... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Dibatasi, Warga Kashmir Harus Mengantre untuk Bertelepon

Foto: Pasukan India di wilayah Kashmir

KIBLAT.NET, Jammu – Di halaman Komisioner Distrik di Srinagar, kota utama di wilayah Kashmir yang dikuasai India, penduduk berkumpul mengantri untuk menggunakan telefon.

Usai seminggu layanan telepon dan Internet diputus oleh pemerintah India, pihak berwenang akhirnya mengizinkan penduduk untuk menggunakan ponsel untuk berbicara singkat dengan orang yang mereka cintai di luar wilayah minoritas muslim di India tersebut.

Setelah beberapa kali mencoba, sepasang orang tua yang telah mengantre beberapa waktu pun berhasil menghubungi putra mereka di Nepal. Dialog dimulai dengan teriakan, diikuti dengan tawa sebelum percakapan berlanjut.

“Kami baik-baik saja. Ayahmu ada bersamaku. Jangan datang ke Kashmir,” kata sang ibu, seperti dilansir dari Al-Jazeera beberapa waktu lalu.

Suaminya hampir menyambar ponsel: “Jangan datang ke Kashmir, kami akan pergi ke Nepal untuk menemui Anda setelah Idul Adha,” teriaknya.

Di tengah air mata, percakapan antara ibu dan putranya berlangsung sekitar satu menit, sebelum telepon diambil kembali untuk digunakan oleh orang tua lainnya yang menunggu giliran.

“Saya berbicara dengannya setelah lima hari,” kata ibu penjual selendang tersebut.

“Kami semua khawatir akan keselamatannya,” lanjutnya.

Ketika ditanya mengapa mereka melarang anaknya kembali ke Kashmir, mereka pun memberikan jawaban sederhana: “Kami tidak ingin putra kami terbunuh.”

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Qaid

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

Dari Haji Untuk Indonesia

Ibadah haji, tidak saja membentuk penyebaran ilmu agama dari tanah suci ke tanah air, namun juga membentuk identitas bagi apa yang kemudian kita kenal dengan Indonesia

Senin, 12/08/2019 19:13 0

Indonesia

Khutbah Wukuf di Arafah, Ini yang Disampaikan Habib Rizieq

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Syihab memberikan ceramah saat pelaksanaan wukuf di Padang Arafah

Senin, 12/08/2019 17:25 0

Indonesia

Fahira Idris: Tudingan Enzo Radikal adalah Asumsi Prematur

Lolosnya Enzo dalam seleksi akademi militer harusnya menjadi parameter utama bahwa kecintaan Enzo akan NKRI tidak perlu diragukan lagi.

Senin, 12/08/2019 15:52 0

Indonesia

200 KK Rohingya Nikmati Daging Kurban dari Indonesia

Pengungsi Rohingya di Rakhine State merayakan Idhul Adha dengan sukacita.

Senin, 12/08/2019 15:43 0

Fikih

Hukum Membagikan Daging Kurban dalam Kondisi Sudah Dimasak

Seiring dengan berkembangnya teknologi dan sarana transportasi, maka inovasi kaum muslimin dalam pendistribusian daging kurban-pun beragam. Dengan alasan pemerataan, maka salah satu inovasi dalam distribusi daging kurban adalah dengan mengolah daging kurban dan mengemasnya di kaleng untuk kemudian didistribusikan ke daerah-daerah yang minim kurbannya. Bagaimana pandangan ulama dalam masalah ini? 

Senin, 12/08/2019 13:50 0

Foto

Suasana Idul Adha 1440 H di Berbagai Belahan Dunia

KIBLAT.NET, – Hampir seluruh umat Islam di belahan dunia serempak melaksanakan Salat Idul Adha 1440...

Senin, 12/08/2019 08:49 0

Indonesia

Umat Islam Pontianak Shalat Idul Adha Dikepung Kabut Asap

Umat Islam berdatangan ke tempat shalat Idul Adha dengan menggunakan masker

Ahad, 11/08/2019 17:20 0

Indonesia

Pria Kulit Putih Bersenjata Meneror Masjid di Norwegia, Seorang Muslim Terluka

"Pria itu membawa dua senjata api dan sebuah pistol. Dia mendobrak pintu kaca dan melepaskan tembakan"

Ahad, 11/08/2019 15:08 0

Indonesia

Mardani Ali Sera: Idul Kurban Menguatkan Empati

"Ruh Idul Kurban menguatkan empati dan pengokohan ekonomi kerakyatan di Indonesia,” kata Mardani Ali Sera

Ahad, 11/08/2019 14:19 0

Indonesia

Aktivis Kashmir: Kami Ingin Menggunakan Hak Menentukan Nasib Sendiri

Seorang aktivis dan Atlet Kashmir, Fatima Anwar meminta Turki dan dunia Islam untuk berperan aktif dalam menyelesaikan krisis saat ini di Jammu dan Kashmir.

Sabtu, 10/08/2019 19:25 0

Close