... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Taliban Serbu Kompleks Lembaga Asing di Pusat Ibukota Kabul

Foto: Bom yang diledakkan Taliban menimbulkan asap hitam

KIBLAT.NET, Kabul – Ledakan besar disusul baku tembak sengit terdengar di ibukota Kabul pada Senin tengah malam (02/09/2019). Suara itu bersumber dari kompleks perumahan dan markas lembaga-lembaga asing, yang dikenal Green Village. Taliban bertanggung jawab atas serangan itu.

Juru bicara Departemen Dalam Negeri Afghanistan, Nasrat Rahimi, mengatakan kepada Al-Jazeera laporan awal menyebutkan lima orang tewas dalam serangan itu. Menurut keterangannya, seluruh korban warga sipil.

“Lima mayat dan 50 luka-luka yang semua warga sipil sejauh ini telah dievakuasi dari daerah itu,” kata Rahimi, mencatat jumlah korban bisa meningkat.

Ledakan tersebut disusul baku tembak sengit. Gumpalan asap hitam terlihat membumbung ke langit sesaat setelah terdengar suara bom.

Gula Jan, seorang pejabat polisi yang selamat dari ledakan meskipun hanya “15-20 kaki”, menuturkan,”kami sedang duduk di truk polisi di sebelah kanan gerbang kompleks ketika sebuah mobil melaju langsung ke gerbang dan meledak. Jika kami berada di luar truk, kami pasti mati.”

Pria berusia 45 tahun ini menambahkan, “setidaknya dua atau tiga rekannya terluka parah dan kami tidak tahu berapa banyak lagi yang terbunuh dan terluka.”

“Saya diberitahu oleh rekan saya bahwa beberapa pria bersenjata memasuki kompleks setelah ledakan,” pungkasnya.

Seorang pejabat intelijen yang bekerja di dekat kompleks dan berbicara kepada Al Jazeera dengan syarat anonim mengatakan dia mendengar “ledakan besar” dan bergegas ke tempat kejadian.

BACA JUGA  Unit Militer Afghanistan Bentukan CIA Praktikkan Pembantaian dan Pelanggaran HAM

“Ketika kami tiba, kami melihat pasukan khusus Afghanistan bergegas naik truk,” kata pejabat itu.

“Kami harus meninggalkan daerah itu karena kami tidak bisa bernapas karena asap beracun dari apa pun yang digunakan untuk meledakkan gerbang kompleks,” imbuhnya.

Pernyataan Jubir Taliban

Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, mengatakan bahwa serangan itu diluncurkan oleh pejuangnya pada pukul 22.00 waktu setempat. Operasi diawali dengan bom mobil kemudian disusul sejumlah pejuang yang siap mati masuk target.

Ia menambahkan bahwa pejuangnya terlibat baku tembak sengit dengan pasukan penjajah dengan senjata berat dan ringan di dalam kompleks. Informasi awal menyebutkan puluhan penjajah asing dan tentara boneka yang menjaga kompleks tewas.

“Pertempuran masih berlangsung,” kata Mujahid dalam konfirmasinya.

Al-Jazeera mengatakan bahwa kompleks Green Village merupakan tempat tinggal banyak orang asing. Daerah ini dijaga ketat oleh pasukan Afghanistan dan penjaga keamanan swasta. Berulang kali kawasan ini menjadi target serangan.

Sementara itu, Mujahid menggambarkan kompleks ini adalah basis besar komando perusahaan keamanan asing yang brutal seperti Blackwater, kontraktor militer dan keamanan, mata-mata dan agen pasukan pendudukan AS. Kompleks ini terletak di sebelah timur kota Kabul di jalan menuju Jalalabad. Kompleks penjajah asing ini dan bersama mereka sejumlah pengkhianat klien untuk melayani mereka dan memata-matai mereka.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Indonesia Muslim Lifestyle Festival Ajak Masyarakat Kenal Properti Syariah Lebih Dekat

Tips Memilih Properti Syariah yang Aman

Selasa, 03/09/2019 07:04 0

Indonesia

Kunci Sehat: Jaga Pola Makan!

"Akan berat kita wujudkan generasi Islam yang kuat seperti Kholid bin Walid, Muhammad Alfatih jika kita seperti itu," sambungnya.

Senin, 02/09/2019 08:09 1

Indonesia

Dakwah Visual, Menyeru Kebaikan Bermodal Kreatifitas

Indonesia Muslim Lifestyle Festival 2019 kita bisa menemukan beragam stan yang berdakwah dengan konten visual

Sabtu, 31/08/2019 10:51 0

Indonesia

Anies Bawsedan Buka Gelaran lndonesia Muslim Lifestyle Festival 2019

Anies Baswedan menyatakan saatnya bagi Indonesia menjadi pemain utama ekonomi syariah

Jum'at, 30/08/2019 17:27 1

Konsultasi

Peristiwa-Peristiwa Penting Kenabian Pada Bulan Dzulhijjah

Peristiwa-Peristiwa Penting Kenabian Pada Bulan Dzulhijjah

Jum'at, 30/08/2019 17:06 0

Indonesia

Laptop MacBook Pro 15 Inci Tak Boleh Masuk Pesawat Garuda Indonesia

Pelarangan dilakukan setelah adanya kebijakan penarikan kembali produk tersebut oleh pabrikan Apple

Jum'at, 30/08/2019 16:00 0

Indonesia

Komisi III DPR: Jangan Sampai Hukum Tumpul ke Pengibar Bendera Bintang Kejora

hukum bertindak tajam ke bendera yang dituding bendera HTI dan tumpul ke bintang kejora

Jum'at, 30/08/2019 15:50 0

Indonesia

Majelis Ormas Islam Angkat Suara Terkait Konflik Papua

Majelis Ormas Islam (MOI) mendorong penyelesaian konflik Papua dengan dialog dan penegakan hukum

Jum'at, 30/08/2019 15:27 0

Indonesia

Mardani Ali Sera Minta Presiden Bentuk Satgas Khusus Tangani Rusuh Papua

Mardani Ali Sera Minta Presiden Bentuk Satgas Khusus Tangani Rusuh Papua

Jum'at, 30/08/2019 15:17 0

Indonesia

Kantor BMH Terbakar Saat Kerusuhan di Jayapura

hingga saat ini BMH pusat belum mampu mendapat kabar lebih jauh karena terkendala komunikasi.

Jum'at, 30/08/2019 15:06 0

Close