... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Dituding Kadensus 99 GP Ansor Terlibat HTI, Ini Jawaban Menohok Ustadz Fadlan Garamatan

Foto: Presiden Al-Fatih Kaffah Nusantara (AFKN) Ust. Fadlan Garamatan memberikan sambutan saat peletekan batu pertama Masjid Al-Falah di Patipi Pasir, Fakfak.

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Densus 99 GP Ansor, Nuruzzaman mengklaim bahwa yang menyuarakan bubarkan Banser di Papua adalah anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Ia menyebutkan bahwa di Papua target dakwah HTI adalah suku asli Papua.

“HTI memiliki pola dakwah, dengan target non muslim, bukan hanya muslim. Dalam kasus Papua, HTI memiliki target agara suku asli bisa menjadi kader dan dr suku paling berpengaruh agar yg lain dpt di rekrut dg mudah,” ujarnya dalam akun twitter pribadinya, @noeruzzaman.

Bahkan, ia menuding bahwa kader HTI Papua adalah pimpinan Al-Fatih Kaafah Nusantara (AFKN), Ustadz Fadlan Garamatan. Menurutnya, Ustadz Fadlan adalah pintu masuk dakwah khilafah di Papua.

“Salah satu yg dijadikan kader inti adalah Ustad FG yg asli Papua, dialah yg jadi pintu masuk ke suku2 asli papua utk menyebarkan paham Khilafah,” tuturnya.

cuitan akun twiiter Nuruzzaman

Pernyataan Nuruzzaman pun ditanggapi oleh Ustadz Fadlan dengan kalimat menohok. Ustadz Fadlan menuliskan di akun twitternya bahwa statemen Nuruzzaman merupakan cara orang munafik mencari keuntungan

“Perhatikan orang orang sakit sedang menyebarkan fitnah murahan. Ini cara orang munafik mencari keuntungan,” tulis Ustadz Fadlan pada Selasa (27/08/2019).

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Info Event

Indonesia Muslim Lifestyle Festival Suguhkan Gaya Hidup Halal yang Komprehensif

Pameran industri dan gaya hidup halal terbesar dan terlengkap di Indonesia Muslim Lifestyle Festival (Muslim Life Fest) 2019 di Jakarta Convention Centre

Selasa, 27/08/2019 11:19 0

Afrika

Netizen Sudan Kutuk Fasilitas Mobil Mewah Anggota Dewan Kedaulatan

Dewan Kedaulatan terdiri dari 11 anggota, lima warga sipil, lima personel militer, dan anggota sipil lain yang disetujui oleh para pihak.

Selasa, 27/08/2019 10:25 0

Amerika

Deplu AS Hapus Palestina dari Daftar Nama-nama Negara Dunia

Langkah terbaru AS sebagai hadiah dari pemerintahan Trump kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu

Selasa, 27/08/2019 09:13 0

Asia

Polisi Sri Lanka Tangkap Mantan Pemimpin Jamaat-e-Islami

Polisi menuduhnya terlibat membantu gerakan "teroris"

Selasa, 27/08/2019 08:04 0

Suriah

Rusia: Perebutan Khan Sheikhoun Tak Langgar Kesepakatan dengan Turki

Militer Assad dan milisi sekutunya memasuki Khan Sheikhoun pada Kamis dengan penuh hati-hati. Mereka khawatir serangan balik.

Selasa, 27/08/2019 07:17 0

Artikel

Apa Kabar Jihad Global?

Untuk suatu periode, jihadisme telah muncul sebagai gerakan populer yang menarik dan mendidik ribuan penduduk lokal dan asing

Senin, 26/08/2019 15:23 0

Video News

Pakar Hukum: Ceramah Salib Ustad Abdul Somad bukan Tindak Pidana

KIBLAT.NET- Video ceramah ustad Abdul Somad yang menyinggung salib viral di media sosial. Banyak pihak...

Senin, 26/08/2019 07:59 0

Asean

Ratusan Ribu Pengungsi Rohingya Gelar Peringatan Dua Tahun Pengusiran

"Saya datang untuk menuntut keadilan setelah dua putra saya terbunuh. Saya akan terus berjuang sampai nafas terakhir," kata Taiba Khatun (50) di lokasi aksi sambil mengusap air mata di pipinya.

Senin, 26/08/2019 06:57 0

Info Event

Basic Training Tanggap Darurat Bencana Wahdah Peduli Resmi Dibuka

Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah Wahdah Islamiyah Sulawesi Tengah, Nur Hadi membuka kegiatan Basic Training Wahdah Peduli

Sabtu, 24/08/2019 12:32 0

Myanmar

Pola Kekerasan Seksual yang Timpa Rohingya Indikasikan Niat Genosida Massal

Temuan ini didasarkan pada "pembunuhan yang meluas dan sistematis terhadap perempuan dan anak perempuan, pemilihan anak-anak usia subur untuk pemerkosaan, amputasi dan mutilasi genital, penandaan tubuh mereka, dan penyalahgunaan wanita hamil dan bayi".

Sabtu, 24/08/2019 10:44 0

Close