... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ijtima’ Ulama IV Kaji Ulang Bekerja Sama dengan Parpol

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua GNPF Ulama, Ustadz Muhammad Yusuf Martak, menjelaskan bahwa Ijtima’ Ulama IV akan mengevaluasi langkah berjuang bersama partai politik. Ini yang akan menjadi pembahasan di sesi pertama pertemuan tersebut.

“Sesi pertama, masukan agar kita sebagai keumatan mengkaji ulang menentukan langkah ke depan. Apakah dengan langkah kemarin kita bersama partai perpolitikan layak atau tidak,” katanya saat konferensi pers di Hotel Lorin, Bogor, Jawa Barat pada Senin (05/08/2019).

Ia menekankan bahwa umat Islam harus berjuang berdasarkan Al-Quran dan Al-Hadist. Bukan hanya memandang politik yang mengesampingkan agama.

Sementara itu, salah satu panitia Slamet Maarif mengungkapkan bahwa setidaknya sudah ada lima orang yang menyampaikan pendapat di sesi pertama. Mereka menyatakan kecewa dengan pilpres kemarin.

“Ada yang mengatakan bahwa masukan buat kita, gak perlu lagi kerjasama dengan partai politik. Ada yang mempertimbangkan cara lain, ada yang kemungkinan masih bisa bergandengan dengan partai,” tuturnya.

Saat ini, panitia sedang mendengarkan perwakilan per provinsi. Menurutnya, hal ini dilakukan supaya bisa dikalkulasi terkait langkah ke depan.

Ia menambahkan, hingga siang ini berbagai tokoh yang sudah hadir adalah Ustadz M Zulkifli Ali, cucu pendiri NU Gus Aam, ketum DDII Moh. Sidik serta Ustadz Ismail Yusanto.

“Perwakilan partai politik tidak kami undang sehingga tidak hadir,” pungkasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Hunef Ibrahim


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Qatar

Negosiasi Kedelapan AS-Taliban Masuki Hari Kedua, Ini Harapan Washington

"Kami menginginkan republik, bukan emirat. Taliban ingin membentuk kembali sebuah emirat Islam yang serupa dengan yang didirikan pada 1996,” tulisnya lagi.

Senin, 05/08/2019 14:08 0

India

India Tutup Sekolah dan Larang Perkumpulan Massa di Kashmir

Pernyataan itu tidak mengatakan berapa lama pembatasan tersebut akan berlaku.

Senin, 05/08/2019 12:47 0

Rusia

Polisi Rusia Tangkap 800 Demonstran Anti-Pemerintah

Aksi massa ini merupakan rangkaian aksi protes atas pelarangan sejumlah kandidat oposisi, beberapa sekutu Navalny, untuk mencalonkan diri dalam pemilihan legislatif September di Moskow.

Senin, 05/08/2019 11:21 0

Info Event

Baitul Wakaf Lakukan Edukasi Wakaf Bagi Kaum Muda

Baitul Wakaf menggelar Studium General Aksi Wakaf di Aula Pesantren Hidayatullah Depok, Ahad (04/08/2019)

Senin, 05/08/2019 11:18 0

Artikel

7 Amal Shalih yang Dianjurkan pada 10 Awal Dzulhijjah

“Tiada hari-hari yang amal shalih padanya paling dicintai disisi Allah melainkan hari-hari ini.” Yaitu sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Para shahabat bertanya: "Wahai Rasulullah, tidakkah jihad di jalan Allah (paling dicintai Allah)?. Beliau menjawab: “Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang keluar (dari rumahnya untuk berjihad) dengan jiwa dan hartanya, Lalu dia tidak pulang dari itu dengan apapun.” (HR. Al-Bukhari).

Senin, 05/08/2019 10:08 0

India

Ribuan Orang Tinggalkan Kashmir Setelah Muncul Kabar Rencana Serangan Militan

Pihak keamanan India menyebut adanya informasi intelijen terkait rencana serangan saat musim ziarah umat Hindu

Sabtu, 03/08/2019 19:28 0

Arab Saudi

Arab Saudi Bebaskan Perempuan Urus Paspor dan Pergi ke Luar Negeri Tanpa Izin Wali

Sebelumnya Arab Saudi telah mencabut larangan mengemudi bagi perempuan

Sabtu, 03/08/2019 18:17 0

Afrika

Militer dan Oposisi Sudan Sepakat Bentuk Pemerintahan Transisi

Dewan Transisi Militer (TMC) yang berkuasa di Sudan dan koalisi oposisi utama telah mencapai kesepakatan untuk membentuk pemerintahan transisi.

Sabtu, 03/08/2019 14:29 0

Amerika

AS Keluar dari Kesepakatan Pengurangan Rudal Jelajah dengan Rusia

Perjanjian itu, yang ditandatangani pada tahun 1987 oleh Presiden AS Ronald Reagan dan pemimpin Soviet Mikhail Gorbachev, memberikan pengurangan rudal konvensional dan nuklir dari kedua kekuatan.

Sabtu, 03/08/2019 10:08 0

China

Cina Hapus Semua Simbol-simbol Arab dan Islam

Pihak berwenang di ibukota Cina telah memerintahkan restoran halal dan kedai makanan untuk menghapus tulisan Arab dan simbol-simbol yang terkait dengan Islam.

Jum'at, 02/08/2019 14:30 0

Close