... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Sudah Ada KUHP, RUU P-KS Dinilai Blunder

Foto: Aksi tolak pengesahan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (P-PKS)

KIBALT.NET, Jakarta – Wakil Sekertaris Komisi Ukhuwah MUI, Dr. Wido Supraha meyerukan penolakan terhadap Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS). Meski tanpa adanya RUU P-KS perempuan Indonesia telah terlindungi secara hukum melalui Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Jika RUU P-KS diusulkan dengan alasan bahwa KUHP belum sempurna, Wido menyebut Komisi III DPR RI sekarang tengah merevisi KUHP. Sehingga harusnya seluruh masukan yang ada disampaikan dan dituangkan di revisi tersebut.

“Maka dalam pengertian sistem hukum pidana Indonesia, maka hendaknya seluruh masukan dituangkan di KUHP, bukan dengan membuat rancangan undang-undang baru yang kemudian menarik semua pasal-pasal dari KUHP kedalam rancangan UU baru itu, ini membuat keblunderan,” kata Wido saat di gedung Dewan Dakwah apa Kamis sore (29/08/2019).

Ia menegaskan bahwa RUU ini harus ditolak. Menurutnya, jika disahkan, UU ini memaksa negara untuk menerima hasrat seksual atau orientasi seksual atau yang biasa disebut ‘gender’.

Lebih lanjut, Wido memandang RUU P-KS disusun dengan paradigma bahwa Indonesia telah melakukan budaya patriarki yang dinilai menindas wanita. Dengan demikian agama dituduh sebagai sumber diskriminasi kepada perempuan.

“Oleh karenanya, ruh dari undang-undang ini bukanlah Pancasila dan agama seperti yang seharusnya dijadikan referensi. Ruhnya adalah ideologi transnasional dan feminisme radikal,” tegas Wido.

“Dapat dilihat di pasal satu ayat satu, bahwa ruh undang-undang ini adalah kesetaraan kuasa dan kesetaraan gender, dua istilah ini berasal dari barat,” tandasnya.

BACA JUGA  Komisi VI: Sistem Perdagangan di Indonesia Perlu Ditinjau Ulang

Reporter: Qoid
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Ribuan Warga Ma’arat Al-Nu’man di Selatan Idlib Berbondong-bondong Mengungsi

Saat laporan ini dirilis, mayoritas mereka masih di jalan utama dan di tempat terbuka.

Jum'at, 30/08/2019 09:40 0

Afghanistan

Perang AS di Afghanistan Diprediksi Telan Hampir Satu Triliun Dolar

Pemerintah AS mengatakan jumlah dana yang dikeluarkan selama perang Afghanistan sebanyak $ 760 miliar. Namun lembaga independen menyebut lebih.

Jum'at, 30/08/2019 08:43 0

Myanmar

Mengadu kepada Trump, Pemimpin Etnis Kristen Myanmar Diadili

"Kami orang-orang Kristen di Myanmar ditindas dan disiksa oleh pemerintah militer Myanmar. Tidak ada kebebasan beragama di Myanmar,"

Jum'at, 30/08/2019 08:08 0

Konsultasi

Kenapa Kalender Islam Dimulai dari Hijrah Nabi?

Kenapa Kalender Hijriah Dimulai dari Hijrah Nabi?

Kamis, 29/08/2019 16:31 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Menyelami Hakikat Kemenangan Islam

Khutbah Jumat: Menyelami Hakikat Kemenangan Islam

Kamis, 29/08/2019 13:56 0

Eropa

Kobra Peliharaan Warga Lepas, Kota di Jerman Tetapkan Kondisi Darurat

Sementara itu, petugas menemukan sebanyak 20 ular yang sama di rumah pemilik kobra yang lepas itu.

Kamis, 29/08/2019 11:41 0

Prancis

Mantan Rapper Prancis: Sebelum Muallaf, Saya Selalu Sedih dan Sepi

"Ketika saya ikut beribadah dengannya, saya merasakan kontak langsung dengan Allah. Al-Quran yang ia baca dalam salat seolah-olah "hidup”. Saya menjadi benar-benar yakin bahwa Tuhan itu ada, dan semakin saya membaca Al-Quran, keyakinan saya semakin kuat.

Kamis, 29/08/2019 09:39 1

Palestina

Hamas: Serangan Bom di Gaza Dilakukan Pelaku Bom Bunuh Diri

Al-Bazm menduga tujuan serangan ini untuk "menciptakan kekacauan di Gaza".

Kamis, 29/08/2019 08:28 0

Munaqosyah

Telaah Sanad Hadits “Tetap Taat Meski Punggungmu Dipukul..”

Ulil Amri adalah sebuah istilah syar’i. Di dalam Islam diskursus tentang ulil amri sudah menjadi kajian para ulama. Para ulama salaf sudah memberikan rambu-rambu yang jelas terkait ulil amri. Siapa ulil amri, kapan ulil amri ditaati, kapan dinasehati, kapan menjadi objek amar makruf nahi munkar dan kapan diperbolehkan keluar dari ketaatannya

Rabu, 28/08/2019 16:47 0

Thailand

Indonesia Usung Isu Krisis Rohingya dalam Sidang AIPA

Tanggal 25 Agustus 2019 tepat dua tahun peristiwa genosida dan eksodus ratusan ribu orang Rohingya dari Myanmar ke Bangladesh

Rabu, 28/08/2019 11:12 0

Close