... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

UEA: Abu Dhabi dan Riyadh “Satu Parit” dalam Hadapi Setiap Ancaman

Foto: Putra Mahkota Abu Dhabi sekaligus Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata UEA, Sheikh Mohammed bin Zayed

KIBLAT.NET, Abu Dhabi – Putra Mahkota Abu Dhabi sekaligus Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata UEA, Sheikh Mohammed bin Zayed, mengatakan bahwa UEA berdiri kokoh dengan Arab Saudi “dalam satu parit.”

“UEA dan Arab Saudi merupakan sekutu satu parit dalam menghadapi ancaman di sekitarnya,” kata Mohammed pada pembukaan taman martir penjaga presiden di Camp Mahwi, Rabu (04/09/2019).

Dia menambahkan bahwa pengorbanan yang dilakukan oleh para martir di UEA untuk mempertahankan hak dan kewajiban adalah sumber kebanggaan dan penghormatan bagi semua anak generasi UEA dari generasi ke generasi, menurut Emirates News Agency (WAM).

Ia melanjutkan, tantangan yang dihadapi negara terus berlanjut, apakah kecil, sedang atau sulit. Negara yang ingin membangun dirinya sendiri dan memiliki jalur seperti jalur negara maju harus mengatasi kesulitan dan tantangan besar.

Mohammed menambahkan bahwa partisipasi negaranya dalam Koalisi Arab dan respons terhadap tantangan telah membuat UEA lebih kuat dan tekad serta kesadaran yang lebih besar dalam menghadapi kesulitan.

UEA dan Saudi merupakan sekutu paling kuat di Timur Tengah. Kedua negara ini pemain utama dalam pertempuran di Yaman untuk mendukung legitimasi pemerintah.

Namun, UEA beberapa waktu terakhir mendapat kritikan tajam karena dinilai membuat kekacauan di wilayah yang dikuasai pemerintah Yaman. Hal itu lantaran Abu Dhabi mendukung gerakan sparatis di Yaman selatan. Gerakan ini dilatih dan disenjatai untuk menjalankan kepentingan UEA.

Sumber: Sky News Arabia
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Redakan Konflik, Tokoh Bangsa dan Ulama Disarankan Kunjungi Papua

"Saya kira ini penting, karena sebetulnya secara sejarah, kita ini satu dengan Papua, sekarang ini dipecah dengan disintegrasi bangsa dan muncul isu Milanesia. Ini kan sebuah opini yang menyesatkan," ujarnya.

Kamis, 05/09/2019 09:25 0

Indonesia

HRS Center Akan Investigasi Pencekalan Habib Rizieq

Menurutnya, investigasi itu penting dilakukan untuk menilai apa dan bagaimana permasalahan Habib Rizieq itu terjadi.

Rabu, 04/09/2019 16:20 0

Indonesia

Muslim Life Festival Akan Digelar Lagi Tahun Depan

Pagelaran Muslim Life Festival telah berakhir.

Rabu, 04/09/2019 15:59 0

Indonesia

Anggaran Basarnas Dipotong, Anggota Komisi V DPR: Pemerintah Tak Perdulikan Nyawa Masyarakat

Pemerintah kembali memotong anggaran Badan SAR Nasional (Basarnas).

Rabu, 04/09/2019 15:41 0

Indonesia

HRS Center: Syariat Islam Dapat Diterapkan dalam Sistem Hukum Nasional

Lembaga Kajian Strategis HRS Center sudah berumur satu tahun.

Rabu, 04/09/2019 14:40 0

Munaqosyah

Pemikiran Syahrur dan Problem Otoritas dalam Studi Islam

Kekacauan terjadi ketika seseorang yang tidak ahli memaksa diri untuk berbicara ilmu. Dalam konteks ilmu agama, jumlah alim-ulama semakin sedikit. Dalam jumlah yang sedikit itu muncul orang-orang yang jahil berbicara agama.

Rabu, 04/09/2019 14:08 0

Indonesia

Fahira Idris: Pemerintah Miskin Gagasan Tangani Defisit BPJS Kesehatan

Fahira Idris mengatakan bahwa opsi kenaikan iuran justru akan menjadi preseden tidak baik dalam perjalanan BPJS Kesehatan ke depan

Rabu, 04/09/2019 12:46 0

Indonesia

Naikkan Iuran BPJS Kesehatan, Fahira Idris Anggap Pemerintah Lempar Tanggung Jawab

Menurutnya, sikap tersebut menunjukkan pemerintah tidak sungguh-sungguh menyelematkan BPJS Kesehatan.

Rabu, 04/09/2019 12:33 0

Indonesia

GNPF Ulama: Kita Tunggu Ketegasan Pemerintah Sikapi Ricuh Papua

Ketua Umum GNPF Ulama, Yusuf Martak menuntut pemerintah berlaku tegas terhadap permasalahan di Papua.

Selasa, 03/09/2019 19:54 1

Indonesia

Lieus Sungkharisma: Tangkap Dalang Rusuh Papua Dong, Masukin Sel Tikus!

Lieus Sungkharisma meminta pemerintah menangkap dalang kerusuhan Papua.

Selasa, 03/09/2019 19:41 0

Close