... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pasukan India Tewaskan Dua Warga Sipil Kashmir

Foto: Pasukan India berjaga di wilayah Kashmir

KIBLAT.NET, Kashmir – Dua orang warga sipil Kashmir meninggal dunia akibat tertembus peluru. Pakistan menyebut mereka tertembak pasukan India yang melanggar garis kontrol wilayah.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri Pakistan pada Senin (19/08/2019), penembakan tersebut terjadi pada Ahad (18/08/2019). Selain menewaskan dua orang, tembakan yang diduga dilakukan pasukan India juga melukai dua warga sipil lainnya.

Menurut pihak Pakistan, penembakan itu terjadi di perbatasan desa Air Panas dan Chirikot. Kejadian penembakan menandai pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan India.

Pakistan segera memanggil seorang diplomat India dan mengajukan protes atas berlanjutnya pelanggaran gencatan senjata. penembakan tersebut dinilai “merupakan ancaman bagi perdamaian regional”.

Ketegangan antara Pakistan dan India meningkat pascapencabutan otonomi khusus di wilayah Kashmir yang dikuasai India pada 5 Agustus 2019. Wilayah yang dihuni mayoritas muslim terus menjadi pusaran konflik sejak kemerdekaan kedua negara dari Inggris pada 1947 silam.

Sumber: Al Arabiya
Redaktur: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Din Syamsuddin: Pernyataan Mahfud MD Soal Ulama Radikal Meresahkan

Din Syamsuddin mengkritisi pernyataan Mahfud MD yang mengatakan ada orang radikal dari Arab Saudi yang ke Indonesia.

Senin, 19/08/2019 16:13 1

Indonesia

KSHUMI Nilai Ceramah Salib Ustadz Abdul Somad Tak Bisa Dipidana

Menurutnya, ceramah UAS yang viral adalah bentuk kajian tauhid.

Senin, 19/08/2019 13:45 0

Indonesia

Komisi Dakwah MUI: Ceramah UAS Bukan Menista Agama Lain

Ustadz Abdul Somad (UAS) dilaporkan ke Kepolisian Daerah (Polda) NTT atas dugaan penistaan simbol-simbol agama Katolik dan Kristen dalam ceramahnya

Senin, 19/08/2019 12:11 0

Indonesia

Klarifikasi Soal Ceramah Salib, UAS: Pengajian Itu Sudah 3 Tahun Lalu

“Sebagai warga yang baik, saya tidak akan lari, saya tidak akan mengadu, saya tidak akan takut, karena saya tidak merasa salah dan saya tidak pula ingin merusak kesatuan dan persatuan bangsa,” tegasnya.

Senin, 19/08/2019 08:43 0

Indonesia

Kaji Konsep Pendidikan Ulama Bugis, Ustadz Zaitun Raih Gelar Doktoral

KIBLAT.NET, Bogor – Ketua Umum Wahdah Islamiyah, Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin meraih gelar doktor dalam...

Ahad, 18/08/2019 15:36 0

Indonesia

Momentum Hari Kemerdekaan, PKS: Negara Harus Membangun Kesejahteraan Rakyat

Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini mengucapkan selamat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 tanggal 17 Agustus 2019.

Sabtu, 17/08/2019 11:19 0

Indonesia

Komisi V DPR: Pemindahan Ibu Kota untuk Apa?

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Sigit Sosiantomo menilai pemindahan ibu kota negara bukan perkara mudah dan membutuhkan kajian secara komprehensif.

Sabtu, 17/08/2019 10:25 0

Indonesia

AII: Pidato Kenegaraan Presiden Jokowi Soal Penegakan Hukum dan HAM Ambigu

Direktur Amnesty International Indonesia menanggapi pidato kenegaraan Presiden Jokowi.

Sabtu, 17/08/2019 09:54 0

Opini

Peran Ulama dalam Memperjuangkan Kemerdekaan

Realitas penulisan sejarah Indonesia yang dengan sengaja meminggirkan Islam, Ulama dan santrinya sebagai pelaku sejarah cukup lama terbiarkan.

Sabtu, 17/08/2019 08:32 0

Artikel

Kemerdekaan Menurut H.O.S. Tjokroaminoto

Satu pertemuan dengan pengurus Sarekat Dagang Islam (SDI) mengubah jalan hidup Tjokroaminoto. Ia diberi amanah untuk memimpin perkumpulan tersebut. Bukan hanya itu, ia menyusun kembali anggaran dasar perkumpulan itu, menyesuaikan dengan aturan kolonial yang berlaku saat itu.

Sabtu, 17/08/2019 00:04 1

Close