... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Dipandang Indah, Lampu Peringatan 9/11 WTC Ternyata Bahayakan Burung

Foto: Lampu sorot untuk menandai peringatan serangan 9/11 WTC di New York.

KIBLAT.NET, New York – Selama beberapa hari setiap bulan September, Kota New York menyalakan dua sinar cahaya untuk menandai peringatan 9/11. Lampu-lampu itu mungkin terlihat bagus. Namun, ternyata itu menjadi aksesoris pembunuh burung.

The New York Times melaporkan bahwa lampu 9/11 mengacaukan pola migrasi ribuan burung, mengacaukan jalur penerbangan mereka dan sering membahayakan mereka.

Peringatan serangan World Trade Center terjadi bertepatan dengan periode migrasi burung ke bagian-bagian negara yang lebih hangat. Burung-burung itu sering kali tertarik pada lampu dan terperangkap di dalamnya, berputar-putar tanpa henti sehingga menghabiskan energi mereka untuk menyelesaikan perjalanan ke selatan.

“Burung-burung yang bingung oleh lampu-lampu juga dapat terbang ke bangunan kaca reflektif,” demikian laporan The New York Times.

Para peneliti mengatakan lampu dapat mempengaruhi sebanyak 160.000 burung per tahun. Sebuah studi yang diterbitkan pada 2017 menemukan bahwa antara tahun 2009 dan 2016, lampu mengacaukan pola migrasi sekitar 1,1 juta burung. Banyak di antaranya meninggal karena kelelahan atau menabrak gedung pencakar langit.

“Bukannya burung itu bodoh atau apa,” kata Dr. Susan Elbin, direktur konservasi dan sains di NYC Audubon, mengatakan kepada Gothamist tak lama setelah penelitian itu keluar.

“Itu karena mereka tidak tahu kaca adalah penghalang, dan mereka belum berevolusi untuk berurusan dengan cahaya buatan di malam hari.”

BACA JUGA  AS Keluarkan Visa untuk Presiden dan Menlu Iran Berkunjung ke New York

Kendati demikian, NYC Audubon mengaku punya solusi untuk mencegah hal itu terjadi. Dengan bantuan teropong, radar, dan mata telanjang, para ilmuwan profesional dan sukarelawan menghitung burung-burung yang terperangkap. Ketika jumlah burung yang terperangkap mencapai sekitar 1.000, lampu dimatikan selama 20 menit untuk membiarkan burung membubarkan diri.

Sumber: Splinternews.com
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Info Event

Soft Launching, KAMMI Turki Gelar Diskusi Pemindahaan Ibukota Indonesia

“Saya mendukung pemecahan fungsi Jakarta dalam rencana pemindahan ibukota. Saat ini semua beban menumpuk di Jakarta baik sebagai kota administrasi politik, kota bisnis ataupun hub internasional,” pantik Fauzi mengawali diskusi.

Selasa, 10/09/2019 07:05 0

Indonesia

Ribuan Anggota IJABI dan ABI Rayakan Hari Asyuro di Gelora Bung Karno

Ribuan Orang Rayakan Hari Asyuro Syiah di Gelora Bung Karno

Senin, 09/09/2019 18:39 3

Indonesia

Buat Disertasi Seks di Luar Nikah, DSKS Minta IAIN Surakarta Pecat Abdul Aziz

Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) melakukan audiensi dengan pihak IAIN Surakarta

Senin, 09/09/2019 14:59 0

Indonesia

Suasana Haru Iringi Sholat Jenazah Rozian

Rozian adalah santri yang meninggal setelah ditusuk seorang preman di Kuningan, Jawa Barat.

Senin, 09/09/2019 13:42 0

Info Event

STAI Luqman al-Hakim Surabaya Tugaskan 35 Wisudawan ke Pelosok Negeri

KIBLAT.NET, Surabaya – Gemuruh takbir sesekali menggema di Aula Serba Guna Pondok Pesantren Hidayatullah (PPH)...

Senin, 09/09/2019 13:24 0

Opini

Baru! Tradisi Ngambek dalam Dunia Literasi Indonesia

Ngambek selama ini identik dengan dunia percintaan, tapi kali ini malah mulai merambah dunia literasi.

Senin, 09/09/2019 13:06 0

Indonesia

Berikut Kronologi Pembunuhan Santri Ponpes Husnul Khotimah Kuningan

KIBLAT.NET, Cirebon – Muhammad Rozian (17), santri Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan Jawa Barat meninggal...

Senin, 09/09/2019 12:26 0

Indonesia

Dituduh Radikal, Dikeluarkan dari Kampus, Mahasiswa Ini Malah Dibanjiri Tawaran Kerja

Ketika idealisme lebih bernilai ketimbang selembar ijazah.

Senin, 09/09/2019 11:46 0

Indonesia

Komitmen Satu Barisan, FUI Sulteng Gelar Pertemuan Koordinasi

"Kami tidak punya kepentingan apa-apa selain kepentingan hadirnya tatanan masyarakat yang lebih," terang Harun

Senin, 09/09/2019 09:03 0

Indonesia

Terungkap! Papua Barat Ikuti Turnamen Sepakbola Sebagai Negara

Mereka mempunyai dan mengenakan logo serta jersey kebanggan sendiri.

Sabtu, 07/09/2019 14:48 0

Close