... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Situasi Tak Kunjung Membaik, Muslim Rohingya Tak Akan Kembali ke Myanmar

Foto: Marzuki Darusman dan Christopher Sidoti dari Tim Pencari Fakta Perserikaan Bangsa-Bangsa (PBB) di Myanmar,

KIBLAT.NET, Jakarta – Kepala Misi Pencari Fakta Perserikaan Bangsa-Bangsa (PBB) di Myanmar, Marzuki Darusman mengatakan bahwa warga Rohingya akan kembali ke Myanmar jika hak asasi manusia (HAM) di tanah kelahiran mereka terjamin.

“Kalau dijamin kewarganegaraannya, dijamin martabatnya, HAM, mereka akan kembali lagi,” ujar Marzuki saat ditemui di Kantor Perwakilan PBB di Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (06/08/2019).

Mantan Jaksa Agung Indonesia ini mengatakan, bahwa penderitaan yang dialami masyarakat Rohingya saat ini masih sama dengan yang mereka alami dua tahun lalu, tidak ada perubahan. Dia tak bisa berharap banyak masyarakat Rohingya akan kembali, karena masalah kemanusiaannya saja tidak ada perbaikan sama sekali.

“Sekarang masyarakat Myanmar Rohingya yang masih di situ, penderitaannya masih sama dengan dua tahun lalu. Perbaiki itu dulu, jika diperbaiki itu, maka warga itu akan kembali lagi ke negaranya,” ujarnya.

Selain itu, salah satu anggota tim pencari fakta PBB untuk Myanmar, Christopher Sidoti juga mengatakan hal serupa, dan menilai bahwa belum waktunya dilakukan pemulangan warga Rohingya ke Myanmar.

“Sekarang, prioritas utama jika kita menginginkan pemulangan adalah mengubah situasi pengungsi Rohingya yang tetap ada di negara bagian Rakhine. Sampai situasi pada dasarnya berubah di mana mereka dilindungi, aman, dan menikmati partisipasi penuh di Myanmar,” ujar Christopher.

“Sampai itu terjadi, pengungsi di Cox’s Bazar tidak bisa dan tidak akan kembali,” tandasnya.

BACA JUGA  Bukan Membuka Mall, Kunjungan Jokowi ke Bekasi untuk Cek Kesiapan New Normal

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Imam S.


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Jangan Salah! Inilah Hasil Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional IV

KIBLAT.NET, Bogor – Setelah melalui serangkaian proses musyawarah, Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional IV berakhir...

Selasa, 06/08/2019 11:47 0

Arab Saudi

Viral Video Tenda Haji Kebakaran di Mina, Begini Penjelasan Menag

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengkonfirmasi bahwa kebakaran tersebut bukan terjadi pada tenda jemaah haji Indonesia.

Selasa, 06/08/2019 11:11 0

Video News

Ijtima Ulama 4 Bahas Pemilu 2024? Ini Jawaban Ketua GNPF Ulama

KIBLAT.NET- Bogor, 5 Agustus 2019, Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional IV diadakan. Benarkah Ijtima Ulama...

Selasa, 06/08/2019 11:04 0

Palestina

Pendiri Hamas Tutup Usia

Syaikh Hamdan termasuk salah satu pemimpin Ikhwanul Muslimin di Palestina. Ia merupakan pemimpin bersejarah bagi Hamas

Selasa, 06/08/2019 09:59 0

India

India Hapus Otonomi Kashmir, Warga Muslim Terancam

Akibatnya, menurut para kritikus, penduduk mayoritas Hindu sekarang dapat menetap di Kashmir yang akan mengubah demografi di sana.

Selasa, 06/08/2019 08:14 0

Fikih

Hukum-hukum Penting yang Wajib Diketahui oleh Para Pengurban

Catatan: Tidak mengapa jika cacatnya itu ringan, menurut pendapat jumhur ulama. Cacara ringan itu seperti tanduknya seperempat atau sepertiga tanduknya pecah, sobek sepertiga atau seperempat telinganya

Selasa, 06/08/2019 07:40 0

Info Event

Pemuda Al Fath Tabanan Sambut Hari Kemerdekaan dengan Aksi Tebar Nasi Bungkus

Aksi ini memunculkan kepeduliaan kita bahwa masih banyak orang di sekeliling kita yang membutuhkan

Senin, 05/08/2019 23:04 1

Artikel

RAND CORPORATION: Dari Radikalisme ke Imperialisme AS

Ada berbagai aspek yang menarik melihat bertemunya perwakilan Taliban dengan Pemerintah Republik Indonesia. Salah satunya adalah wacana tentang radikalisme di Indonesia.

Senin, 05/08/2019 22:31 0

Fikih

Bolehkah Meniatkan Kurban untuk Orang yang Sudah Meninggal?

Catatan: Perbendaan pendapat ini pada kondisi orang yang mengurbankan sudah berkurban untuk dirinya sendiri.

Senin, 05/08/2019 17:29 0

Qatar

Negosiasi Kedelapan AS-Taliban Masuki Hari Kedua, Ini Harapan Washington

"Kami menginginkan republik, bukan emirat. Taliban ingin membentuk kembali sebuah emirat Islam yang serupa dengan yang didirikan pada 1996,” tulisnya lagi.

Senin, 05/08/2019 14:08 0

Close