... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

KH Maimoen Zubair Meninggal di Makkah

Foto: Foto KH Maimoen Zubair (kanan) dan Presiden RI Jokowidodo sebelum pilpres 2019. [tribun.com]

KIBLAT.NET, Jakarta – Kabar duka menyelimuti dunia pesantren Indonesia. Salah satu ulama kharismatik asal Jawa Tengah, KH Maimoen Zubair atau lebih dikenal Mbah Moen, meninggal dunia.

Menurug informasi yang diterima Kiblat.net pada Selasa pagi (06/08/2019), Mbah Moen wafat di Mekkah, Arab Saudi, saat sedang menunaikan ibadah haji.

“Iya, benar beliau meninggal (di Makkah),” ujar Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Helmy Faishal Zaini, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, beberapa saat lalu.

Diketahui, Mbah Moen menuju Tanah Suci pada Ahad (28/07/2019). Ia meninggal di usia 90 tahun.

Mbah Moen dikenal sebagai seorang ulama dan politikus. Ia merupakan Pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang dan menjabat sebagai Ketua Majlis Syariah Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Pernah menjadi anggota DPRD kabupaten Rembang selama 7 tahun.

Setelah berakhirnya masa tugas, ia mulai berkonsentrasi mengurus pondoknya yang baru berdiri selama sekitar 7 atau 8 tahun. Tapi rupanya tenaga dan pikiran ia masih dibutuhkan oleh negara sehingga ia diangkat menjadi anggota MPR RI utusan Jawa Tengah selama tiga periode.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

India

India Hapus Otonomi Kashmir, Warga Muslim Terancam

Akibatnya, menurut para kritikus, penduduk mayoritas Hindu sekarang dapat menetap di Kashmir yang akan mengubah demografi di sana.

Selasa, 06/08/2019 08:14 0

Fikih

Hukum-hukum Penting yang Wajib Diketahui oleh Para Pengurban

Catatan: Tidak mengapa jika cacatnya itu ringan, menurut pendapat jumhur ulama. Cacara ringan itu seperti tanduknya seperempat atau sepertiga tanduknya pecah, sobek sepertiga atau seperempat telinganya

Selasa, 06/08/2019 07:40 0

Info Event

Pemuda Al Fath Tabanan Sambut Hari Kemerdekaan dengan Aksi Tebar Nasi Bungkus

Aksi ini memunculkan kepeduliaan kita bahwa masih banyak orang di sekeliling kita yang membutuhkan

Senin, 05/08/2019 23:04 1

Artikel

RAND CORPORATION: Dari Radikalisme ke Imperialisme AS

Ada berbagai aspek yang menarik melihat bertemunya perwakilan Taliban dengan Pemerintah Republik Indonesia. Salah satunya adalah wacana tentang radikalisme di Indonesia.

Senin, 05/08/2019 22:31 0

Fikih

Bolehkah Meniatkan Kurban untuk Orang yang Sudah Meninggal?

Catatan: Perbendaan pendapat ini pada kondisi orang yang mengurbankan sudah berkurban untuk dirinya sendiri.

Senin, 05/08/2019 17:29 0

Qatar

Negosiasi Kedelapan AS-Taliban Masuki Hari Kedua, Ini Harapan Washington

"Kami menginginkan republik, bukan emirat. Taliban ingin membentuk kembali sebuah emirat Islam yang serupa dengan yang didirikan pada 1996,” tulisnya lagi.

Senin, 05/08/2019 14:08 0

India

India Tutup Sekolah dan Larang Perkumpulan Massa di Kashmir

Pernyataan itu tidak mengatakan berapa lama pembatasan tersebut akan berlaku.

Senin, 05/08/2019 12:47 0

Rusia

Polisi Rusia Tangkap 800 Demonstran Anti-Pemerintah

Aksi massa ini merupakan rangkaian aksi protes atas pelarangan sejumlah kandidat oposisi, beberapa sekutu Navalny, untuk mencalonkan diri dalam pemilihan legislatif September di Moskow.

Senin, 05/08/2019 11:21 0

Info Event

Baitul Wakaf Lakukan Edukasi Wakaf Bagi Kaum Muda

Baitul Wakaf menggelar Studium General Aksi Wakaf di Aula Pesantren Hidayatullah Depok, Ahad (04/08/2019)

Senin, 05/08/2019 11:18 0

Artikel

7 Amal Shalih yang Dianjurkan pada 10 Awal Dzulhijjah

“Tiada hari-hari yang amal shalih padanya paling dicintai disisi Allah melainkan hari-hari ini.” Yaitu sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Para shahabat bertanya: "Wahai Rasulullah, tidakkah jihad di jalan Allah (paling dicintai Allah)?. Beliau menjawab: “Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang keluar (dari rumahnya untuk berjihad) dengan jiwa dan hartanya, Lalu dia tidak pulang dari itu dengan apapun.” (HR. Al-Bukhari).

Senin, 05/08/2019 10:08 0

Close