... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Lima Terdakwa Ricuh 21-22 Mei Sujud Syukur Atas Vonis Hakim, Ada Apa?

Foto: terdakwa ricuh 21-22 mei bersama pengacara

KIBLAT.NET, Jakarta – Dari 27 terdakwa yang ditangani Tim Advokasi Tragedi 21-22 Mei, lima terdakwa divonis tiga bulan lima belas hari kurungan. Salah satu anggota tim advokasi dari LBH Pusat Advokasi dan Konstitusi (PASTI), Hendy Pratama menegaskan bahwa sebelumnya para terdakwa dituding melakukan kerusuhan.

“Sebelumnya yang dituduhkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab diluar sana kepada para terdakwa, seperti pelaku kerusuhan, makar, anti Pancasila, dan hendak membubarkan diri,” katanya kepada Kiblat.net melalui siaran persnya pada Selasa (03/09/2019).

Ternyata, kata dia, para terdakwa hanya terbukti melakukan perbuatan remeh sebagaimana Pasal 218 KUHP. Yakni tidak bubar setelah diingatkan untuk membubarkan diri dalam aksi demonstrasi.

“Setelah dibacakan vonis pun para terdakwa langsung sujud syukur di ruang sidang,” paparnya.

terdakwa ricuh 21-22 mei sujud syukur di persidangan

Ia menegaskan bahwa divonisnya para Terdakwa dipersidangan karena tidak kunjung membubarkan diri dalam aksi demonstrasi justru semakin jelas membuktikan adanya perbedaan/disparitas perlakuan penegakan hukum terhadap para terdakwa. Sebab, dahulu pendukung Ahok yang berdemo di depan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta hingga larut malam, bahkan di hari suci Waisak.

“Namun hingga saat ini sama sekali tidak ada yang diadili,” tuturnya.

Dari tuntutan JPU sebanyak 4 bulan, kata dia, para Terdakwa divonis 3 bulan 15 hari. “Yang artinya 3 hari kemudian para terdakwa Insya Allah akan segera bebas karena dipotong masa tahanan,” pungkasnya.

BACA JUGA  Dituduh Radikal, Dikeluarkan dari Kampus, Mahasiswa Ini Malah Dibanjiri Tawaran Kerja

Kelima terdakwa tersebut adalah Andi Kurniawan als Bron, Riyan Nurdiansyah, Asnawi als Awi, Matnur dan Elfinas. Mereka divonis oleh Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afghanistan

Taliban Serbu Kompleks Lembaga Asing di Pusat Ibukota Kabul

Green Village merupakan tempat tinggal banyak orang asing. Daerah ini dijaga ketat oleh pasukan Afghanistan dan penjaga keamanan swasta. Berulang kali kawasan ini menjadi target serangan.

Selasa, 03/09/2019 10:06 0

Arab Saudi

Insiden Dhamar, Koalisi Saudi: Kami Tidak Tahu Ada Penjara di Lokasi

Menurut Palang Merah Internasional (ICRC), sebanyak 100 orang tewas dalam serangan udara tersebut.

Selasa, 03/09/2019 08:31 0

Asean

AS dan ASEAN Gelar Latihan Gabungan Angkatan Laut

Titik awal latihan di di Pangkalan Angkatan Laut Sattahip di Thailand dan berakhir di Singapura. Latihan ini untuk menghadapi Cina

Selasa, 03/09/2019 07:52 0

Yaman

Serangan Udara Koalisi Arab Kenai Penjara Syiah Hutsi, Puluhan Tewas

Sampai saat ini, belum bisa diverifikasi dari sumber independen tentang jumlah korban tewas dan luka-luka akibat insiden tersebut.

Senin, 02/09/2019 10:03 0

News

Provinsi di Belgia Larang Penyembelihan Halal

Peraturan melarang "penyembelihan halal" ini memicu reaksi dari komunitas Muslim dan Yahudi.

Senin, 02/09/2019 09:02 1

Afghanistan

Taliban Luncurkan Serangan Besar-besaran di Kunduz

Kantor berita AFP melaporkan bahwa penembakan dengan senjata ringan dan berat terjadi di empat daerah di Kunduz

Senin, 02/09/2019 07:39 0

Amerika

Penembakan Brutal Kembali Terjadi di Texas, 7 Tewas dan 22 Terluka

Pihak berwenang tidak mengungkapkan nama-nama korban atau nama pelaku, tetapi mengatakan ia adalah pria kulit putih berusia 30-an dan sudah diidentifikasi oleh polisi.

Senin, 02/09/2019 06:43 0

Konsultasi

Peristiwa-Peristiwa Penting Kenabian Pada Bulan Dzulhijjah

Peristiwa-Peristiwa Penting Kenabian Pada Bulan Dzulhijjah

Jum'at, 30/08/2019 17:06 0

Suriah

Ribuan Warga Ma’arat Al-Nu’man di Selatan Idlib Berbondong-bondong Mengungsi

Saat laporan ini dirilis, mayoritas mereka masih di jalan utama dan di tempat terbuka.

Jum'at, 30/08/2019 09:40 0

Afghanistan

Perang AS di Afghanistan Diprediksi Telan Hampir Satu Triliun Dolar

Pemerintah AS mengatakan jumlah dana yang dikeluarkan selama perang Afghanistan sebanyak $ 760 miliar. Namun lembaga independen menyebut lebih.

Jum'at, 30/08/2019 08:43 0

Close