... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pulangkan Warganya di Suriah, Malaysia Gandeng Intelijen Asing

Foto: Inspektur Jenderal Polisi Malaysia Abdul Hamid Bador. Inspektur Jenderal Polisi Malaysia Abdul Hamid Bador.

KIBLAT.NET, Putrajaya – Polisi Malaysia bekerja sama dengan badan intelijen asing untuk membawa pulang warga Malaysia yang diduga terlibat dengan kelompok militan ISIS di Suriah.

Inspektur Jenderal Polisi Abdul Hamid Bador pada Ahad (08/09/2019), mengatakan bahwa kerja sama itu sedang berlangsung, meskipun polisi Malaysia menghadapi beberapa kendala.

“Kami sedang menghadapi masalah dengan melewati tiga titik keamanan – satu oleh Suriah, aliansi Amerika Serikat, dan ISIS sendiri,” katanya.

“Karena itu, kami bekerja dengan badan-badan intelijen asing untuk membawa mereka keluar… kami harus membawa mereka pulang karena mereka orang Malaysia,” tambah Abdul Hamid.

Dia menambahkan bahwa orang Malaysia yang saat ini terjebak di Suriah diyakini dalam kendali pihak-pihak tertentu.

Menteri Dalam Negeri Muhyiddin Yassin sebelumnya mengatakan bahwa pemerintah belum membuat keputusan atas permintaan warga Malaysia yang ditahan di Suriah, yang diduga terlibat dalam kegiatan terorisme, untuk kembali ke rumah.

Muhyiddin mengatakan bahwa proses untuk membawa mereka pulang harus dipikirkan dengan hati-hati, berkenaan dengan aspek keamanan.

Menurut laporan media, 39 warga Malaysia ditahan di Suriah, dan telah menghubungi pihak berwenang Malaysia unutk mencari cara membawa mereka pulang.

Sumber: Channel News Asia
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Komitmen Satu Barisan, FUI Sulteng Gelar Pertemuan Koordinasi

"Kami tidak punya kepentingan apa-apa selain kepentingan hadirnya tatanan masyarakat yang lebih," terang Harun

Senin, 09/09/2019 09:03 0

Manhaj

Akhir Nasib Penguasa Tiran

Menjadi penguasa merupakan amanah yang besar. Ketika seorang penguasa berbuat zalim kepada rakyatnya dan berbuat semena mena, maka Allah memberi ancaman kepada pemimpin tersebut.

Sabtu, 07/09/2019 20:00 0

Indonesia

Terungkap! Papua Barat Ikuti Turnamen Sepakbola Sebagai Negara

Mereka mempunyai dan mengenakan logo serta jersey kebanggan sendiri.

Sabtu, 07/09/2019 14:48 0

Indonesia

Komunitas Yaman Indonesia Mengecam Aksi Penyerangan UEA Terhadap Yaman

KIBLAT.NET, Jakarta – Komunitas Yaman di Indonesia merupakan komunitas yang mewadahi warga Negara Yaman yang...

Jum'at, 06/09/2019 19:38 0

Manhaj

Salib di dalam Al-Quran

Di dalam Al-Quran kata salib disebutkan dua kali. Dalam konteks apa penyebutannya?

Jum'at, 06/09/2019 19:14 0

Indonesia

Raker Dengan Kemenag, DPR Singgung Disertasi Seks Pranikah

KIBLAT.NET, Jakarta – Anggota Komisi VIII DPR-RI Musthafa Bakri menilai disertasi seks pranikah yang ditulis...

Jum'at, 06/09/2019 19:13 0

Indonesia

DPR Belum Setujui Usulan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

KIBLAT.NET, Jakarta  – Komisi IX DPR-RI menyatakan bahwa pihaknya belum menyutujui usulan pemerintah yang ingin...

Jum'at, 06/09/2019 19:02 0

Indonesia

Masalah Papua Bukan Hanya Urusan TNI-POLRI

Namun banyak kementrian serta lembaga negara yang harus turun tangan menangani Papua.

Jum'at, 06/09/2019 18:50 0

Indonesia

Mencari Akar Permasalahan Konflik Papua

Melihat kondisi Papua sama seperti memandangi rimbunnya hutan belantara yang menghiasi bumi paling Timur dari Indonesia itu.

Jum'at, 06/09/2019 18:06 0

Wawancara

[Wawancara] Disertasi Kontroversial Abdul Aziz Tidak Perlu Direvisi

Disertasi kontroversial Abdul Azis yang berjudul "Konsep Milk al-Yamin Muhammad Syahrur Sebagai Keabsahan Hubungan Seksual Non Marital" dinilai tak perlu direvisi.

Jum'at, 06/09/2019 15:43 0

Close