... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kata Polisi Soal Ceramah UAS: Kita Pelajari Dulu

Foto: Ustadz abdul somad (jundii)

KIBLAT.NET, Jakarta – Menindaklanjuti laporan dugaan penistaan agama yang dilakukan Ustadz Abdul Somad (UAS), Bareskrim Mabes Polri membentuk tim. Tim ini dibentuk untuk mempelajari laporan Ketua Umum Pengurus Pusat GMKI Korneles Jalanjinjina dan sejumlah pihak lain yang masuk beberapa waktu lalu.

“Bareskrim sudah membentuk tim dan sudah melakukan evaluasi terhadap materi laporan dan barang bukti diajukan pihak pelapor,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo, Rabu (21/08/2019) seperti dilansir Republika.co.id.

Dedi menjelaskan bahwa selain mendalami laporan terhadap UAS, penyelidikan lebih lanjut juga sedang dilakukan polisi. Namun, saksi-saksi yang berkaitan dengan kasus ini belum ada rencana dipanggil dalam waktu dekat.

“Itu masih didalami dulu. Masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” ujar Dedi.

Dedi juga tidak mempermasalahkan orang-orang yang melaporkan balik pelapor UAS ke polisi. Menurutnya, selama ada bukti kuat untuk melapor, secara prinsip ada hak konstitusional yang berlaku sama.

Senada dengan Dedi, Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Rickynaldo Chairul juga menyatakan, penyidik perlu mempelajari kasus tersebut.

“Dipelajari dulu. Kalau memenuhi unsur ITE-nya baru diserahkan ke Siber,” ujarnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Sumber: Republika, BeritaSatu

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Rusia

Rusia Benarkan Tentaranya Terjun Dalam Pertempuran di Idlib

Menurut Lavrov, pihak Turki telah diberitahu bahwa Moskow akan sangat menekan setiap "serangan teroris" di zona de-eskalasi.

Rabu, 21/08/2019 10:19 0

Afrika

Junta Militer dan Oposisi Sipil Sudan Bentuk Dewan Kedaulatan

Dewan Kedaulatan akan menjadi otoritas tertinggi di negara ini, tetapi kesepakatan itu akan memberikan kekuasaan eksekutif kepada kabinet.

Rabu, 21/08/2019 09:52 0

Suriah

Pejuang Suriah Dilaporkan Mundur dari Khan Sheikhoun, Idlib

Khan Sheikhoun terletak di selatan Idlib dan menjadi gerbang utama bagi militer rezim menuju pusat provinsi Idlib

Rabu, 21/08/2019 08:55 0

Myanmar

Aktivis Khawatir Pemulangan Rohingya dari Bangladesh Tipu Muslihat

Sebanyak 3.500 pengungsi Rohingya di Bangladesh rencanya akan mulai dikembalikan ke Myanmar pada Kamis pekan ini.

Rabu, 21/08/2019 07:47 0

Afghanistan

AS Siap Akhiri Negosiasi dengan Taliban di Putaran Berikutnya

"Kami sudah siap. Mari kita lihat apakah Taliban juga," lanjutnya.

Rabu, 21/08/2019 07:30 0

Editorial

Editorial: Merdeka Bersama Toedjoeh Kata

Bagi seorang muslim, Piagam Djakarta tak seharusnya sekedar dipandang sebagai ornamen sejarah. Karena dibalik tujuh kata tersebut terdapat sejarah panjang perjuangan pemikiran para pendahulu. Di balik tujuh kata tersebut terkandung ribuan ijtihad yang hanya dimaksudkan untuk kemaslahatan umat Islam Indonesia.

Selasa, 20/08/2019 17:39 0

Suriah

Pejuang Oposisi Kembali Derita Kemunduran di Pinggiran Idlib

Koresponden Enabbaladi.net mengatkan bahwa rezim memotong jalan internasional ke Aleppo. Pemutusan jalan ini bertujuan untuk mengepung Khan Sheikhoun dari utara.

Selasa, 20/08/2019 08:59 0

Turki

Pemerintah Turki Pecat 3 Walikota Atas Tuduhan Terlibat Terorisme

Pernyataan Dalam Negeri Turki menjelaskan bahwa ketiganya dituduh sebagai bagian dari "organisasi teroris" dan melaksanakan "propaganda teroris."

Selasa, 20/08/2019 07:21 0

Pakistan

Pasukan India Tewaskan Dua Warga Sipil Kashmir

Pakistan menyebut penembakan pada Ahad (18/08/2019) juga melukai dua warga sipil lain

Senin, 19/08/2019 21:32 0

Eropa

Lumpuhkan Teroris Penyerang Masjid, Dua Muslim Norwegia Dianggap Pahlawan

Mohamed Rafiq dan Mohamed Iqbal Jave melumpuhkan Philip Manshaus yang merupakan pelaku penyerangan

Senin, 19/08/2019 13:59 0

Close