... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Naikkan Iuran BPJS Kesehatan, Fahira Idris Anggap Pemerintah Lempar Tanggung Jawab

Foto: BPJS Kesehatan.

KIBLAT.NET, Jakarta – Meski mendapat kritikan luas, pemerintah tetap ngotot menaikan iuran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan. Kenaikan iuran untuk peserta kelas I dan II atau peserta non Penerima Bantuan Iuran (PBI) pemerintah pusat dan daerah ini rencananya mulai berlaku pada 1 Januari 2020.

Sikap pemerintah yang demikian mendapat kritikan dari Anggota DPD RI Fahira Idris. Menurutnya, sikap tersebut menunjukkan pemerintah tidak sungguh-sungguh menyelematkan BPJS Kesehatan.

“Menaikkan iuran hingga dua kali lipat sebagai satu-satu opsi dianggap sebagai bentuk lempar tangan pemerintah menyelamatkan BPJS Kesehatan kepada rakyat,” katanya dalam siaran pers yang diterima Kiblat.net pada Rabu (04/09/2019).

Fahira mengungkapkan, Indonesia membutuhkan pemimpin yang punya gagasan besar disertai kemampuan membuat terobosan agar mampu menjalankan program sebesar dan sepenting BPJS Kesehatan. Sebab, defisit BPJS Kesehatan disebabkan belitan persoalan yang kompleks dan lintas sektoral.

Rencana kenaikan ini, kata dia, menandakan Presiden Jokowi dan para pembantunya memang tidak punya konsep dan terobosan menyehatkan BPJS Kesehatan.

“Menaikkan iuran adalah selemah-lemahnya bentuk tanggung jawab pemerintah menyehatkan BPJS Kesehatan. Karena artinya sama saja melempar tanggung jawab ke rakyat. Yang ditunggu dan dibutuhkan rakyat itu terobosan, bukan kenaikan iuran,” tuturnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Penembakan Massal Kembali Terjadi di AS, Remaja Bunuh Semua Keluarganya

Para korban, jelasnya, merupakan ayah pelaku John Sisk (38), ibu tirinya Mary Sisk (35), dan dua adik lelakinya, masing-masing berusia 6 tahun dan 6 bulan, serta adik perempuannya yang berusia 5 tahun.

Rabu, 04/09/2019 08:40 0

Myanmar

Bangladesh Haramkan Internet dan Kartu Ponsel untuk Rohingya

Pihak berwenang meminta perusahaan pada Ahad lalu untuk memblokir layanan ponsel dan berhenti menjual perdana kepada Rohingya.

Rabu, 04/09/2019 07:37 0

Irak

Penjinak Bom Asal AS Tewas di Mosul, Irak

Berdasarkan laporan awal, insiden tersebut bermula saat korban berusaha menjinakkan "objek bom namun tiba-tiba meledak dan membunuhnya seketika".

Rabu, 04/09/2019 06:57 0

Afghanistan

Taliban Serbu Kompleks Lembaga Asing di Pusat Ibukota Kabul

Green Village merupakan tempat tinggal banyak orang asing. Daerah ini dijaga ketat oleh pasukan Afghanistan dan penjaga keamanan swasta. Berulang kali kawasan ini menjadi target serangan.

Selasa, 03/09/2019 10:06 0

Arab Saudi

Insiden Dhamar, Koalisi Saudi: Kami Tidak Tahu Ada Penjara di Lokasi

Menurut Palang Merah Internasional (ICRC), sebanyak 100 orang tewas dalam serangan udara tersebut.

Selasa, 03/09/2019 08:31 0

Asean

AS dan ASEAN Gelar Latihan Gabungan Angkatan Laut

Titik awal latihan di di Pangkalan Angkatan Laut Sattahip di Thailand dan berakhir di Singapura. Latihan ini untuk menghadapi Cina

Selasa, 03/09/2019 07:52 0

Yaman

Serangan Udara Koalisi Arab Kenai Penjara Syiah Hutsi, Puluhan Tewas

Sampai saat ini, belum bisa diverifikasi dari sumber independen tentang jumlah korban tewas dan luka-luka akibat insiden tersebut.

Senin, 02/09/2019 10:03 0

News

Provinsi di Belgia Larang Penyembelihan Halal

Peraturan melarang "penyembelihan halal" ini memicu reaksi dari komunitas Muslim dan Yahudi.

Senin, 02/09/2019 09:02 1

Afghanistan

Taliban Luncurkan Serangan Besar-besaran di Kunduz

Kantor berita AFP melaporkan bahwa penembakan dengan senjata ringan dan berat terjadi di empat daerah di Kunduz

Senin, 02/09/2019 07:39 0

Amerika

Penembakan Brutal Kembali Terjadi di Texas, 7 Tewas dan 22 Terluka

Pihak berwenang tidak mengungkapkan nama-nama korban atau nama pelaku, tetapi mengatakan ia adalah pria kulit putih berusia 30-an dan sudah diidentifikasi oleh polisi.

Senin, 02/09/2019 06:43 0

Close