... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Momentum Hari Kemerdekaan, PKS: Negara Harus Membangun Kesejahteraan Rakyat

Foto: Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini mengucapkan selamat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 tanggal 17 Agustus 2019. Sejumlah pesan disampaikan oleh Jazuli Juwaini terutama bagaimana negara dan pemerintah semakin fokus pada upaya membangun fundamental kesejahteraan rakyat lahir dan batin.

“Atas nama Pimpinan dan Anggota Fraksi PKS DPR RI kami ucapkan selamat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tercinta kepada seluruh rakyat Indonesia. Kemerdekaan adalah hadiah terbesar yang diberikan Allah swt. kepada bangsa Indonesia yang harus kita syukuri,” kata Jazuli kepada Kiblat.net melalui siaran persnya pada Sabtu (17/08/2019).

Anggota Komisi I DPR ini mengatakan bahwa cara mengisi hari kemerdekaan adalah dengan mencitai bangsa ini, menjaga karakter dan identitasnya, mengokohkan persatuan dan kesatuannya. Serta berusaha mewujudkan tujuan bernegara khususnya dalam menghadirkan kesejahteraan rakyat.

“Komponen terpenting dari suatu negara yang merdeka dan berdaulat adalah rakyatnya. Maka mensejahterakan rakyat dalam ekonominya, karakter nilainya, spiritualitasnya, kualitas pendidikannya, kesehatannya, sandang, pangan, dan papannya. Serta seluruh kebutuhan dasar lainnya menjadi tugas utama negara dan pemerintah agar rakyat sejahtera lahir dan batin,” ungkap Jazuli.

Dalam konteks tersebut, Anggota DPR Dapil Banten ini, mengapresiasi Pidato Kenegaraan Presiden Jokowi pada Sidang Bersama DPR-DPD RI tanggal 16 Agustus kemarin, yang mengambarkan tantangan kemajuan bangsa ke depan, termasuk berbagai rencana dan penyikapannya.

BACA JUGA  PKS Berharap Polemik Kepulangan Habib Rizieq Segera Selesai

“Hanya saja saya memberikan catatan jangan sampai kita menggebu bicara kemajuan tapi lupa membangun fundamental kesejahteraan rakyat. Bicara kompetisi tapi lupa memberdayakan potensi anak bangsa. Bicara persaingan ekonomi tapi lupa memproteksi komoditas bangsa sendiri dan membekali mereka dengan kemampuan bersaing. Bicara investasi tapi mempersulit dan tidak memfasilitasi pengusaha lokal-nasional. Bicara pembangunan tapi memupuk utang yang harus ditanggung genarasi penerus,” ungkapnya.

Untuk itu, Jazuli memberi saran pada momentum Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ini untuk fokus bagaimana memperkuat fundamental kesejahteraan rakyat. Hal ini, kata dia, bukan berarti tantangan kemajuan tidak penting untuk disiapkan.

“Tapi kita paham di mana kita berdiri, posisi kita saat ini, apa yang sudah kita lakukan, yang belum atau bahkan alpa kita lakukan untuk mensejahterakan rakyat Indonesia,” pungkasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

India

DK PBB Sidang Darurat Bahas Kashmir, India Mengutuk

DK PBB secara resmi bersidang untuk terakhir kalinya untuk membahas masalah ini pada tahun 1971.

Sabtu, 17/08/2019 09:55 0

Pakistan

Saudara Pemimpin Taliban Terbunuh dalam Serangan Bom di Masjid

Masjid yang di dalamnya juga kompleks sekolah Al-Quran itu milik keluarga pemimpin Taliban.

Sabtu, 17/08/2019 09:09 0

Opini

Peran Ulama dalam Memperjuangkan Kemerdekaan

Realitas penulisan sejarah Indonesia yang dengan sengaja meminggirkan Islam, Ulama dan santrinya sebagai pelaku sejarah cukup lama terbiarkan.

Sabtu, 17/08/2019 08:32 0

Artikel

Kemerdekaan Menurut H.O.S. Tjokroaminoto

Satu pertemuan dengan pengurus Sarekat Dagang Islam (SDI) mengubah jalan hidup Tjokroaminoto. Ia diberi amanah untuk memimpin perkumpulan tersebut. Bukan hanya itu, ia menyusun kembali anggaran dasar perkumpulan itu, menyesuaikan dengan aturan kolonial yang berlaku saat itu.

Sabtu, 17/08/2019 00:04 1

Arab Saudi

Puncak Haji Berakhir, 169 Jemaah Haji Indonesia Meninggal

Jumlah jemaah haji Indonesia yang meninggal menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya

Jum'at, 16/08/2019 16:36 0

Myanmar

Pemulangan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Akan Dimulai Pekan Depan

"Kelompok pengungsi pertama akan kembali ke Myanmar minggu depan. Kami telah menyetujui pemulangan 3.540 orang pada 22 Agustus," kata Menteri Luar Negeri Myanmar, Myint Thu.

Jum'at, 16/08/2019 13:38 0

Pakistan

Tentara Pakistan dan India Baku Tembak di Kashmir

Pakisan menakan, tiga tentaranya dan lima tentara India tewas dalam pertempuran itu

Jum'at, 16/08/2019 08:48 0

Suriah

Oposisi Suriah Luncurkan Serangan Balik

Hammoud menambahkan bahwa pengiriman pasukannya diputuskan dimulai pada Jumat ini.

Jum'at, 16/08/2019 08:25 0

Iran

Khamenei Tegaskan Dukungan untuk Pemberontak Syiah Hutsi Yaman

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei sekali lagi menegaskan dukungannya kepada pemberontak Syiah Hutsi di Yaman.

Kamis, 15/08/2019 17:31 0

Pakistan

OKI: Halangi Perayaan Idul Adha di Kashmir, India Hina Umat Islam Seluruh Dunia

Penghalangan terhadap hak-hak beragama merupakan penghinaan terhadap umat Islam di seluruh dunia

Kamis, 15/08/2019 16:15 0

Close