... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

AS Minta Inggris Pulangkan Militan ISIS untuk Diadili

Foto: Menteri Pertahanan AS Mark Esper

KIBLAT.NET, Washington – Menteri Pertahanan AS meminta pemerintah Inggris untuk memulangkan warganya yang bergabung dengan ISIS untuk diadili.

“Pandangan kami adalah mereka harus dipulangkan dan ditangani dengan tepat,” kata Menteri Pertahanan AS Mark Esper kepada wartawan selama kunjungan resmi pertamanya ke Inggris.

“Kalau tidak, itu risiko bagi wilayah. Berapa lama mereka bisa dijaga di kamp-kamp ini oleh orang lain?” imbuhnya.

Menurut surat kabar Inggris The Times, sekitar 900 warga Inggris meninggalkan negara itu untuk bergabung dengan ISIS. Diperkirakan 400 orang telah kembali dan setidaknya 10 persen telah menjalani persidangan.

Mayoritas militan yang tersisa ditahan oleh Pasukan Demokrat Suriah (SDF), kelompok Kurdi dukungan AS yang berbasis di timur laut Suriah.

Inggris telah menolak untuk memulangkan warganya yang bergabung ISIS. Pemerintah juga memutuskan untuk mencabut kewarganegaraan pejuang ISIS Inggris masih di Suriah.

Esper mengatakan semua militan ISIS harus “kembali ke negara asal mereka untuk menghadapi keadilan.” Pernyataan itu menindaklanjuti peringatan Presiden AS Trump pada 23 Agustus bahwa AS akan membebaskan para tahanan yang ditahan di Suriah.

“Kami menahan ribuan pejuang ISIS sekarang, dan Eropa harus mengambilnya,” kata Trump.

“Jika Eropa tidak mengambilnya, saya tidak punya pilihan selain melepaskan mereka ke negara-negara asal mereka, yaitu Jerman dan Prancis dan tempat-tempat lain.”

Sumber: Al-Arabiya
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Mardani: Saya Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Kasihan Rakyat Kecil

Mardani Ali Sera mengingatkan Presiden Jokowi untuk lebih mengedepankan kemaslahatan rakyat dalam mengelola BPJS

Jum'at, 06/09/2019 11:53 0

Indonesia

Saksi: Kader Muhammadiyah, Jamiatul Khair Tidak Ikut Demo 21-22 Mei

Kuasa Hukum Terdakwa Kerusuhan 21-22 Mei, Jamiatul Khoir dari MHH PP Muhammadiyah menghadirkan saksi meringankan

Jum'at, 06/09/2019 11:42 0

Indonesia

Cerita Karyawan Sarinah yang Ditangkap Karena Dituding Ikut Rusuh 21-22 Mei

Karyawan Gedung Sarinah ternyata juga tak luput dari penangkapan saat kerusuhan 21-22 Mei lalu.

Jum'at, 06/09/2019 11:29 0

Indonesia

Ditangkap Saat Rusuh 21-22 Mei, Kader Muhammadiyah: Suruh Buka Baju dan Perut Saya Dipukul

Khoir menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam kerusuhan

Jum'at, 06/09/2019 11:11 0

Indonesia

Enam Terdakwa Kerusuhan 21-22 Mei Dituntut 4 Bulan Kurungan

Enam terdakwa ricuh 21-22 Mei yang diadvokasi Badan Hukum Front (BHF) menjalani sidang tuntutan.

Jum'at, 06/09/2019 10:41 0

Indonesia

JPU Tak Mampu Hadirkan Saksi di Sidang Ricuh 21-22 Mei

"Kami mempertanyakan kesungguhan jaksa dalam persidangan. Karena ini menyangkut nasib orang," tuturnya.

Jum'at, 06/09/2019 10:11 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Dahsyatnya Dosa Zina di dalam Islam

Khutbah Jumat: Dahsyatnya Dosa Zina di dalam Islam

Kamis, 05/09/2019 15:52 0

Indonesia

Redakan Konflik, Tokoh Bangsa dan Ulama Disarankan Kunjungi Papua

"Saya kira ini penting, karena sebetulnya secara sejarah, kita ini satu dengan Papua, sekarang ini dipecah dengan disintegrasi bangsa dan muncul isu Milanesia. Ini kan sebuah opini yang menyesatkan," ujarnya.

Kamis, 05/09/2019 09:25 0

Indonesia

HRS Center Akan Investigasi Pencekalan Habib Rizieq

Menurutnya, investigasi itu penting dilakukan untuk menilai apa dan bagaimana permasalahan Habib Rizieq itu terjadi.

Rabu, 04/09/2019 16:20 0

Indonesia

Muslim Life Festival Akan Digelar Lagi Tahun Depan

Pagelaran Muslim Life Festival telah berakhir.

Rabu, 04/09/2019 15:59 0

Close