... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Viral Video Tenda Haji Kebakaran di Mina, Begini Penjelasan Menag

Foto: Jamaah haji berjejalan di Mina [foto: Al-Jazeera]

KIBLAT.NET, Makkah – Selama dua hari terakhir beredar video di dunia maya yang menunjukkan terjadinya kebakaran tenda di wilayah Mina. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengkonfirmasi bahwa kebakaran tersebut bukan terjadi pada tenda jemaah haji Indonesia.

“Betul kemarin ada sedikit insiden kebakaran tenda di Mina, tapi skupnya kecil saja, terjadi pada siang hari. Dan itu terjadi di tenda-tenda yang akan didiami jemaah haji Asia Tengah, Asia Selatan dari India, Pakistan, Myanmar, Burma,” jelas Menag saat ditemui usai memantau tenda-tenda jemaah haji Indonesia,di Mina, Senin (05/08).

Menag pun meminta jemaah tidak panik usai menonton video peristiwa kebakaran tersebut. Ia menyampaikan tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, tidak ada korban luka. Itu hanya peristiwa kecil dan mudah-mudahan tidak akan terjadi di masa-masa yang akan datang,” kata Menag.

Menag hadir di Mina untuk memantau kesiapan fasilitas di Mina sebelum masa puncak haji 1440H/2019M. Salah satu inovasi yang dilakukan pada penyelenggaraan ibadah haji tahun ini adalah penomoran tenda Arafah dan Mina.

Dalam stiker nomor yang dipasang pada empat sisi tenda tersebut tercantum tiga data, yaitu: nomor tenda, nomor kloter yang menempati tenda, serta jumlah kapasitas tenda. Pada kesempatan tersebut, Menag yang didampingi Delegasi Amirul Hajj dan Ketua Muassasah Asia Tenggara sempat memerintahkan petugas PPIH Arab Saudi untuk mencabut atribut-atribut KBIH yang sempat terpasang di salah satu tenda Mina.

BACA JUGA  Arab Saudi dan Rusia Tandatangani 20 Kesepakatan Baru

Menurut Menag, tahun ini pemerintah melarang adanya penempelan atribut-atribut lain pada tenda jemaah Indonesia. “Karena tahun-tahun sebelumnya saling tumpang tindih, banyak sekali spanduk, bendera yang justru melihat situasi atau area baik di Arafah maupun di Mina menjadi kurang asri bahkan cenderung kumuh, kotor. Jadi kita ingin ikut menjaga Arafah dan Mina dengan cara tidak memasang atau menempel hal-hal yang memang tidak terlalu diperlukan,” tuturnya.

“Karena memang yang diperlukan adalah identitas nomor-nomor tenda baik di Arafah maupun di Mina, itu sudah lebih dari cukup. Karena di situ ada identitas kloter, ada identitas tenda,” imbuhnya.

Sumber: kemenag.go.id
Redaktur: Qoid

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Ijtima Ulama 4 Bahas Pemilu 2024? Ini Jawaban Ketua GNPF Ulama

KIBLAT.NET- Bogor, 5 Agustus 2019, Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional IV diadakan. Benarkah Ijtima Ulama...

Selasa, 06/08/2019 11:04 0

Indonesia

KH Maimoen Zubair Meninggal di Makkah

“Iya, benar beliau meninggal (di Makkah)," ujar Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Helmy Faishal Zaini, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, beberapa saat lalu.

Selasa, 06/08/2019 09:47 0

Indonesia

Mantan Penasihat KPK Kritisi Lolosnya Polisi dan Jaksa di Seleksi Capim

"Secara struktural tidak ada hubungan. Tapi menurut pengalaman yang lalu, kalau ada kasus yang ditangani oleh penyidik-penyidik KPK yang mengganggu kepolisian dan kejaksaan, mereka dipanggil oleh gedung bundar (Mabes Polri), mereka diancam dan sebagainya. Itukan melanggar undang-undang," ujar Abdullah.

Selasa, 06/08/2019 09:09 0

Fikih

Hukum-hukum Penting yang Wajib Diketahui oleh Para Pengurban

Catatan: Tidak mengapa jika cacatnya itu ringan, menurut pendapat jumhur ulama. Cacara ringan itu seperti tanduknya seperempat atau sepertiga tanduknya pecah, sobek sepertiga atau seperempat telinganya

Selasa, 06/08/2019 07:40 0

Indonesia

Pansel Capim KPK Dinilai Langgar Undang-undang

"Dengan demikian maka Pansel berarti sudah melanggar ketentuan undang-undang tentang capim KPK. Seharusnya itu harus diulang dari awal sehingga persyaratan dapat terpenuhi bahwa harus ada LHKPN,"kata Abdullah saat ditemui di Sentul, Bogor pada Senin (05/08/2019).

Selasa, 06/08/2019 06:24 0

Indonesia

Ini Keputusan Hasil Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional IV

Salah satu keputusan ijtima ulama yang ditetapkan adalah menolak kekuasaan yang berdiri atas dasar kecurangan dan kezaliman

Senin, 05/08/2019 23:45 0

Info Event

Pemuda Al Fath Tabanan Sambut Hari Kemerdekaan dengan Aksi Tebar Nasi Bungkus

Aksi ini memunculkan kepeduliaan kita bahwa masih banyak orang di sekeliling kita yang membutuhkan

Senin, 05/08/2019 23:04 1

Indonesia

Terungkap, Pelanggaran HAM Muslim Rohingya di Myanmar Didukung Sektor Bisnis

"Sumber-sumber utama pendapatan dari bisnis itu digunakan untuk melakukan pelanggaran HAM serius"

Senin, 05/08/2019 22:48 0

Artikel

RAND CORPORATION: Dari Radikalisme ke Imperialisme AS

Ada berbagai aspek yang menarik melihat bertemunya perwakilan Taliban dengan Pemerintah Republik Indonesia. Salah satunya adalah wacana tentang radikalisme di Indonesia.

Senin, 05/08/2019 22:31 0

Indonesia

Hadiri Ijtima’ Ulama IV, Ketum DDI: Perjuangan Tidak Hanya di Pilpres

"Mereka harus terus berjuang. Tujuan utama bukan hanya untuk menjadikan Prabowo presiden. Peluangnya tidak hanya di politik. Perjuangan tidak hanya selesai di sini," jelasnya.

Senin, 05/08/2019 20:00 0

Close