AS Siap Akhiri Negosiasi dengan Taliban di Putaran Berikutnya

KIBLAT.NET, Washington – Utusan AS untuk Afghanistan Zalmay Khalilzad mengatakan, Selasa (20/08/2019), bahwa negaranya “siap untuk mengambil kesimpulan” dari negosiasi damai dengan Taliban dalam putaran berikutnya, yang dijadwalkan diadakan di Doha dalam beberapa hari mendatang.

Hal itu diungkapkan Khalilzad dalam akun Twitternya, seperti dilansir dari AFP. Ia mengatakan bahwa seluruh poin yang dinegosiasikan dengan Taliban sudah selesai dikonsultasikan dengan pihak berwenang di Washington dan menghasilkan langkah yang positif.

“Seminggu yang membuahkan hasil di Washington. Saya menjelaskan kepada pemerintah tentang tahap yang telah kita capai dan langkah-langkah berikutnya. Di sini saya akan kembali. Tempat pemberhentian pertama di Doha adalah di mana kita akan mencoba untuk menyimpulkan negosiasi tentang masalah yang tersisa,” tulisnya.

“Kami sudah siap. Mari kita lihat apakah Taliban juga,” lanjutnya.

Tweet itu ditulis beberapa jam setelah Departemen Luar Negeri AS mengumumkan bahwa utusan negaranya akan melakukan perjalanan ke Qatar untuk negosiasi lebih lanjut dengan Taliban, dengan tanda-tanda kemungkinan perjanjian damai di Afghanistan.

Khalilzad meninggalkan Washington pada Selasa menuju Doha, di mana ia akan melakukan perjalanan ke Kabul untuk berkonsultasi dengan pemerintah Afghanistan mengenai proses perdamaian.

Deplu AS mengatakan pembicaraannya dengan para pemimpin Afghanistan “akan mendorong kesiapan penuh untuk perundingan antar-Afghanistan.”

Khalilzad memupuk optimisme tentang peluang kesepakatan damai pekan lalu ketika dia mengakhiri perundingan putaran ke delapan dengan Taliban melalui sebuah tweet di mana dia mengungkapkannya harapannya bahwa perang di Afghanistan berakhir tahun ini.

Pembicaraan itu bertujuan untuk mengakhiri intervensi AS yang berusia 18 tahun di Afghanistan dan membawa 14.000 tentara AS pulang.

Sebelumnya pada Selasa, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan kepada CNBC bahwa kesepakatan mungkin terjadi jika tingkat kekerasan di Afghanistan saat ini dapat dikurangi.

“Pembicaraan berjalan baik. Jika kita dapat mengurangi kekerasan, kita akan menciptakan ruang di mana kita dapat menarik dukungan Amerika serta pasukan NATO di sana,” kata Pompeo.

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat