... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Suara Pembaca

Askar Kauny Bina Kampung Mualaf Baduy

KIBLAT.NET, Banten – Lembaga Pembelajaran dan penghafal Quran Askar Kauny menginisiasi Program Lentera untuk Negeri, sebuah program Pembinaan dan Pemberdayaan Masyarakat di Kampung Mualaf Baduy, Cikapek Lebak, Banten, pada Selasa (13/08/2019).

Program ini dilakukan setelah sebelumnya Askar Kauny terlebih dahulu mengirimkan Guru Ngaji untuk mengajarkan baca tulis dan hafal Al-Quran ke Kampung Mualaf Baduy. Program Lentera untuk Negeri ini ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Tahfizh oleh Pimpinan Yayasan Askar Kauny, Ustadz Bobby Herwibowo.

Dalam rilis yang diterima Kiblat.net, dengan adanya program ini, Askar Kauny berniat mengembangkan potensi masyarakat Baduy, khususnya warga mualaf yang tinggal di sekitar Kampung Cikapek Desa Lebak Parahiyang, Leuwidamar, Lebak Banten.

“Askar Kauny berkomitmen untuk terus berkhidmat kepada masyarakat melalui Al-Quran. Menguatkan aqidah masyarakat mualaf dengan terus mendekatkan mereka dengan Al-Quran, mengajarkan baca tulis dan hafal Al-Quran selain ilmu-ilmu keislaman lainnya adalah jalan yang dapat ditempuh, selain menguatkan ekonomi masyarakatnya,” jelas Ust. Hilal Achmad selaku Direktur Pelaksana Program.

“Di lapangan kita sering menemukan kasus bahwa betapa mudah keimanan seorang atau sekelompok mualaf digoyahkan dengan segenggam beras. Maka, sudah seharusnya kita tidak meninggalkan mualaf begitu saja. Perlu pembinaan dan pemberdayaan. Peran inilah yang akan dilakukan oleh Askar Kauny,” lanjut Hilal di sela-sela acara.

Di tahap awal, Askar Kauny akan membangun Rumah Tahfizh sebagai pusat aktifitas sosial masyarakat Kampung Mualaf. Saat ini Askar Kauny telah memiliki sebanyak ±407 Rumah Tahfizh yang tersebar di seluruh Indonesia. Rumah Tahfizh di Kampung Mualaf ini akan menjadi Rumah Tahfizh ke 408. Selama tiga bulan terakhir Ust. Maulana Maududi sebagai Guru Ngaji Askar Kauny yang berasal dari Bekasi, sudah terjun langsung ke lokasi untuk membantu H. Adung menumbuhkan kecintaan masyarakat mualaf Baduy pada Alquran dengan mengajarkan baca, tulis dan hafal Alquran.

BACA JUGA  Korban Kekeringan di Pacitan Terima Bantuan Air Bersih dari One Care

Selain Rumah Tahfizh, Askar Kauny juga menaruh perhatian pada ketersediaan sumber air bersih yang selama ini letaknya jauh dari perkampungan. Maka Askar Kauny berencana membangunan sumur yang diperkirakan akan mengebor hingga sedalam 60 meter. Pembuatan sumur ini menjadi program mendesak yang ingin segera diwujudkan.

Program pemberdayaan lainnya yang akan dilaksanakan berupa pembiayaan syariah, selain membangun kawasan peternakan terpadu dan pertanian, untuk mendorong perekonomian masyarakat mualaf Baduy.

Askar Kauny meyakini, kekuatan ekonomi sosial dari lapis terbawah masyarakat akan meningkatkan kekuatan umat. Maka, pembinaan dan pemberdayaan masyarakat mualaf Baduy akan menjadi penunjang bangkitnya kekuatan muslim di Baduy khususnya dan di Indonesia pada umumnya.

Dalam kesempatan yang sama Ust. Deny Ibnu Hajar, Direktur Utama Askar Kauny menegaskan keinginan terbesar dari yayasan yang dipimpinnya.

“Mualaf merupakan kelompok yang mendapat perhatian serius dalam Islam, bahkan syariat memberikan hak kepada mereka untuk mendapatkan pendayagunaan dana zakat. Mereka perlu mendapatkan bimbingan dan arahan agar mualaf dapat bertahan dan istiqomah dalam Islam. Tak hanya ilmu-ilmu keislaman, mualaf ─terutama yang berada jauh di pelosok perlu mendapat pembinaan dan pemberdayaan ekonomi.”

“Maka, sesuai dengan moto atau semangat Askar Kauny yaitu Menebar Ilmu Berbagi Manfaat, melalui program ini Askar Kauny ingin sebanyak-banyaknya menebar kebaikan yang manfaatnya dapat dirasakan oleh sebanyak-banyaknya umat. Bukan hanya umat Muslim di Kampung Mualaf, namun juga umat Muslim di kawasan sekitarnya, di Banten, di Jawa Barat bahkan di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

BACA JUGA  Muslimah, Yuk Ikut Hijrah Reborn: Karena Hijrah Bukan Sekedar Berubah

Askar Kauny menargetkan keseluruhan program dapat dijalankan secara bertahap dalam kurun waktu 1 (satu) tahun, yang akan dimulai dengan pembangunan Rumah Tahfizh.

Reporter: Muhammad Jundii
Redaktur: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Arab Saudi

Akhiri Manasik, Jemaah Haji Kembali ke Makkah untuk Tawaf Wada

“Saya tidak bisa mengungkapkan kegembiraan dan kesenangan saya. Para Jemaah yang membutuhkan bantuan pasti dibantu. Baik dalam kondisi sakit, atau kesulitan lainnya,” kata Haqqani yang tengah bersiap untuk melakukan Tawaf Wada.

Rabu, 14/08/2019 07:24 0

Indonesia

27 Klien BHF Terkait Ricuh 21-22 Mei Didakwa Melawan Pejabat yang Bertugas

Badan Hukum Front (BHF) mendampingi persidangan 27 orang terkait kerusuhan aksi 21-22 Mei lalu.

Selasa, 13/08/2019 22:16 0

Artikel

Gerakan Sahwah di Arab Saudi: Dulu Dirangkul, Kini Dimusuhi

Kelompok ini menganjurkan untuk memasukkan ajaran Islam ke dalam pendidikan dan kehidupan sehari-hari.

Selasa, 13/08/2019 16:49 0

Indonesia

Sekjen MUI: Pasca Haji, Umat Islam Harus Menjunjung Persatuan

Anwar Abbas menegaskan bahwa dalam ibadah haji ada beberapa nilai  yang sangat patut diambil dan pegang kuat oleh umat Islam

Selasa, 13/08/2019 15:42 0

Indonesia

Gandeng PPMI, KBRI Islamabad Salurkan Daging Qurban Kepada Masyarakat Pakistan

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Islamabad menyelenggarakan penyembelihan hewan Qurban

Selasa, 13/08/2019 14:46 0

India

India Tutup Kota Terbesar di Kashmir pada Hari Raya Idul Adha

Sampai saat ini, pemerintah India masih memutus jaringan internet dan telepon. Pembatasan komunikasi ini sudah memasuki hari ke-8.

Selasa, 13/08/2019 11:26 0

Qatar

AS Tekan Taliban Berbagi Kekuasaan dan Gencatan Senjata

"Kami telah memperpanjang pertemuan kami dengan harapan mencapai kesepakatan damai tetapi waktu yang ada belum memungkin ," kata seorang negosiator Taliban kepada Reuters.

Selasa, 13/08/2019 10:10 0

Arab Saudi

Untuk Pertama Kali, Pemerintah Saudi Izinkan Narapidana Berhaji

"Tujuan utama dari program ini adalah untuk merehabilitasi, mengintegrasikan kembali, dan memotivasi para tahanan," kata Bandar bin Ali Al-Kharmi, Direktur Hubungan Masyarakat dan Media di Direktorat Jenderal Penjara.

Selasa, 13/08/2019 09:16 0

Indonesia

Pasca Alami Kebakaran, Ponpes Tahfidz Abu Bakar Ash-Shiddiq Bulukumba Mulai Direnovasi

"Sampai saat ini renovasi asrama yang kebakaran masih sekitar 20%," lanjutnya.

Selasa, 13/08/2019 08:28 0

India

Dibatasi, Warga Kashmir Harus Mengantre untuk Bertelepon

"Jangan datang ke Kashmir, kami akan pergi ke Nepal untuk menemui Anda setelah Idul Adha," teriaknya.

Selasa, 13/08/2019 08:09 0

Close