... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Jemaah Haji yang Wafat Dapat Santunan Asuransi Hingga RP 125 Juta

Foto: Pemberangkatan jemaah haji (foto: Kemenag.go.id)

KIBLAT.NET, Jakarta – Jemaah Haji yang meninggal selama pelaksanaan ibadah haji akan mendapat santunan dan perlindungan asuransi hingga Rp. 125 juta.

Kepala Dakker Makkah PPIH (Panitia Penyelengaraan Ibadah Haji) Subhan Cholid mengatakan, ada beberapa ketentuan agar jamaah mendapatkan hak asuransi.

“Beberapa ketentuan, diantaranya jamaah wafat sejak keluar rumah hingga sebelum tiba di rumahnya kembali. Kemudian jamaah mengalami kecelakaan hingga wafat atau cacat tubuh,” kata Subhan, Ahad (28/07/2019), seperi diansir dari kantor berita Antara.

Hingga Ahad, Siskohat Kementerian Agama mencatat sudah 25 calon haji yang meninggal dunia, mulai dari meninggal di perjalanan, termasuk di pesawat, saat berada di Madinah, dan saat berada di Makkah karena berbagai sebab.

Jemaah yang meninggal tersebut akan mendapat perlindungan asuransi berupa uang duka mulai dari Rp.18 juta hingga Rp.125 juta. Sedangkan bagi jamaah yang meninggal karena kecelakaan akan mendapat nilai asuransi 2 kali lipatnya.

Sebelumnya, Kepala Seksi Kedatangan dan Keberangkatan Dakker Bandara PPIH Cecep Nursyamsi mengatakan perlindungan asuransi jemaah diberikan ketika di pesawat dan jika meninggal di pesawat selama perjalanan, maskapai akan memberikan uang asuransi sebesar RP.125 juta.

“Untuk mencairkan asuransi, ahli waris dapat menyerahkan surat keterangan kematian, surat pernyataan ahli waris dari kecamatan, serta nomor rekening almarhum atau ahli waris,” jelasnya.

Bagi jemaah calon haji yang meninggal di dalam pesawat maupun saat masih berada di tanah air, surat keterangan kematian dikeluarkan oleh Kantor Urusan Haji Indonesia di Jeddah dan akan diantar langsung oleh petugas kantor Kementerian Agama setempat ke tempat tinggal Almarhum.

BACA JUGA  IZI: Amil Zakat Harus Bermental Kuat

Reporter: Qoid
Editor: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Asia

Bahas Repatriasi, Delegasi Myanmar Temui Pengungsi Rohingya di Bangladesh

kelompok hak asasi manusia menyatakan kondisi di Myanmar belum kondusif bagi muslim Rohingya mereka untuk kembali

Ahad, 28/07/2019 16:22 0

Afrika

Nigeria Tetapkan Kelompok Syiah IMN Sebagai Organisasi Teroris

Pengadilan federal telah mengeluarkan putusan yang mengizinkan pemerintah untuk melarang Gerakan Islam Nigeria (IMN)

Ahad, 28/07/2019 15:17 0

Arab Saudi

60 Persen Jemaah Haji Indonesia Tiba di Makkah

Diperkirakan kloter terakhir akan memasuki Makkah pada 6 Agustus mendatang

Sabtu, 27/07/2019 16:47 0

Afghanistan

Wakil Pimpinan Taliban Kunjungi Indonesia

Wakil pimpinan Taliban Mullah Abdul Ghani Baradar memimpin tim ke Indonesia yang beranggotakan delapan orang

Sabtu, 27/07/2019 14:08 0

Feature

Jawaban Cerdas Muslimah saat Ditanya, “Cuaca Panas, Apa Gak Gerah Pakai Jilbab?”

Ya, saya merasa sangat panas mengenakan jilbab di hari yang panas di bawah teriknya sinar matahari.

Sabtu, 27/07/2019 11:50 0

Arab Saudi

Antisipasi Ebola saat Musim Haji, Arab Saudi Larang Masuk Wisatawan Asal Kongo

Keputusan yang diumumkan pada Rabu (24/07/2019) oleh Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, didasarkan keputusan Organisasi Kesehatan Dunia yang menyatakan wabah Ebola sebagai darurat internasional.

Sabtu, 27/07/2019 11:06 0

Eropa

Gelombang Panas Eropa Mengancam Lapisan Es Greenland

Kondisi ini mengkhawatirkan karena dapat membuat lapisan es Greenland mendekati atau di bawah rekor terendah yang terlihat pada 2012

Sabtu, 27/07/2019 10:30 0

Palestina

Sniper Israel Dilatih Menembak Pergelangan Kaki Orang Palestina, Apa Tujuannya?

Lebih dari setahun setelah protes di perbatasan Gaza dimulai, militer Israel telah memutuskan untuk melatih penembak jitu untuk "menembak di pergelangan kaki" orang-orang Palestina.

Sabtu, 27/07/2019 10:08 0

Suriah

PBB: 400 Ribu Mengungsi Dalam Tiga Bulan Eskalasi Militer Suriah

"Kamp-kamp pengungsian penuh sesak dan banyak yang terpaksa tinggal tanpa tenda," kata pernyataan itu seraya menjelaskan jumlah yang tinggal tanpa tenda sekitar dua pertiga dari pengungsi baru itu.

Sabtu, 27/07/2019 08:28 0

Singapura

Oposisi Khawatir UU Anti-Hoaks Untungkan Petahana saat Pemilu Singapura

Pemimpin partai oposisi baru Singapura mengaku khawatir bahwa undang-undang anti-hoaks, yang ditakutkan oleh kelompok-kelompok hak asasi dapat menghambat kebebasan berbicara, dapat digunakan dalam pemilihan mendatang.

Jum'at, 26/07/2019 17:20 0

Close