... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

KSHUMI Khawatir Kasus UAS Mengarah ke Kriminalisasi Ulama

Foto: Chandra Purna Irawan, penggagas Komunitas Sarjana Hukum Muslim Indonesia (KSHMI)

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Komunitas Sarjana Hukum Muslim Indonesia (KSHUMI), Chandra Purna Irawan mempertanyakan mengapa ceramah salib Ustadz Abdul Somad diramaikan kembali. Sebab, ceramah tentang salib sudah terjadi tiga tahun silam.

“Ceramah yang kurang lebih tiga tahun lalu kemudian ramai dan dipermasalahkan sekarang, justru ini menjadi pertanyaan besar. Sehingga terdapat praduga yang muncul dari masyarakat misalnya bahwa patut diduga terdapat ‘kepentingan politik’ atas dipersoalkannya ceramah UAS,” katanya kepada Kiblat.net melalui siaran persnya pada Rabu (21/08/2019).

Apabila praduga ini benar, kata dia, maka masyarakat patut melakukan kontrol yang ketat. Hal ini agar tidak terjadi tindakan yang diduga dapat berpotensi terjadi kriminalisasi terhadap ulama.

“Misalnya bisa saja atau patut diduga kasus UAS ini dapat dijadikan rezim sebagai ultimatum umum kepada umat Islam agar jangan macam-macam kepada rezim,” paparnya.

Menurutnya, yang patut didalami adalah motif laporan yang dalihnya disebut untuk menjaga bangsa. Sebab, ceramah UAS adalah konsumsi privat yaitu pada kajian rutin.

“Ceramah itu untuk kalangan umat Islam. Dan bukan menjadi tema sentral melainkan hanya menjawab pertanyaan dari peserta,” tegasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Rusia

Rusia Benarkan Tentaranya Terjun Dalam Pertempuran di Idlib

Menurut Lavrov, pihak Turki telah diberitahu bahwa Moskow akan sangat menekan setiap "serangan teroris" di zona de-eskalasi.

Rabu, 21/08/2019 10:19 0

Afrika

Junta Militer dan Oposisi Sipil Sudan Bentuk Dewan Kedaulatan

Dewan Kedaulatan akan menjadi otoritas tertinggi di negara ini, tetapi kesepakatan itu akan memberikan kekuasaan eksekutif kepada kabinet.

Rabu, 21/08/2019 09:52 0

Suriah

Pejuang Suriah Dilaporkan Mundur dari Khan Sheikhoun, Idlib

Khan Sheikhoun terletak di selatan Idlib dan menjadi gerbang utama bagi militer rezim menuju pusat provinsi Idlib

Rabu, 21/08/2019 08:55 0

Myanmar

Aktivis Khawatir Pemulangan Rohingya dari Bangladesh Tipu Muslihat

Sebanyak 3.500 pengungsi Rohingya di Bangladesh rencanya akan mulai dikembalikan ke Myanmar pada Kamis pekan ini.

Rabu, 21/08/2019 07:47 0

Afghanistan

AS Siap Akhiri Negosiasi dengan Taliban di Putaran Berikutnya

"Kami sudah siap. Mari kita lihat apakah Taliban juga," lanjutnya.

Rabu, 21/08/2019 07:30 0

Editorial

Editorial: Merdeka Bersama Toedjoeh Kata

Bagi seorang muslim, Piagam Djakarta tak seharusnya sekedar dipandang sebagai ornamen sejarah. Karena dibalik tujuh kata tersebut terdapat sejarah panjang perjuangan pemikiran para pendahulu. Di balik tujuh kata tersebut terkandung ribuan ijtihad yang hanya dimaksudkan untuk kemaslahatan umat Islam Indonesia.

Selasa, 20/08/2019 17:39 0

Suriah

Pejuang Oposisi Kembali Derita Kemunduran di Pinggiran Idlib

Koresponden Enabbaladi.net mengatkan bahwa rezim memotong jalan internasional ke Aleppo. Pemutusan jalan ini bertujuan untuk mengepung Khan Sheikhoun dari utara.

Selasa, 20/08/2019 08:59 0

Turki

Pemerintah Turki Pecat 3 Walikota Atas Tuduhan Terlibat Terorisme

Pernyataan Dalam Negeri Turki menjelaskan bahwa ketiganya dituduh sebagai bagian dari "organisasi teroris" dan melaksanakan "propaganda teroris."

Selasa, 20/08/2019 07:21 0

Pakistan

Pasukan India Tewaskan Dua Warga Sipil Kashmir

Pakistan menyebut penembakan pada Ahad (18/08/2019) juga melukai dua warga sipil lain

Senin, 19/08/2019 21:32 0

Eropa

Lumpuhkan Teroris Penyerang Masjid, Dua Muslim Norwegia Dianggap Pahlawan

Mohamed Rafiq dan Mohamed Iqbal Jave melumpuhkan Philip Manshaus yang merupakan pelaku penyerangan

Senin, 19/08/2019 13:59 0

Close