan 9/11 Terserang Kanker

"Kita harus mengakui bahwa ada korban selain mereka yang meninggal pada 11 September," kata Joanna Reisman,

Kamis, 12/09/2019 09:26 0

Afghanistan

Pertempuran di Afghanistan Kembali Berkobar

pertempuran meletus di setidaknya 10 provinsi.

Kamis, 12/09/2019 08:14 0

Wilayah Lain

Heroik, Kakek Ini Gagalkan Serangan Teroris di Masjid dengan Tangan Kosong

Seorang teroris kulit putih berusia 20 tahun masuk ke dalam Masjid di kota Baerum, dekat ibu kota Oslo, dengan 2 senapan dan 1 pistol di tangan.

Rabu, 11/09/2019 15:43 0

Arab Saudi

Lagi, Ulama Saudi Ditangkap Setelah Kritik Otoritas Hiburan Umum

"Penangkapan itu mengingatkan semua orang bahwa tim yang sama yang menargetkan ayah saya sebelumnya, dan menargetkan minoritas, dan menargetkan aktivis .. dan mendalangi pembunuhan Khashoggi, masih menjalankan semua file keamanan!" tulis Abdullah.

Rabu, 11/09/2019 14:23 0

India

India Dituntut Akhiri Kekerasan di Jammu dan Kashmir

KIBLAT.NET, Jakarta – Lebih dari lima puluh negara di PBB serta Organisasi Kerjasama Islam (OKI)...

Rabu, 11/09/2019 13:57 0

Close