... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Netizen Sudan Kutuk Fasilitas Mobil Mewah Anggota Dewan Kedaulatan

Foto: Anggota Dewan Kedaulatan yang saat ini mengendalikan pemerintahan Sudan

KIBLAT.NET, Khartoum – Langkah Istana Kepresidenan Sudan memberi fasilitas mobil mewah merek Infiniti kepada anggota Dewan Kedaulatan, yang dibentuk beberapa hari lalu, menuai kecaman luas di media sosial. Warga Sudan mengutuk pemberian fasilitas itu di tengah kesulitan ekonomi yang menghimpit negara.

Seperti pantauan Al-Jazeera pada Senin (26/08/2019) di Twitter dan Facebook, para aktivis media sosial mencemooh para anggota Dewan Kedaulatan yang mengendarai mobil mewah. Sementara ekonomi negara terus merosot dan bencana banjir melanda sejumlah wilayah sehingga menyebabkan korban tewas dan rumah hancur.

Dalam sebuah pernyataan, Dewan Kedaulatan dengan cepat mengklarifikasi dan menjelaskan informasi yang disebut “tidak akurat” tentang masalah ini.

“Beberapa media lokal telah melaporkan kepemilikan mobil mewah Infiniti oleh anggota Dewan Sovereign. Dewan ingin mengkonfirmasi ketidakakuratan informasi yang beredar. Batas-batas Protokol untuk anggota Dewan, mencerminkan prestise dan kedaulatan Negara,” jelas lembaga yang saat ini mengendalikan pemerintahan Sudan itu.

Pernyataan itu menambahkan, “Dewan memperbarui komitmennya untuk menggunakan sumber daya negara dalam aspek yang tepat, merasionalisasi pengeluaran pemerintah, dan mencapai aspirasi rakyat Sudan.”

Kantor salah satu anggota Dewan Kedaulatan Suleiman Mohammed al-Faki Suleiman juga mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa “mobil-mobil yang disebutkan itu milik lembaga kepresidenan, yang merupakan milik negara dan digunakan dalam upacara resmi.”

“Para anggota Dewan Kedaulatan tidak akan menggunakan mobil-mobil ini, dan akan dibahas di masa depan tentang bagaimana menggunakan aset surplus itu untuk mendukung anggaran negara, dan konsisten dengan tujuan revolusi kita yang agung,” ujarnya.

BACA JUGA  Al-Shabaab Somalia Serang Pangkalan AS dan Konvoi Militer Italia

Pernyataan itu juga membantah kabar yang menyebutkan bahwa kepresidenan akan menyewa hotel bagi anggota Dewan Kedaulatan selama proses renovasi rumah dinas.

Sejak awal Agustus, sebagian besar negara bagian Sudan mengalami hujan lebat dan banjir, yang menyebabkan runtuhnya rumah-rumah, memotong jalan utama yang menghubungkan Khartoum dengan kota selatan Al-Abyad. Menurut angka resmi, 62 orang telah meninggal sejauh ini.

Dewan Kedaulatan terdiri dari 11 anggota, lima warga sipil, lima personel militer, dan anggota sipil lain yang disetujui oleh para pihak.

Rakyat Sudan berharap bahwa perjanjian yang baru-baru ini ditandatangani pada periode transisi akan mengakhiri kerusuhan di negara Arab itu sejak kepemimpinan militer, pada 11 April. Militer berkuasa setelah menggulingkan Omar al-Bashir dari kursi kepresidenan di bawah tekanan protes rakyat yang mengutuk memburuknya kondisi ekonomi.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Mardani Ali Sera: Kerja Keras dan Cepat Perlu Roadmap yang Jelas

Mardani Ali Sera mengomentari pandangan Presiden Jokowi yang disampaikan Menko Kemaritiman yang menyebut kunci Indonesia dalam menghadapai globalisasi adalah cara cepat dan deregulasi

Senin, 26/08/2019 16:24 0

Indonesia

Kisah Muallaf : Untuk Apa Cari Solusi, Allah Ciptakan Manusia untuk Beribadah

Menjadi muallaf sejak dua tahun lalu, Dewa Putu Sutrisna memiliki kisah inspiratif tentang Islam dan tujuan diciptakannya manusia

Senin, 26/08/2019 15:46 4

Artikel

Apa Kabar Jihad Global?

Untuk suatu periode, jihadisme telah muncul sebagai gerakan populer yang menarik dan mendidik ribuan penduduk lokal dan asing

Senin, 26/08/2019 15:23 0

Video News

Pakar Hukum: Ceramah Salib Ustad Abdul Somad bukan Tindak Pidana

KIBLAT.NET- Video ceramah ustad Abdul Somad yang menyinggung salib viral di media sosial. Banyak pihak...

Senin, 26/08/2019 07:59 0

Indonesia

Oknum Polisi Beri Miras ke Mahasiswa Papua, Fahira Idris: Saya Nggak Habis Pikir

Fahira Idris menyayangkan adanya oknum polisi yang memberikan dua dus minuman keras ke pada Sekretariat Ikatan Mahasiswa Papu

Ahad, 25/08/2019 13:16 0

Indonesia

Komunitas Warteg Nusantara Ikut Tolak Pemindahan Ibu Kota

Komunitas Warteg Nusantara menyatakan semestinya pemerintah fokus mengatasi masalah ekonomi

Sabtu, 24/08/2019 13:01 0

Info Event

Basic Training Tanggap Darurat Bencana Wahdah Peduli Resmi Dibuka

Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah Wahdah Islamiyah Sulawesi Tengah, Nur Hadi membuka kegiatan Basic Training Wahdah Peduli

Sabtu, 24/08/2019 12:32 0

Indonesia

Pria Ini Ditahan Polisi Usai Aksi 22 Mei Setelah Ditemukan Kata “Jihad” di Ponselnya

Terdakwa ditahan saat hendak pulang setelah mengikuti aksi damai di Depan Gedung Bawaslu

Sabtu, 24/08/2019 12:03 0

Foto

Ini Peta Terbaru Wilayah Kontrol Pejuang Suriah di Idlib

Daerah-daerah di sekeliling pos tersebut berhasil direbut oleh militer Assad.

Sabtu, 24/08/2019 09:18 0

Indonesia

Soal Kasus UAS, Mardani Ali Sera: Ulama Harus Dijaga

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera minta Polisi usut tuntas pengunduh potongan video ceramah Ustadz Abdul Somad (UAS).

Jum'at, 23/08/2019 21:15 0

Close