... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Aktivis Kashmir: Kami Ingin Menggunakan Hak Menentukan Nasib Sendiri

Foto: Bentrokan antara warga Kashmir dengan pasukan India

KIBLAT.NET, Kashmir – Seorang aktivis dan Atlet Kashmir, Fatima Anwar meminta Turki dan dunia Islam untuk berperan aktif dalam menyelesaikan krisis saat ini di Jammu dan Kashmir. Ia pun mengirim surat terbuka kepada presiden Turki melalui Twitter.

“Orang-orang Kashmir ingin dunia Muslim maju dan memainkan peran mereka untuk menyelesaikan masalah inti ini. Kami ingin menggunakan hak kami untuk menentukan nasib sendiri, dan yang paling penting, kami membutuhkan hak dasar kami untuk hidup,” kata Fatima Anwar.

Dikutip dari Anadolu, Fatima meminta kepada Erdogan untuk memobilisasi PBB dan OKI agar Kashmir dapat menentukan nasibnya sendiri.

“Kami tidak akan pernah membiarkan India menjadikan Jammu dan Kashmir sebagai Palestina lainnya,” ujarnya.

Anwar pun menggarisbawahi pencabutan pasal 370 di konstitusi India tentang status otonomi Kashmir, tanpa persetujuan warga Kashmir merupakan tindakan ilegal. Ia menekankan, tindakan pemerintah India tersebut tidak akan pernah diterima oleh masyarakat ashmir.

“India memberlakukan jam malam. Layanan telepon seluler dan internet dibatasi, dan sekitar 1 juta tentara telah dikerahkan di sini. Lebih dari 100.000 orang kehilangan nyawa, ribuan perempuan menjadi janda dan banyak orang lainnya hilang,” kata Anwar.

“Yang terburuk terjadi setiap hari di sini,” tegasnya.

Reporter: Qoid
Sumber: Anadol

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Arab Saudi

Dua Juta Lebih Jemaah Haji Bergerak Menuju Arafah

banyak Jemaah yang ingin mencapai puncak Ar-Rahmah, yang merupakan lokasi tertinggi bukit Arafah.

Sabtu, 10/08/2019 15:06 0

India

Ketegangan India-Pakistan Semakin Meningkat

"Mencoba ikut campur dalam yurisdiksi dengan cara mengkhawatirkan kawasan itu tidak akan pernah berhasil," kata pernyataan Kemenlu India pada hari Kamis (08/08/2019).

Sabtu, 10/08/2019 14:33 0

Rusia

Pendukung Oposisi Rusia Rencanakan Unjuk Rasa Besar-besaran di Moskow

Aksi unjuk rasa dilakukan sebagai respon atas penahanan ribuan demonstran oleh polisi pada demo sebelumnya

Sabtu, 10/08/2019 14:25 0

Tarbiyah Jihadiyah

Hari Arafah, Renungan Kesempurnaan Islam

Hari Arafah, Renungan Kesempurnaan Islam

Sabtu, 10/08/2019 13:26 0

Video News

Setelah Putusan Mahkamah Konstitusi, PBB Resmi Dukung Jokowi?

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang (PBB), MS Kaban menyebutkan bahwa rakyat...

Sabtu, 10/08/2019 10:59 0

Video News

Jika FPI Dibubarkan, Apa Kata Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang?

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang (PBB), MS Kaban menegaskan bahwa selama...

Sabtu, 10/08/2019 10:56 0

Amerika

Pasca Insiden Penembakan Massal, AS Kumpulkan Perusahaan Media Sosial

Trump tidak menghadiri pertemuan karena sedang berada di New York.

Sabtu, 10/08/2019 10:35 0

Video News

Komnas HAM Tolak Pelibatan TNI dalam Penanganan Terorisme, Kenapa?

KIBLAT.NET, Jakarta – Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam, menilai pelibatan TNI dalam penanganan terorisme tidak...

Sabtu, 10/08/2019 09:58 0

Video News

Jika Negara Tak Pulangkan HRS, HAM Apa yang Dilanggar?

KIBLAT.NET- Jakarta- Mantan komisioner komnas HAM, Hafidz Abbas menyayangkan HRS yang tak kunjung dipulangkan. Apakah...

Sabtu, 10/08/2019 09:54 0

Palestina

Muslim Al-Quds Diseru Siaga di Al-Aqsha dan Undur Penyembelihan Kurban

Menurutnya, ancaman penyerbuan Al-Aqsha di Hari Raya Idul Adha besok sangat nyata. Ia pun menyeru umat Islam berjaga-jaga untuk melindungi Al-Aqsha dari serbuan kelompok-kelompok Yahudi ekstrem.

Sabtu, 10/08/2019 09:49 0

Close