... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Junta Militer dan Oposisi Sipil Sudan Bentuk Dewan Kedaulatan

Foto: Penandatangan kesepakatan politik antara junta militer dan aliansi oposisi sipil/Al-Sarq Al-Ausath

KIBLAT.NET, Khartoum – Dewan Militer Sudan, yang saat ini memegang kekuasaan pasca kudeta terhadap Presiden Omar Al-Bashir, Selasa (20/08/2019), mengumumkan pembentukan Dewan Kedaulatan. Dewan ini terdiri dari 11 anggota dan akan mengatur roda pemerintahan selama masa transisi tiga bulan sembari menunggu pemilihan umum.

Dewan Kedaulatan merupakan bagian dari kesepakatan antara Dewan Militer dan oposisinya dari kalangan sipil, yang menolak Sudan kembali diperintah oleh tentara. Demonstrasi berhari-hari pasca kudeta memaksa militer memenuhi tuntutan aliansi kelompok sipil.

Dewan Kedaulatan, yang diumumkan dalam konferensi pers di Khartoum itu, dipimpin oleh Letjen Abdul Fattah Al-Burhan. Al-Buran adalah ketua junta militer, yang memerintah Sudan. Sementara para anggota dan perdana menterinya akan dilantik pada Rabu ini.

Beberapa hari yang lalu, Aliansi Oposisi Sipil menunjuk ekonom Abdullah Hamdouk sebagai perdana menteri dalam pemerintahan masa transisi itu.

Kesepakatan pembagian kekuasaan yang diteken pekan lalu itu membuka jalan bagi pemerintahan transisi dan akhirnya pemilihan umum. Dewan Kedaulatan akan menjadi otoritas tertinggi di negara ini, tetapi kesepakatan itu akan memberikan kekuasaan eksekutif kepada kabinet.

Di bawah perjanjian itu, aliansi oposisi sipil dan junta militer masing-masing harus menunjuk lima anggota untuk menjadi anggoata Dewan Kedaulatan. Sementara anggota kesebelas ditunjuk atas dasar kesepakatan kedua pihak.

Kesepakatan itu juga menyebutkan pembentukan dewan legislatif transisi yang beranggotakan 300 orang dan kabinet para teknokrat.

BACA JUGA  Perdana Menteri Sipil Pertama Sudan Umumkan Kabinet Masa Transisi

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Aksi Rasis Terhadap Mahasiswa Papua di Surabaya Tak Cerminkan Kepribadian Bangsa

Bangsa yang besar adalah bangsa yang saling menghormati dan saling menghargai.

Selasa, 20/08/2019 18:06 0

Editorial

Editorial: Merdeka Bersama Toedjoeh Kata

Bagi seorang muslim, Piagam Djakarta tak seharusnya sekedar dipandang sebagai ornamen sejarah. Karena dibalik tujuh kata tersebut terdapat sejarah panjang perjuangan pemikiran para pendahulu. Di balik tujuh kata tersebut terkandung ribuan ijtihad yang hanya dimaksudkan untuk kemaslahatan umat Islam Indonesia.

Selasa, 20/08/2019 17:39 0

Indonesia

Dalam Sehari, Ustadz Abdul Somad Dilaporkan Tiga Kali

Ormas yang menamakan diri Brigade Meo di kota Kupang, melaporkan Ustaz Abdul Somad (UAS) ke Polda NTT terkait kasus dugaan penistaan terhadap simbol agama.

Senin, 19/08/2019 23:40 1

Indonesia

DPR Periode 2014-2019 Segera Berakhir, AILA Berharap RUU P-KS Tak Buru-buru Disahkan

Aliansi Cinta Keluarga (AILA) meminta agar RUU P-KS tidak buru-buru disahkan.

Senin, 19/08/2019 23:13 0

Indonesia

Saksi dari Polisi Bantah Dakwaan JPU di Sidang Ricuh 21-22 Mei

Wisnu Rakadita mengungkapkan bahwa hari ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan empat saksi dari kepolisian.

Senin, 19/08/2019 22:59 0

Indonesia

Din Syamsuddin: Pernyataan Mahfud MD Soal Ulama Radikal Meresahkan

Din Syamsuddin mengkritisi pernyataan Mahfud MD yang mengatakan ada orang radikal dari Arab Saudi yang ke Indonesia.

Senin, 19/08/2019 16:13 1

Indonesia

KSHUMI Nilai Ceramah Salib Ustadz Abdul Somad Tak Bisa Dipidana

Menurutnya, ceramah UAS yang viral adalah bentuk kajian tauhid.

Senin, 19/08/2019 13:45 0

Indonesia

Komisi Dakwah MUI: Ceramah UAS Bukan Menista Agama Lain

Ustadz Abdul Somad (UAS) dilaporkan ke Kepolisian Daerah (Polda) NTT atas dugaan penistaan simbol-simbol agama Katolik dan Kristen dalam ceramahnya

Senin, 19/08/2019 12:11 0

Indonesia

Klarifikasi Soal Ceramah Salib, UAS: Pengajian Itu Sudah 3 Tahun Lalu

“Sebagai warga yang baik, saya tidak akan lari, saya tidak akan mengadu, saya tidak akan takut, karena saya tidak merasa salah dan saya tidak pula ingin merusak kesatuan dan persatuan bangsa,” tegasnya.

Senin, 19/08/2019 08:43 0

Indonesia

Kaji Konsep Pendidikan Ulama Bugis, Ustadz Zaitun Raih Gelar Doktoral

KIBLAT.NET, Bogor – Ketua Umum Wahdah Islamiyah, Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin meraih gelar doktor dalam...

Ahad, 18/08/2019 15:36 0

Close