Menhan AS Yakini Hamzah bin Laden Sudah Meninggal

KIBLAT.NET, Washington – Menteri Pertahanan AS Mark Esper, Kamis (22/08/2019), mengkonfirmasi kabar kematian Hamza bin Laden, putra pemimpin organisasi jihadis internasional Al-Qaidah Osama bin Laden.

“Ini yang saya ketahui,” kata Esber dalam sebuah wawancara dengan Fox News, ketika ditanya tentang kebenaran tentang kematian Hamzah bin Laden.

Ditanya apakah Amerika Serikat memiliki peran dalam kematiannya, Esper menjawab: “Saya tidak punya perincian tentang itu. Jika saya punya, saya tidak yakin berapa banyak saya bisa membaginya.”

Pada 31 Juli, para pejabat AS mengatakan kepada NBC News bahwa Amerika Serikat telah memperoleh informasi bahwa Hamzah telah meninggal.

Para pejabat tidak mengungkapkan informasi tambahan tentang keberadaan dan waktu “kematian” Hamzah, atau apakah kematiannya normal atau terbunuh, dan apakah Washington berperan dalam kematiannya atau tidak.

Pada bulan Februari, Departemen Luar Negeri mengumumkan hadiah $ 1 juta untuk informasi tentang keberadaan Hamzah.

Dephan AS menggambarkan Hamzah sebagai seorang pemimpin Al-Qaidah yang baru muncul dan mengancam akan melancarkan serangan terhadap Amerika Serikat dan sekutunya.

Pada tahun 2018, cabang media Al-Qaidha mengeluarkan pernyataan publik terakhir yang diketahui dari Hamzah, mengancam Arab Saudi dan menyeru orang-orang di Semenanjung Arab untuk “revolusi.”

Hamzah, lahir pada tahun 1989, diyakini telah muncul bersama ayahnya dalam video propaganda Al-Qaidah.

Sumber: Anadolu Agency
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat