... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Fokus

One Care Suplai Air Bersih untuk Pengungsi Petobo

Foto: One Care

KIBLAT.NET, Palu – Warga korban bencana dan likuefaksi Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu Sulawesi Tengah sangat membutuhkan air bersih di lokasi pengungsian. Mereka membutuhkan air untuk menunjang kebersihan dan kebutuhan konsumsi rumah tangga.

Menjawab kondisi tersebut, lembaga kemanusiaan One Care pada Sabtu, 27 Juli 2019 mengirimkan suplai air untuk warga korban bencana di posko pengungsian Petobo di Jalan Jepang, Ngata Baru, Palu. Kurang lebih sembilan bulan pasca bencana gempa dan tsunami Palu, ketidakcukupan pasokan air bersih untuk korban di sana masih menjadi kendala.

Hal itu diungkapkan oleh Asrinda, korban bencana yang menempati posko pengungsian di Jalan Jepang. Ia mengeluhkan minimnya pasokan air yang dikirim ke titik-titik pengungsian. Menurutnya, suplai air hanya datang sekali seminggu. Untuk mencukupi kebutuhan, tak sedikit pengungsi yang terpaksa menampung air hujan.

“Kadang kami cuma mengharapkan air hujan, karena penyuplaian air bersih satu kali dalam seminggu belum mencukupi kebutuhan,” ujar Asrinda kepada One Care.

Saat kendaraan pengangkut air milik One Care tiba, warga langsung mengantri dengan membawa berbagai macam wadah. Saat pengisian berlangsung, salah-satu pengungsi bernama Ibu Indra menghampir relawan. Selain berterima kasih, ia mengatakan bahwa suplai air masih sangat dibutuhkan oleh warga korban bencana.

“Setets air itu sangat berharga buat kami,” ungkapnya.

Berdasarkan pantauan lokasi, di sepanjang Jalan Jepang ditemukan ember, baskom dan bekas drom yang berjajar hampir di setiap depan rumah pengungsi. Semua itu digunakan untuk menampung air hujan.

Kontriutor: Admin One Care

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Malaysia

Sultan Abdullah Resmi Diangkat Jadi Raja Baru Malaysia

Dia menekankan bahwa persatuan dan kerukunan adalah pilar dan kekuatan bangsa. "Bermain dengan api akan membakar tidak hanya diri sendiri tetapi juga seluruh desa," katanya.

Selasa, 30/07/2019 14:27 0

China

Pejabat Cina Klaim Bebaskan 90 Persen Tahanan Kamp Konsentrasi Xinjiang

Alken Tuniaz, wakil ketua pemerintah wilayah Xinjiang, mengatakan 90 persen orang yang ditahan dalam "pusat pelatihan kejuruan" telah dikembalikan ke masyarakat.

Selasa, 30/07/2019 13:49 0

Afghanistan

PBB: Mayoritas Warga Sipil Tewas oleh Militer Afghan dan NATO

Sebagian besar korban sipil jatuh selama operasi militer oleh Afghanistan dan NATO, seperti serangan udara dan serangan malam hari di tempat persembunyian gerilyawan.

Selasa, 30/07/2019 13:25 0

Suriah

Sejak Perjanjian Astana Diteken, 600 Sipil Tewas

Di hari yang sama, rezim Assad dilaporkan merebut kota Tal Malh di pedesaan Hama setelah terlibat pertempuran sengit dengan oposisi.

Selasa, 30/07/2019 09:23 0

Palestina

Polisi Israel Panggil Balita Palestina untuk Disidik Atas Kasus Pelemparan Tentara

Kepala organisasi tahanan Palestina, Qadri Abu Bakar, pada Senin (29/07/2019) mengutuk pemanggilan Muhammad.

Selasa, 30/07/2019 08:03 0

Afghanistan

Lagi, Dua Tentara AS Tewas di Afghanistan

"Kami akan mempublikasikan informasi tambahan tentang insiden ini dalam 24 jam sampai keluarga para korban diberi tahu," kata pernyataan Komando Pusat AS, seperti dilansir dari Anadolu Agency.

Selasa, 30/07/2019 06:58 0

Opini

Krisis Adab Guru dan Murid

Adab merupakan sebuah keniscayaan dalam kehidupan seorang guru dan murid, adab tidak bisa terlepas dalam aktivitas sehari-hari.

Senin, 29/07/2019 20:18 0

Indonesia

Pakar Pidana: Polisi Harus Tangkap Pengancam Anies Baswedan

Pakar Hukum Pidana Universitas Al-Azhar, Suparji Ahmad menegaskan bahwa Polisi harus segera menangkap pelaku.

Senin, 29/07/2019 17:40 0

Info Event

Menghafal Al Quran Sekaligus Belajar Makhraj dan Tajwid dengan Metode Kauny

"Metode Kauny tidak hanya membuat orang mudah menghafal Alquran, namun mereka juga bisa belajar makhraj, tajwid dan sekaligus maknanya"

Senin, 29/07/2019 17:37 0

Editorial

Editorial: Selamat Datang Taliban!

Bagi masyarakat Indonesia, merangkul Taliban juga akan mendatangkan keuntungan tersendiri. Pertama, stigma buruk masyarakat Indonesia terhadap Afghanistan dan Taliban secara perlahan akan terkikis. Barangkali, setelah utusan Taliban datang, publik Indonesia akan simpati dan tidak lagi alergi melihat julukan Novel Baswedan sebagai ‘Polisi Taliban’ di KPK.

Senin, 29/07/2019 17:27 2

Close