... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Sudan Lantik Seorang Ekonom Sipil Sebagai Perdana Menteri Baru

Foto: Prosesi pelantikan Abdullah Hamdok sebagai perdana menteri Sudan

KIBLAT.NET, Khartoum – Abdullah Hamdok resmi dilantik sebagai perdana menteri Sudan pada Rabu (21/08/2019). Dalam pidatonya, Hamdok mengatakan bahwa prioritas pemerintahannya adalah menghentikan perang, mencapai perdamaian berkelanjutan, dan mengendalikan ekonomi.

“Saya pikir dengan visi yang benar, dengan kebijakan yang tepat, kita akan dapat mengatasi krisis ekonomi ini,” kata Hamdok.

Hamdok menjadi perdana menteri sipil pertama Sudan sejak 1989. Upacara pengambilan sumpah berlangsung di hadapan Letnan Jenderal Abdel Fattah al-Burhan, kepala Dewan Kedaulatan Sudan, yang juga dilantik pada hari yang sama.

Letjen Abdel Fattah al-Burhan akan memimpin dewan beranggotakan 11 orang selama 21 bulan ke depan. Dewan Kedaulatan Sudan dibentuk di bawah kesepakatan pembagian kekuasaan antara Dewan Militer Transisi Sudan (TMC) dan koalisi Pasukan untuk Kebebasan dan Perubahan (FFC).

Diketahui, Hamdok merupakan ekonom yang dihormati di negaranya. Pria kelahiran 1956 tersebut memiliki lebih dari 30 tahun pengalaman sebagai ekonom dan analis kebijakan senior yang berspesialisasi dalam pengembangan ekonomi di seluruh Afrika. Dia memegang gelar sarjana sains dari University of Khartoum dan doktor dalam studi ekonomi dari University of Manchester di Inggris.

Pada 1981 hingga 1987, ia adalah pejabat senior di Kementerian Keuangan dan Perencanaan Ekonomi Sudan. Kemudian dia menjadi pemimpin di beberapa lembaga berbeda termasuk Bank Pembangunan Afrika dan Organisasi Buruh Internasional.

BACA JUGA  Dua Helikopter Prancis Kecelakaan Saat Sergap Jihadis Mali, 13 Tentara Tewas

Jabatan terakhirnya yaitu sebagai wakil sekretaris eksekutif Komisi Ekonomi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Afrika. Ia menduduki jabatan tersebut sejak 2011.

Hamdok kini akan memimpin proses transisi di Sudan. Kini ia memiliki 21 hari untuk menunjuk 20 orang sebagai anggota kabinet, minus posisi menteri pertahanan dan menteri dalam negeri. Nantinya, posisi tersebut akan ditunjuk langsung oleh Dewan Kedaulatan.

Sumber: Aljazeera, Anadolu
Redaktur: Qoid

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pemblokiran Akses Internet di Papua Dinilai Tidak Tepat

Kementerian Kominfo memutuskan untuk melakukan pemblokiran sementara layanan Data Telekomunikasi, mulai Rabu (21/8)

Kamis, 22/08/2019 14:27 0

Video News

UAS Tegaskan Ceramahnya Untuk Menjaga Akidah Umat Islam

Ustadz Abdul Somad menyampaikan penjelasan di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Jakarta

Kamis, 22/08/2019 13:36 0

Indonesia

Kata Polisi Soal Ceramah UAS: Kita Pelajari Dulu

Menindaklanjuti laporan dugaan penistaan agama yang dilakukan Ustadz Abdul Somad (UAS), Bareskrim Mabes Polri membentuk tim.

Kamis, 22/08/2019 00:21 0

Indonesia

Khawatir Diintimidasi, Warga Papua di Malang Minta Perlindungan FPI

Ustadz Maman Suryadi mengatakan bahwa ada keluarga asal Papua yang meminta perlindungan ke FPI kota Malang

Rabu, 21/08/2019 23:58 0

Indonesia

UAS: Saya Jelaskan Tentang Akidah Kepada Umat Islam, Apa Mesti Minta Maaf?

Ustadz Abdul Somad (UAS) menjawab tudingan yang menyebut dirinya telah melukai pemeluk agama lain dan diminta meminta maaf

Rabu, 21/08/2019 21:34 0

Indonesia

Penjelasan Lengkap Ustadz Abdul Somad Soal Ceramah Tentang Salib yang Viral

Ustadz Abdul Somad (UAS) menjelaskan video ceramah tentang salib yang viral tersebut sudah tiga tahun lalu dan disampaikan di khusus kepada umat Islam

Rabu, 21/08/2019 21:06 0

Indonesia

KSHUMI Khawatir Kasus UAS Mengarah ke Kriminalisasi Ulama

Ketua Komunitas Sarjana Hukum Muslim Indonesia (KSHUMI), Chandra Purna Irawan mempertanyakan mengapa ceramah salib Ustadz Abdul Somad diramaikan kembali.

Rabu, 21/08/2019 17:23 0

Indonesia

UAS Penuhi Undangan Tabayyun MUI Terkait Ceramah Salib

Ustadz Abdul Somad hari ini memenuhi undangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk tabayyun terkait video ceramah tentang salib

Rabu, 21/08/2019 16:21 0

Indonesia

Polisi Gunakan Pendekatan Persuasif Sikapi Ricuh Fakfak

Menurutnya kejadian di Fakfak sama seperti di Manokwari yaitu massa merusak fasilitas umum.

Rabu, 21/08/2019 15:28 0

Indonesia

Hendak Pulang Pasca Aksi 21-22 Mei, Pria Ini Malah Ditangkap dan Didakwa Melawan Petugas

Pasca aksi 21-22 Mei, pihak kepolisian menangkap ratusan orang yang diduga melakukan kericuhan di sekitar gedung Bawaslu.

Rabu, 21/08/2019 15:15 0

Close