... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Idlib Berdarah, Seribu Lebih Orang Tewas dalam Empat Bulan

Foto: Serangan udara rezim menargetkan wilayah penduduk di Idlib

KIBLAT.NET, Jenewa – Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Michelle Bachelet, mengatakan bahwa pihaknya mendata sebanyak 1.000 lebih korban tewas di Idlib dalam empat bulan terakhir. Setengah dari jumlah korban itu, anak-anak dan wanita.

“Dalam empat bulan terakhir, tercatat dari 29 April hingga 29 Agustus, kami mendokumentasikan kematian sekitar 1.000 warga sipil di Idlib, termasuk 570 pria, 200 wanita dan 300 anak-anak,” ungkapnya dalam sebuah konferensi pers di Jenewa pada Rabu (04/09/2019) seperti dilansir Al-Jazeera.

Dia menambahkan bahwa sebagian besar korban tewas oleh serangan udara atau penembakan darat oleh pihak-pihak yang terlibat konflik di Idlib.

Idlib dan sekitarnya menjadi rumah rumah bagi sekitar tiga juta orang. Setengah dari penghuni Idlib saat ini merupakan pengungsi dari wilayah-wilayah Suriah lainnya yang berhasil direbut oleh rezim.

Eskalasi militer yang digulirkan rezim Assad dan Suriah baru-baru ini memaksa 400.000 orang lebih melarikan diri. Sebagian besar mencari perlindungan di wilayah perbatasan dengan Turki di Idlib utara.

Pada bagiannya, organisasi Save the Children Fund memperingatkan bahwa ribuan anak di barat laut Suriah berisiko tidak bisa sekolah tahun depan akibat eskalasi militer yang berlanjut di Idlib sejak beberapa bulan terakhir.

Organisasi itu menambahkan bahwa banyak orangtua takut mengirim anak-anak mereka ke sekolah karena takut menjadi sasaran gempuran rezim.

BACA JUGA  Pemerintahan Sementara Suriah Siap Dukung Kampanye Militer Turki

Lembaga itu menunjukkan, sampir setengah dari sekolah di wilayah itu sudah tidak bisa digunakan akibat hancur. Sisa sekolah yang ada hanya mampu menampung “300.000 dari 650.000 orang usia sekolah”.

Para guru menyampaikan bahwa warga meminta sekolah-sekolah yang mereka kelola ditutup. Hal itu warga takut anak-anak menjadi sasaran serangan udara saat sekolah. Sekolah kerap menjadi sasaran serangan.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

HRS Center Akan Investigasi Pencekalan Habib Rizieq

Menurutnya, investigasi itu penting dilakukan untuk menilai apa dan bagaimana permasalahan Habib Rizieq itu terjadi.

Rabu, 04/09/2019 16:20 0

Indonesia

Muslim Life Festival Akan Digelar Lagi Tahun Depan

Pagelaran Muslim Life Festival telah berakhir.

Rabu, 04/09/2019 15:59 0

Indonesia

Anggaran Basarnas Dipotong, Anggota Komisi V DPR: Pemerintah Tak Perdulikan Nyawa Masyarakat

Pemerintah kembali memotong anggaran Badan SAR Nasional (Basarnas).

Rabu, 04/09/2019 15:41 0

Indonesia

HRS Center: Syariat Islam Dapat Diterapkan dalam Sistem Hukum Nasional

Lembaga Kajian Strategis HRS Center sudah berumur satu tahun.

Rabu, 04/09/2019 14:40 0

Munaqosyah

Pemikiran Syahrur dan Problem Otoritas dalam Studi Islam

Kekacauan terjadi ketika seseorang yang tidak ahli memaksa diri untuk berbicara ilmu. Dalam konteks ilmu agama, jumlah alim-ulama semakin sedikit. Dalam jumlah yang sedikit itu muncul orang-orang yang jahil berbicara agama.

Rabu, 04/09/2019 14:08 0

Indonesia

Fahira Idris: Pemerintah Miskin Gagasan Tangani Defisit BPJS Kesehatan

Fahira Idris mengatakan bahwa opsi kenaikan iuran justru akan menjadi preseden tidak baik dalam perjalanan BPJS Kesehatan ke depan

Rabu, 04/09/2019 12:46 0

Indonesia

Naikkan Iuran BPJS Kesehatan, Fahira Idris Anggap Pemerintah Lempar Tanggung Jawab

Menurutnya, sikap tersebut menunjukkan pemerintah tidak sungguh-sungguh menyelematkan BPJS Kesehatan.

Rabu, 04/09/2019 12:33 0

Indonesia

GNPF Ulama: Kita Tunggu Ketegasan Pemerintah Sikapi Ricuh Papua

Ketua Umum GNPF Ulama, Yusuf Martak menuntut pemerintah berlaku tegas terhadap permasalahan di Papua.

Selasa, 03/09/2019 19:54 1

Indonesia

Lieus Sungkharisma: Tangkap Dalang Rusuh Papua Dong, Masukin Sel Tikus!

Lieus Sungkharisma meminta pemerintah menangkap dalang kerusuhan Papua.

Selasa, 03/09/2019 19:41 0

Indonesia

Lima Terdakwa Ricuh 21-22 Mei Sujud Syukur Atas Vonis Hakim, Ada Apa?

Dari 27 terdakwa yang ditangani Tim Advokasi Tragedi 21-22 Mei, lima terdakwa divonis tiga bulan lima belas hari kurungan

Selasa, 03/09/2019 18:13 0

Close