... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Wakil Pimpinan Taliban Kunjungi Indonesia

Foto: Wakil pimpinan Taliban, Mullah Abdul Ghani Baradar dalam sebuah tim delegasi Imarah Islam

KIBLAT.NET, Kabul – Wakil pimpinan Taliban, Mullah Abdul Ghani Baradar bertolak dari Qatar menuju Indonesia pada Jumat (26/07/2019). Sebelumnya, salah satu pendiri Taliban itu telah melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi di Doha, Qatar.

Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujaheed mengatakan melalui media sosial bahwa Mullah Baradar memimpin tim delegasi beranggotakan 8 orang untuk membicarakan hubungan politik dan kerjasama dengan Indonesia.

“Dalam perjalanan ini pembicaraan akan berfokus pada hubungan politik yang baik antara kedua negara, perdamaian dan pentingnya kerja sama masa depan dengan Afghanistan”, kata Zabihullah, dilansir Anadolu, Jumat (26/07/2019).

Sebuah gelaran Konferensi Ulama Cendekiawan Muslim direncanakan akan berlangsung di Jakarta pada akhir bulan ini. Konferensi itu akan melibatkan peserta dari Afghanistan, Pakistan, dan Indonesia.

Awal bulan lalu Dirjen Kementerian Luar Negeri Indonesia untuk Asia Pasifik dan Afrika, Desra Percaya telah mengunjungi Kabul terkait konferensi tersebut. Dewan Keamanan Nasional Afghanistan menuturkan, kedatangan Desra membahas kemitraan Indonesia dalam proses perdamaian, konferensi Ulama dan dialog perempuan di Jakarta.

Pada Mei lalu, Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi juga telah bertemu dengan Mullah Baradar di Doha, ibukota Qatar. Situs resmi Taliban, Alemarah, melaporakan dalam pertemuan tersebut Mullah Baradar bertukar pandangan dengan Menteri Luar Negeri Indonesia tentang resolusi damai untuk masalah Afghanistan dan terkait pembicaraan yang sedang berlangsung antara tim negosiasi Imarah Islam dan Amerika Serikat.

BACA JUGA  Kabul Bebaskan Anggota Taliban, Termasuk Komandan

Kedua belah pihak mendesak untuk menjaga hubungan bilateral dan kontak mengenai penyelesaian masalah Afghanistan. Menteri Luar Negeri Indonesia meyakinkan bantuan dan memainkan peran positif dalam menyelesaikan masalah Afghanistan jika diperlukan, dan berharap agar masalah Afghanistan menemukan penyelesaian logis yang cepat.

Sumber: Anadolu, Alemarah
Redaktur: Qoid

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Bantu Jemaah Haji, Arab Saudi Siapkan Call Center Multi Bahasa

Layanan call center juga tersedia dalam bahasa Indonesia

Sabtu, 27/07/2019 12:38 0

Feature

Jawaban Cerdas Muslimah saat Ditanya, “Cuaca Panas, Apa Gak Gerah Pakai Jilbab?”

Ya, saya merasa sangat panas mengenakan jilbab di hari yang panas di bawah teriknya sinar matahari.

Sabtu, 27/07/2019 11:50 0

Indonesia

Dua Putranya Masuk Bursa Walkot Solo, Jokowi Mengaku Senang

Jokowi mengaku akan mendukung apapun keputusan yang diambil putra-putranya.

Sabtu, 27/07/2019 06:36 1

Indonesia

Penggunaan Gadget Terlalu Dini Berpotensi Sebabkan Anak Lambat Bicara

Orang tua sibuk kerja, anak pun bebas berselancar dengan gadget.

Sabtu, 27/07/2019 05:53 0

Indonesia

Koalisi Kawal Capim KPK Ragukan Kinerja Pansel

Pada tanggal 11 Juli lalu Panitia Seleksi Pimpinan KPK telah resmi mengumumkan para pendaftar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi.

Jum'at, 26/07/2019 15:41 0

Indonesia

Diawali Cekcok, Polisi Tembak Sesama Polisi Tujuh Kali

Seorang anggota Polisi menembak sesama Polisi sebanyak tujuh kali hingga meninggal di tempat.

Jum'at, 26/07/2019 15:10 0

Indonesia

Fatwa Keuangan MUI Diklaim Paling Aplikatif

Fatwa MUI dibuat melalui suatu forum yang melibatkan berbagai ormas Islam di Indonesia

Jum'at, 26/07/2019 14:07 0

Indonesia

Dibuka Pos Pengaduan Masyarakat Pantau Rekam Jejak Capim KPK

Pos pengaduan masyarakat ditujukan untuk melapor bila terdapat masalah atau pelanggaran maladministrasi, korupsi, kekerasan, kejahatan seksual, dan lainnya yang berkaitan dengan para kandidat capim KPK

Jum'at, 26/07/2019 13:52 0

Indonesia

Komisi I DPR Dorong Pemerintah Aktif Desak PBB Beri Sanksi Bagi Israel

Israel dinilai telah sengaja melanggar Resolusi DK PBB No. 2334 Tahun 2016

Jum'at, 26/07/2019 11:22 0

Indonesia

Reza, Korban Ricuh 21-22 Mei Belum Diketahui Penyebab Kematiannya

Pasca Kericuhan 21-22 Mei diketahui sedikitnya 9 orang meninggal dunia, penyebab kematiannya berbeda-beda.

Kamis, 25/07/2019 16:51 0

Close