... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Fatma MUI: Boleh Distribusi Tunda Daging Kurban, Termasuk Dikalengkan

Foto: Pemotongan hewan kurban di hari raya Idul Adha (ilustrasi)

KIBLAT.NET, Jakarta – Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) membolehkan distribusi daging hewan qurban menggunakan kalengan sehingga tidak langsung setelah penyembelihan hewan kurban, melainkan beberapa waktu setelahnya.

“Menyimpan sebagian daging kurban yang telah diolah dan diawetkan dalam waktu tertentu untuk pemanfaatan dan pendistribusian kepada yang lebih membutuhkan adalah mubah (boleh) dengan syarat tidak ada kebutuhan mendesak,” ujar ketua Komisi Fatwa MUI Prof. Hasanuddin AF melalui rilisnya, Jum’at (09/08/2019).

Pembolehan distribusi hewan kurban secara tunda untuk lebih memperluas nilai maslahat. Hal itu termaktub dalam fatwa MUI Nomor 37 Tahun 2019 tentang Pengawetan dan Pendistribusian Daging Kurban Dalam Bentuk Olahan.

Hasanuddin menjelaskan distribusi tunda ini dibolehkan meskipun daging hewan kurban disunnahkan untuk didistribusikan untuk memenuhi hajat orang yang membutuhkan di daerah terdekat.

Namun, atas dasar pertimbangan kemaslahatan, daging kurban boleh atau mubah untuk dikelola dengan cara diolah dan diawetkan. Pengolahan dan pengawetan daging kurban tersebut itu bisa dengan dikalengkan dan diolah dalam bentuk kornet, rendang, atau sejenisnya.

“Didistribusikan ke daerah di luar lokasi penyembelihan,” tutupnya

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Penelitian Ungkap 100 Ribu Orang Lebih Ditahan Rezim Suriah Selama Konflik

Kematian dalam tahanan rezim Suriah terus terjadi, diduga akibat dari penyiksaan, kelalaian atau kondisi tak manusiawi

Jum'at, 09/08/2019 20:23 0

Amerika

Pasca Penembakan Massal di AS, Amnesty Internasional Keluarkan Travel Warning

"Peringatan perjalanan dikeluarkan terkait terjadinya kekerasan bersenjata tingkat tinggi di Amerika Serikat

Jum'at, 09/08/2019 19:03 0

Tazkiyah

Mengurungkan Berhaji, Demi Membantu Fakir Miskin

Banyak yang mampu berangkat haji, namun berapa banyak yang mampu mengurungkan berangkat haji dan menyumbangkan bekal hajinya untuk fakir miskin?

Jum'at, 09/08/2019 15:51 0

Yaman

Bentrokan Bersenjata di Ibukota Darurat Yaman Meluas

Pertempuran ini meletus setelah Dewan Transisi Selatan meminta para pendukung setianya menyerbu istana presiden dan menggulingkan pemerintahan Abduh Rabbah Manshur Hadi.

Jum'at, 09/08/2019 12:37 0

Fikih

Apakah Tetap Sah Kambing Kurban yang Dibeli dari Patungan Suami Istri?

Bagi seorang istri hendaknya memberikan sebagian uangnya kepada suaminya yang cukup untuk membeli hewan kurban, dan suaminya yang menyembelih dan mengikutsertakan pahala untuk keluarganya.

Jum'at, 09/08/2019 08:48 0

Rusia

Dua Ahli Rusia Tewas dan Lainnya Terluka Saat Uji Coba Senjata Baru

"Enam perwakilan Kementerian Pertahanan dan perusahaan yang memproduksi senjata baru tersebut mengalami cedera dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda sebagai akibat dari kecelakaan itu, dan dua ahli meninggal karena luka-luka mereka," kata pernyataan Dephan Rusia.

Jum'at, 09/08/2019 07:41 0

Pakistan

Kashmir Memanas, Pakistan Usir Dubes India dan Tarik Pulang Diplomat

Sikap Pakistan terhadap India adalah respon atas pencabutan otonomi khusus di Kashmir

Kamis, 08/08/2019 21:18 0

Arab Saudi

Jelang Puncak Haji, Arab Saudi Imbau Seluruh Jemaah Fokus Beribadah

Pihak berwenang Arab Saudi mengeluarkan peringatan untuk tidak mempolitisasi ibadah haji. 

Kamis, 08/08/2019 19:42 0

Yaman

Bentrok Bersenjata Meletus di Dekat Istana Presiden Yaman

Bentrokan terjadi di dekat istana presiden, yang dikenal sebagai Istana Maasheq di Kareter, di pusat Aden.

Kamis, 08/08/2019 17:37 0

Palestina

Sniper Israel Incar Wartawan Peliput Demonstrasi di Perbatasan dengan Gaza

Al-Kahlout menuturkan, sebelum tertembak ia sempat menerima panggilan telepon dari nomor tidak dikenal. Ia percaya bahwa panggilan itu dari tentara Israel sehingga Al-Kahlout dapat secara akurat ditemukan dan ditargetkan secara langsung.

Kamis, 08/08/2019 16:45 0

Close