... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

ICMI Usul Perubahan Nama RUU PKS

Foto: Logo ICMI.

KIBLAT.NET, Jakarta – Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) mendorong perubahan Rencana Undang-undang (RUU) Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) menjadi RUU Kejahatan Seksual. Pasalnya, sampai saat ini belum ada regulasi yang mengatur tentang kekerasan seksual, sehingga kata penghapusan pada RUU ini tidak tepat.

“Sebaiknya kata ‘penghapusan’ ditiadakan saja. Yang lebih tepat memang kejahatan seksual. Cakupannya lebih luas dan dalam,” ujar Wakil Ketua Umum ICMI, Sri Astuti Buchari, dalam diskusi media dialektika di Euro Management, Jakarta Pusat, Senin 5 Agustus 2019.

Dia menjelaskan, merujuk pada Bab I Pasal 1 RUU PKS, definisi kekerasan seksual dalam beleid tersebut multitafsir dan tidak substantif.

“Kekerasan seksual merupakan kejahatan yang dapat terjadi pada semua usia dan gender. Sehingga seharusnya RUU ini diberlakukan secara universal,” ucap Sri Astuti.

Sri Astuti juga menyinggung jika selama ini RUU PKS tidak mengatur kompensasi terhadap korban kekerasan seksual, terutama perempuan.

Pihaknya mengusulkan dalam RUU Kekerasan Seksual ke depannya harus mengatur besaran kompensasi kepada korban. Termasuk hukuman minimal bagi para pelaku.

“Ketika Ia (korban-red) diceraikan dia tidak punya apa-apa dan dia sudah trauma nah itu kalau tidak ada kompensasinya enggak adil, maka kami dari ICMI mengusulkan Rp100 juta sampai satu miliar. Sementara pidana bagi pelaku 15 tahun penjara,” tegas Sri Astuti.

Pihaknya dalam waktu dekat akan menggelar petemuan dengan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. Sri Astuti berharap masukan ICMI ini bisa direalisasikan.

BACA JUGA  Daripada Bahas Cadar, Menag Diminta Pastikan RUU Miras Rampung

“Kita berharap minggu kedua bulan September kita bisa bertemu. Karna RUU ini sudah komitmen bersama antara DPR dan presiden. Semoga tahun 2019 UU ini sudah selesai,” katanya.

Sementara untuk mencegah meningkatnya kasus kekerasan seksual, ICMI berharap setiap elemen masyarakat dan lembaga terkait dapat menggambil peran serta memaksimalkan tugas dan fungsinya.

“Agar pemerintah menghapuskan kemiskinan, lalu mengurangi pengangguran, kemudian tingkatkan fungsi polisi di mana-mana, tempatkan polisi dilokasi-lokasi yang rawan kejahatan seksual,” tandas Sri Astuti.

Reporter: Qoid
Editor: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Qatar

Negosiasi Kedelapan AS-Taliban Masuki Hari Kedua, Ini Harapan Washington

"Kami menginginkan republik, bukan emirat. Taliban ingin membentuk kembali sebuah emirat Islam yang serupa dengan yang didirikan pada 1996,” tulisnya lagi.

Senin, 05/08/2019 14:08 0

India

India Tutup Sekolah dan Larang Perkumpulan Massa di Kashmir

Pernyataan itu tidak mengatakan berapa lama pembatasan tersebut akan berlaku.

Senin, 05/08/2019 12:47 0

Rusia

Polisi Rusia Tangkap 800 Demonstran Anti-Pemerintah

Aksi massa ini merupakan rangkaian aksi protes atas pelarangan sejumlah kandidat oposisi, beberapa sekutu Navalny, untuk mencalonkan diri dalam pemilihan legislatif September di Moskow.

Senin, 05/08/2019 11:21 0

Info Event

Baitul Wakaf Lakukan Edukasi Wakaf Bagi Kaum Muda

Baitul Wakaf menggelar Studium General Aksi Wakaf di Aula Pesantren Hidayatullah Depok, Ahad (04/08/2019)

Senin, 05/08/2019 11:18 0

Artikel

7 Amal Shalih yang Dianjurkan pada 10 Awal Dzulhijjah

“Tiada hari-hari yang amal shalih padanya paling dicintai disisi Allah melainkan hari-hari ini.” Yaitu sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Para shahabat bertanya: "Wahai Rasulullah, tidakkah jihad di jalan Allah (paling dicintai Allah)?. Beliau menjawab: “Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang keluar (dari rumahnya untuk berjihad) dengan jiwa dan hartanya, Lalu dia tidak pulang dari itu dengan apapun.” (HR. Al-Bukhari).

Senin, 05/08/2019 10:08 0

India

Ribuan Orang Tinggalkan Kashmir Setelah Muncul Kabar Rencana Serangan Militan

Pihak keamanan India menyebut adanya informasi intelijen terkait rencana serangan saat musim ziarah umat Hindu

Sabtu, 03/08/2019 19:28 0

Arab Saudi

Arab Saudi Bebaskan Perempuan Urus Paspor dan Pergi ke Luar Negeri Tanpa Izin Wali

Sebelumnya Arab Saudi telah mencabut larangan mengemudi bagi perempuan

Sabtu, 03/08/2019 18:17 0

Afrika

Militer dan Oposisi Sudan Sepakat Bentuk Pemerintahan Transisi

Dewan Transisi Militer (TMC) yang berkuasa di Sudan dan koalisi oposisi utama telah mencapai kesepakatan untuk membentuk pemerintahan transisi.

Sabtu, 03/08/2019 14:29 0

Amerika

AS Keluar dari Kesepakatan Pengurangan Rudal Jelajah dengan Rusia

Perjanjian itu, yang ditandatangani pada tahun 1987 oleh Presiden AS Ronald Reagan dan pemimpin Soviet Mikhail Gorbachev, memberikan pengurangan rudal konvensional dan nuklir dari kedua kekuatan.

Sabtu, 03/08/2019 10:08 0

China

Cina Hapus Semua Simbol-simbol Arab dan Islam

Pihak berwenang di ibukota Cina telah memerintahkan restoran halal dan kedai makanan untuk menghapus tulisan Arab dan simbol-simbol yang terkait dengan Islam.

Jum'at, 02/08/2019 14:30 0

Close