... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pejuang Oposisi Kembali Derita Kemunduran di Pinggiran Idlib

KIBLAT.NET, Idlib – Pasukan rezim Suriah mengambil alih Tal Al-Nimr di utara kota Khan Sheikhoun, pedesaan Idlib, pada Senin (19/08/2019). Kemajuan ini membuat posisi militer Suriah memutus jalan internasional Damaskus-Aleppo.

Portal lokal Suriah Enabbaladi.net melaporkan militer rezim terus mengawal kemajuan pasukan daratnya dengan gempuran udara dan darat sengit. Pertahanan pejuang oposisi pun pecah sehingga memaksa mereka mundur dan membiarkan pos Al-Nimr diambil alih.

Koresponden Enabbaladi.net mengatkan bahwa rezim memotong jalan internasional ke Aleppo. Pemutusan jalan ini bertujuan untuk mengepung Khan Sheikhoun dari utara.

Kemunduran oposisi ini terjadi sehari setelah rezim mencapai pinggiran Khan Sheikhoun, selatan Idlib. Militer rezim merebut pos Al-Faqir, sehingga posisi militer berjarak beberapa kilometer dari pusat Idlib.

Di hari yang sama, konvoi militer Turki mengalami serangan udara saat menuju ke pos pengawasan gencatan senjata di utara Hama. Sedikitnya tiga sipil tewas dan 12 lainnya terluka dalam insiden itu.

Insiden itu menyebabkan konvoi berhenti di kota Maaret al-Nouman, selatan Idlib, dan tidak melanjutkan perjalanan. Rezim Suriah mengakui serangan itu dan menuduh Turki mengirim bantuan tentara untuk membantu oposisi.

Rezim dan sekutu-sekutunya dari Rusia meluncurkan operasi militer berskala besar di pedesaan selatan Idlib dengan tujuan mengendalikan daerah itu dan menghalangi jalan internasional.

Untuk bagiannya, faksi-faksi oposisi terus melakukan perlawanan untuk menghadang laju gerakan militer rezim.

BACA JUGA  Patroli Gabungan AS-Turki di Suriah Dimulai

Sumber: Enabbaladi.net
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Dalam Sehari, Ustadz Abdul Somad Dilaporkan Tiga Kali

Ormas yang menamakan diri Brigade Meo di kota Kupang, melaporkan Ustaz Abdul Somad (UAS) ke Polda NTT terkait kasus dugaan penistaan terhadap simbol agama.

Senin, 19/08/2019 23:40 1

Indonesia

DPR Periode 2014-2019 Segera Berakhir, AILA Berharap RUU P-KS Tak Buru-buru Disahkan

Aliansi Cinta Keluarga (AILA) meminta agar RUU P-KS tidak buru-buru disahkan.

Senin, 19/08/2019 23:13 0

Indonesia

Saksi dari Polisi Bantah Dakwaan JPU di Sidang Ricuh 21-22 Mei

Wisnu Rakadita mengungkapkan bahwa hari ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan empat saksi dari kepolisian.

Senin, 19/08/2019 22:59 0

Indonesia

Din Syamsuddin: Pernyataan Mahfud MD Soal Ulama Radikal Meresahkan

Din Syamsuddin mengkritisi pernyataan Mahfud MD yang mengatakan ada orang radikal dari Arab Saudi yang ke Indonesia.

Senin, 19/08/2019 16:13 1

Indonesia

KSHUMI Nilai Ceramah Salib Ustadz Abdul Somad Tak Bisa Dipidana

Menurutnya, ceramah UAS yang viral adalah bentuk kajian tauhid.

Senin, 19/08/2019 13:45 0

Indonesia

Komisi Dakwah MUI: Ceramah UAS Bukan Menista Agama Lain

Ustadz Abdul Somad (UAS) dilaporkan ke Kepolisian Daerah (Polda) NTT atas dugaan penistaan simbol-simbol agama Katolik dan Kristen dalam ceramahnya

Senin, 19/08/2019 12:11 0

Indonesia

Klarifikasi Soal Ceramah Salib, UAS: Pengajian Itu Sudah 3 Tahun Lalu

“Sebagai warga yang baik, saya tidak akan lari, saya tidak akan mengadu, saya tidak akan takut, karena saya tidak merasa salah dan saya tidak pula ingin merusak kesatuan dan persatuan bangsa,” tegasnya.

Senin, 19/08/2019 08:43 0

Indonesia

Kaji Konsep Pendidikan Ulama Bugis, Ustadz Zaitun Raih Gelar Doktoral

KIBLAT.NET, Bogor – Ketua Umum Wahdah Islamiyah, Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin meraih gelar doktor dalam...

Ahad, 18/08/2019 15:36 0

Indonesia

Momentum Hari Kemerdekaan, PKS: Negara Harus Membangun Kesejahteraan Rakyat

Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini mengucapkan selamat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 tanggal 17 Agustus 2019.

Sabtu, 17/08/2019 11:19 0

Indonesia

Komisi V DPR: Pemindahan Ibu Kota untuk Apa?

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Sigit Sosiantomo menilai pemindahan ibu kota negara bukan perkara mudah dan membutuhkan kajian secara komprehensif.

Sabtu, 17/08/2019 10:25 0

Close